Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Haidar Alwi: Konflik Ambon 2025 Jangan Jadi Spiral Baru, Maluku Harus Belajar dari Sejarah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • print Cetak

Data Pemerintah Kota Ambon mencatat, sedikitnya 236 orang mengungsi. Aparat TNI dan Polri mengerahkan sekitar 350 personel untuk meredam situasi. (Foto/Paskalis/HITV)

Oleh: Paskalis Ricardo Baren 

Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, yakni R. Haidar Alwi, menilai kerusuhan yang pecah di Ambon pada 19 Agustus 2025 tidak bisa dipandang semata sebagai tawuran pelajar. Peristiwa itu, menurut dia, menjadi peringatan keras bagi bangsa bahwa luka lama di Maluku masih mudah tersulut.

“Peristiwa ini adalah alarm bagi bangsa. Kita belum sepenuhnya belajar dari sejarah panjang konflik komunal yang pernah melanda Ambon,” ujar Haidar Alwi di Jakarta, Selasa (19/8/2025

Kronologi Peristiwa

Kerusuhan berawal dari tawuran di SMK Negeri 3 Ambon yang merenggut nyawa seorang siswa. Kabar tersebut cepat menyebar dan memicu solidaritas warga Hunuth, Ambon, serta Hitu, Maluku Tengah. Dalam hitungan jam, bentrokan meluas.

Belasan rumah terbakar, ratusan orang terpaksa mengungsi, dan seorang anggota polisi terluka ketika berupaya menenangkan massa. Data Pemerintah Kota Ambon mencatat, sedikitnya 236 orang mengungsi. Aparat TNI dan Polri mengerahkan sekitar 350 personel untuk meredam situasi.

Luka Lama yang Mudah Terbuka

Bagi Haidar Alwi, kerusuhan ini memperlihatkan tiga hal. Pertama, kuatnya ikatan solidaritas komunal yang membuat kematian satu orang dipandang sebagai serangan terhadap kelompok. Kedua, trauma konflik 1999–2004 yang belum sepenuhnya sembuh. Ketiga, derasnya arus informasi di media sosial yang mempercepat mobilisasi massa.

“Ini adalah alarm sosial yang harus dijawab dengan keberanian negara dan kearifan masyarakat,” katanya.

Ia mengingatkan, bangsa ini sering merasa masalah selesai begitu api padam, padahal bara tetap menyala di bawah permukaan. Ambon menjadi cermin bahwa luka lama mudah terbuka kembali jika tidak ada mekanisme penyembuhan yang permanen.

Jalan Damai

Haidar Alwi mengajukan lima langkah yang dinilai dapat mencegah konflik berulang. Pertama, rekonsiliasi lintas agama dan adat yang melibatkan tokoh GPM, MUI Maluku, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Kedua, pendidikan karakter di sekolah dengan menanamkan kurikulum persaudaraan. Ketiga, penerapan keadilan restoratif dalam proses hukum.

Langkah keempat, penguatan kerja sama ekonomi antarwarga, misalnya lewat koperasi nelayan dan petani. Kelima, pembentukan forum pemuda lintas desa yang diarahkan pada kegiatan olahraga, seni, budaya, maupun kewirausahaan.

“Jalan damai tidak cukup dengan seruan. Ia harus menyentuh akar kehidupan: pendidikan, ekonomi, tokoh moral, hingga ruang kreatif pemuda,” ujar Haidar.

Belajar dari Sejarah

Konflik Ambon 1999–2004 menelan ribuan korban jiwa dan membuat ratusan ribu orang mengungsi. Luka itu, kata Haidar, terlalu cepat ditutup seolah semua telah selesai. Padahal, bekasnya masih membekas dalam ingatan kolektif masyarakat.

“Bangsa yang besar bukanlah bangsa tanpa konflik, melainkan bangsa yang mampu mengelola konflik menjadi energi persaudaraan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya pendidikan toleransi, forum lintas agama yang aktif, serta program ekonomi inklusif agar masyarakat merasa senasib sepenanggungan.

Ujian Kepemimpinan Nasional

Menurut Haidar, kerusuhan Ambon 2025 harus dibaca sebagai ujian kepemimpinan nasional. Ia menilai Presiden Prabowo Subianto perlu memastikan negara hadir melindungi rakyat dengan ketegasan yang disertai keberanian mendengar aspirasi masyarakat.

Di sisi keamanan, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil menunjukkan kecepatan dan ketepatan meredam situasi. Pengerahan aparat gabungan TNI–Polri yang segera mengendalikan keadaan di Ambon, menurut Haidar, menjadi bukti bahwa negara hadir dengan tegas sekaligus humanis.

Haidar menilai Polri kini tampil lebih modern, dekat dengan rakyat, dan berkeadilan.

