Forwara Desak Diskominfo Depok Buka Rincian Anggaran Kerja Sama Media
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
- visibility 39
- print Cetak

David Malau —Ketua Tim Investigasi Forwara Kota Depok. (Foto/Erwin/HITV)
Penulis: Erwin Lubis
Aliran dana miliaran rupiah yang digelontorkan Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pada 2025 menuai sorotan. Anggaran yang diklaim untuk memperkuat layanan informasi publik melalui kerja sama dengan media, justru dipertanyakan transparansinya.
HITVBERITA.COM | Depok — Forum Wartawan Pemantau Peradilan (Forwara) menilai, publik berhak tahu ke mana sebenarnya dana itu disalurkan. Hingga kini, Diskominfo belum membuka secara gamblang daftar media yang digandeng, besaran alokasi, maupun mekanisme kerja sama.
“Penggunaan uang negara harus jelas dan merata. Namun, yang kami lihat justru cenderung hanya mengakomodasi media-media tertentu, bahkan diduga ada media titipan,” kata Ketua Forwara Depok, David Malau, di Depok, Jumat (15/8/2025).
Forwara mengaku telah melayangkan surat resmi kepada Diskominfo untuk meminta pertemuan tatap muka dan klarifikasi. Namun, jawaban yang diterima baru sebatas janji staf bernama Farhan bahwa permintaan tersebut akan diteruskan kepada pimpinan.
Bagi Forwara, sikap tertutup Diskominfo justru memperkuat dugaan adanya praktik pengkotak-kotakan media. Padahal, jika benar dana tersebut dialokasikan untuk penguatan transparansi dan komunikasi publik, semestinya keterbukaan menjadi langkah awal.
Dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, tercatat efisiensi anggaran Diskominfo tahun ini. Namun, rincian penggunaan dana kerja sama media tetap tidak bisa diakses publik.
Forwara menegaskan akan terus mengawal penggunaan anggaran ini. “Transparansi bukan hanya jargon. Ini soal akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat,” ujar David. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar