Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Hambalang, Titik Senyap Strategi Pertahanan Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • print Cetak

Oleh AYS Prayogie

KABUT tipis menyelimuti perbukitan Hambalang, Jumat pagi, saat Presiden Prabowo Subianto menerima tamu-tamunya yang bukan orang sembarangan. Di kediaman pribadinya di Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, kepala negara itu memimpin sebuah pertemuan tertutup yang sarat makna—rapat terbatas yang membicarakan denyut pertahanan nasional di tengah dunia yang semakin tidak pasti.

SUASANA pertemuan terlihat tenang, namun substansinya penuh urgensi. Hadir mendampingi Presiden, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, bersama tiga kepala staf angkatan: Jenderal Maruli Simanjuntak (AD), Laksamana Muhammad Ali (AL), dan Marsekal Tonny Harjono (AU). Turut pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BIN Jenderal (Purn) Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, rapat digelar sebagai respons atas perkembangan situasi global yang dinamis, terutama dalam konteks geopolitik dan tekanan ekonomi internasional.

“Presiden menegaskan bahwa masalah pertahanan merupakan hal yang sangat vital bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara,” ujar Teddy, Sabtu (2/8/2025).

Di saat sebagian besar mata publik tertuju pada hiruk-pikuk menjelang Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, pertemuan di Hambalang ini justru menandai babak baru pendekatan pertahanan negara—lebih senyap, tetapi lebih terfokus.

PRESIDEN Prabowo menyampaikan pesan yang tegas. Menurutnya, kemerdekaan yang sejati hanya bisa dicapai bila bangsa ini mampu berdiri di atas kaki sendiri, termasuk dalam hal pertahanan. Kedaulatan, dalam pandangannya, tidak bisa hanya mengandalkan diplomasi atau sekutu.

“Negara yang sepenuhnya merdeka harus memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya sendiri, termasuk menjaga seluruh kekayaan alam yang dimiliki,” ungkap Prabowo dalam kutipan yang dibacakan Teddy.

Pesan tersebut bukan sekadar retorika. Dalam beberapa bulan terakhir, Indonesia menghadapi serangkaian tantangan strategis: meningkatnya ketegangan di Laut Natuna Utara, lonjakan anggaran pertahanan di negara-negara tetangga, serta ancaman siber lintas batas yang makin canggih.

Dalam konteks itulah, Presiden memilih lokasi pertemuan ini di Hambalang—sebuah kawasan yang selama ini identik dengan kontroversi, kini pelan-pelan coba ia bangun ulang menjadi pusat pemikiran strategis nasional.

PERTEMUAN itu bukan hanya berbicara ke dalam. Ada pesan yang diarahkan ke luar: bahwa Indonesia siap, siaga, dan tidak akan goyah menghadapi gempuran geopolitik di kawasan Indo-Pasifik. Terlebih, posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia menempatkannya dalam persimpangan jalur strategis dunia.

Isyarat ini menjadi penting, terutama ketika negara-negara besar dunia memperkuat kehadiran militernya di Asia Tenggara. Di titik ini, Indonesia ingin tetap netral, namun tidak netral dalam menjaga martabat dan kepentingan nasionalnya.

PERTAHANAN bukan hanya urusan seragam loreng dan alutsista canggih. Ia adalah soal visi jangka panjang—bagaimana melindungi sumber daya, menjaga harmoni dalam negeri, serta memastikan generasi masa depan tetap tumbuh dalam ruang yang aman dan berdaulat.

Pertemuan di Hambalang tidak menawarkan gemuruh orasi atau parade senjata. Ia justru menegaskan satu hal: bahwa dalam kesenyapan, Indonesia sedang bersiap.

“Kami menyadari tantangan zaman tidak bisa dijawab dengan kekuatan konvensional saja. Sinergi, kecerdasan strategis, dan kemandirian adalah kunci,” ujar salah satu sumber di lingkungan Kementerian Pertahanan yang hadir dalam rapat tersebut.

Sebagai presiden yang berlatar militer, Prabowo memahami bahwa kekuatan sejati tidak selalu ditunjukkan lewat kekerasan. Ia dibangun melalui kesiapan, kematangan berpikir, dan ketepatan mengambil keputusan.

Dan di pagi yang tenang itu, di bukit-bukit Hambalang, sebuah keputusan besar sedang dirancang dalam senyap. Untuk Indonesia yang lebih siap. (///)

Cijantung, 2 Agustus 2025

 

Penulis adalah Wartawan Senior Media Syber | CEO HI-Network | Pemimpin Redaksi Portal Berita Hitvberita.com | Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia | Tinggal di Cijantung 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Menyerang Pasar Induk Kramat Jati, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

    Kebakaran Menyerang Pasar Induk Kramat Jati, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA TIMUR | HITV –  Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pagi ini. Laporan kebakaran diterima oleh petugas dari warga sekitar pukul 07.24 WIB. Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gul Karmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan unit pemadam […]

  • Aliansi Seniman Pekalongan Desak Pembubaran Dewan Kesenian, Soroti Mandeknya Ruang Ekspresi

    Aliansi Seniman Pekalongan Desak Pembubaran Dewan Kesenian, Soroti Mandeknya Ruang Ekspresi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, Subandrio, yang menerima langsung perwakilan aliansi bersama Asisten I Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sugio, menyatakan pemerintah membuka diri atas kritik tersebut. Ia mengakui adanya kesenjangan antara Dewan Kesenian dan para pelaku seni. (Foto/Hadi/Hitv)

  • Kapolda Bangka Belitung Berganti, Mutasi Polri Kembali Bergulir

    Kapolda Bangka Belitung Berganti, Mutasi Polri Kembali Bergulir

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • 0Komentar

    HiTV Berita.Com|| BABEL – Mutasi dilingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali bergulir. Total ada sebanyak 157 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri mengalami rotasi jabatan. Dari 157 Pati dan Pamen tersebut, terdapat 6 (enam) Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang berganti termasuk Kapolda Bangka Belitung. Kabid Humas Polda Bangka Belitung 𝙆𝙤𝙢𝙗𝙚𝙨 𝙥𝙤𝙡 𝙅𝙤𝙟𝙤 𝙎𝙪𝙩𝙖𝙧𝙟𝙤 […]

  • Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran

    Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    Kementerian Luar Negeri menyatakan Indonesia tidak menjadi pengusul bersama (co-sponsor) dalam Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) Nomor 2817 yang berkaitan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. JAKARTA | HITV – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Nabyl A. Mulachela mengatakan keputusan tersebut diambil karena resolusi tersebut dinilai kurang mencerminkan prinsip keberimbangan. “Jadi memang […]

  • Polisi: Tidak Ada Korban Meninggal dalam Peristiwa Truk Wing Box Ugal-Ugalan di Tangerang

    Polisi: Tidak Ada Korban Meninggal dalam Peristiwa Truk Wing Box Ugal-Ugalan di Tangerang

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Tangerang – Sementara ini belum ada laporan adanya korban jiwa akibat ulah sopir truk kontainer atau truk wing box ugal-ugalan di Kota Tangerang, Kamis (31/10/2024) sore WIB kemarin. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan data sementara dari korban lakalantas tersebut berjumlah 6 (enam) orang. Dari data sementara, unit Lakalantas Polres […]

expand_less