“Polri hari ini hadir dengan wajah yang humanis. Itu menghadirkan optimisme baru bahwa keamanan Indonesia bisa dijaga tanpa harus mengulang spiral konflik berdarah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dipandang Haidar sebagai sosok yang konsisten menghadirkan kesejukan dalam dinamika politik. Kehadirannya penting untuk memastikan parlemen turut menopang upaya rekonsiliasi sosial di Maluku.

“Dalam situasi sosial yang rentan, bangsa ini membutuhkan sosok penyejuk seperti Dasco, agar rekonsiliasi sosial benar-benar bermuara pada pemulihan persaudaraan,” ujarnya.

Titik Balik

Haidar menegaskan, konflik Ambon 2025 tidak boleh menjadi spiral baru. Sebaliknya, peristiwa itu harus dijadikan titik balik untuk memperkuat persaudaraan dan menghindarkan bangsa dari jebakan sejarah. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Menuju Kota Zero Miras, Pemkot Tasikmalaya Musnahkan 3.207 Botol Miras

    Komitmen Menuju Kota Zero Miras, Pemkot Tasikmalaya Musnahkan 3.207 Botol Miras

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • 0Komentar

    Pemusnahan 3.207 botol miras hasil sitaan Satpol PP dari toko berkedok grosir air mineral. (Foto: Istimewa) Penulis: Josep Minar Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menegaskan sikapnya terhadap peredaran minuman keras yang dibuktikan dengan pemusnahan sebanyak 3.207 botol miras dari 19 merek berbeda di halaman Balai Kota Tasikmalaya, Kamis pagi (28/8/2025). HITVBERITA.COM | Tasikmalaya – Ribuan botol […]

  • Polda Babel Gelar Baksos Polri Presisi, Gandeng Mahasiswa, Alinsi BEM Dan OKP Bagikan 1.200 Paket Sembako

    Polda Babel Gelar Baksos Polri Presisi, Gandeng Mahasiswa, Alinsi BEM Dan OKP Bagikan 1.200 Paket Sembako

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung menggelar kegiatan bakti sosial Polri Presisi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Kamis (27/2/25). Baksos ini berlangsung di Gedung Tribrata Polda dengan menggandeng unsur Mahasiswa, Aliansi BEM serta Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Bangka Belitung. Kegiatan ini diawali dengan zoom metting bersama Mabes Polri dan […]

  • ‎Perkuat Koordinasi Data dan Proses Bisnis, Kemenko Perekonomian Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

    ‎Perkuat Koordinasi Data dan Proses Bisnis, Kemenko Perekonomian Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    Reporter: Kalaus Naibaho HITVberita.com | Jakarta — Upaya memperkuat efektivitas dan efisiensi layanan logistik nasional terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui kunjungan tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (14/10/2025), guna memperkuat koordinasi data dan proses bisnis indikator ShipTurnAround Time (TAT) dan Container Dwelling Time (DT). ‎ ‎Kegiatan yang dikemas dalam […]

  • Desak Audit Transparan Proyek Jalur Ganda Kiaracondong – Cicalengka, IMI Soroti Dugaan Korupsi di Kemenhub!

    Desak Audit Transparan Proyek Jalur Ganda Kiaracondong – Cicalengka, IMI Soroti Dugaan Korupsi di Kemenhub!

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), kerap menjadi sorotan publik. Lembaga ini dianggap sebagai salah satu instansi dengan temuan dugaan korupsi terbanyak sepanjang 1 dekade ini. (Dok/Foto/Fian) HITVBERITA.COM | JAKARTA — Kasus terbaru yang mencuat adalah proyek pembangunan jalur ganda kereta api Kiaracondong–Cicalengka Tahap II dengan nilai anggaran sebesar […]

  • Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga

    Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    Tim Kuasa Hukum lima tersangka kasus dugaan korupsi penjualan tanah untuk proyek pabrik mobil listrik milik VinFast di Subang menyoal konstruksi hukum yang dibangun penyidik. JAKARTA, HITV— Salah satu Tim kuasa hukum para tersangka, Stenny Widya Asmara, SH menegaskan, bahwa lahan yang dipersoalkan menurutnya bukan lagi tanah kas desa, melainkan telah berstatus hak milik warga […]

  • Purwakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Tol Cipularang Masuk Wilayah yang Diawasi Ketat!

    Purwakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Tol Cipularang Masuk Wilayah yang Diawasi Ketat!

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • 0Komentar

    Sekda Norman Nugraha didampingi pihak BPBD Jawa Barat dan PT Jasa Marga saat memberikan keterangan pers. (Dok/Foto/Raffa) Reporter : Raffa Christ Manalu   Pemerintah Kabupaten Purwakarta menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul pergerakan tanah yang terjadi di wilayah Kampung Cigintung dan Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani — Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi bersama sejumlah […]

expand_less