Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Indonesia Berduka: Saatnya Hentikan Festival Tahun Baru dan Prioritaskan Kemanusiaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

Oleh: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH

Indonesia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Deretan bencana alam yang terjadi hampir sepanjang tahun 2025 telah meninggalkan luka mendalam, khususnya bagi masyarakat di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Banjir bandang, longsor, dan kerusakan lingkungan yang masif telah merenggut ribuan nyawa, menghancurkan infrastruktur, serta memiskinkan masyarakat dalam waktu singkat. Bangsa ini sedang berduka.

Bencana-bencana tersebut tidak sepenuhnya dapat disebut sebagai musibah alam semata. Banyak di antaranya merupakan akibat langsung dari perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab, seperti pembabatan hutan secara liar dan aktivitas pertambangan ilegal yang dibiarkan berlangsung dengan perlindungan oknum tertentu. Ketika hukum tidak ditegakkan secara tegas, maka alam membalasnya dengan kehancuran yang ditanggung oleh rakyat kecil.

Fakta di lapangan menunjukkan penderitaan yang luar biasa. Masih banyak masyarakat yang kelaparan, kehilangan tempat tinggal, bahkan hanya menyisakan pakaian di badan. Di sejumlah wilayah terdampak, masyarakat terpaksa mengibarkan bendera putih sebagai tanda meminta bantuan, bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada dunia internasional. Ini adalah sinyal darurat kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.

Kerugian akibat bencana alam di wilayah Sumatera diperkirakan sangat besar. Jika dihitung secara menyeluruh, kebutuhan anggaran untuk pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak bisa mencapai lebih dari Rp500 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kehancuran sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang nyata.

Dalam kondisi seperti ini, saya menegaskan bahwa tidak etis dan tidak bermoral apabila negara dan pemerintah daerah tetap menyelenggarakan festival dan pesta tahun baru 2026. Indonesia sedang berduka. Oleh karena itu, saya meminta dengan hormat kepada Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, untuk menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah—gubernur, bupati, dan wali kota—agar meniadakan seluruh bentuk perayaan dan festival tahun baru di seluruh Indonesia.

Tidak satu rupiah pun anggaran negara atau daerah seharusnya dihamburkan untuk pesta, hiburan, dan seremonial, ketika rakyat masih bergelut dengan penderitaan. Dana miliaran rupiah yang biasa digunakan untuk perayaan tahun baru akan jauh lebih bermanfaat apabila dialihkan untuk pemulihan wilayah bencana, bantuan pangan, perbaikan infrastruktur, serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Apalagi, kondisi ekonomi nasional saat ini juga sedang tidak sehat dan daya beli masyarakat terus menurun.

Sepanjang tahun 2025, bangsa ini telah berkali-kali diuji: letusan gunung berapi, banjir besar, longsor, dan bencana lingkungan lainnya. Setiap peristiwa meninggalkan rekam jejak penderitaan yang panjang dan membutuhkan penataan ulang serta pembangunan kembali dengan anggaran yang sangat besar. Negara memiliki tanggung jawab konstitusional dan moral untuk hadir secara nyata dalam setiap proses pemulihan tersebut.

Saya mengajak seluruh pemegang amanah kekuasaan, dari Sabang sampai Merauke, untuk mengetuk hati nurani dan mengedepankan empati. Mari kita jadikan momentum pergantian tahun bukan dengan pesta dan kembang api, melainkan dengan doa bersama, refleksi nasional, serta komitmen kolektif untuk memperbaiki tata kelola lingkungan, penegakan hukum, dan keadilan sosial.

Sejarah dan kearifan Nusantara mengajarkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang bijaksana, sederhana, dan berpihak pada penderitaan rakyat, sebagaimana simbol kebijaksanaan tokoh Semar dalam pewayangan. Harapan rakyat Indonesia hari ini adalah hadirnya kepemimpinan yang mampu merapikan kembali negeri ini dengan keberanian, ketegasan, dan keadilan.

Indonesia berduka. Sudah saatnya negara menunjukkan empati, bukan euforia. (/*/*)

Penulis adalah Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH | Pakar Hukum Internasional | Presiden Partai Oposisi Merdeka | Jenderal KOMPII | Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliansi Ormas Bekasi Dukung Pemerintah Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

    Aliansi Ormas Bekasi Dukung Pemerintah Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • 0Komentar

    Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, HM Zaenal Abidin saat sampaikan pidatonya di podium. (Dok/Foto/Raffa) Aliansi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bekasi menyatakan komitmennya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan iklim investasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Bekasi. Dukungan tersebut dideklarasikan dalam kegiatan Halalbihalal dan peringatan Hari Kartini yang digelar di Rumah Makan Warna Warni, Tambun […]

  • Bupati Om Zein dan Kajari Yudhi Bersinergi di Pro FM, Dorong Optimalisasi PAD Purwakarta

    Bupati Om Zein dan Kajari Yudhi Bersinergi di Pro FM, Dorong Optimalisasi PAD Purwakarta

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • 0Komentar

    Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purwakarta tidak hanya bergantung pada kemampuan pemerintah menggali potensi penerimaan. PURWAKARTA, HITV— Kepatuhan wajib pajak, pengelolaan aset, pengawasan, serta kepastian hukum menjadi bagian penting agar pendapatan daerah dapat tumbuh secara optimal dan berkelanjutan. Hal tersebut mengemuka dalam talk show bertajuk “Optimalisasi Pendapatan Daerah” di Radio Pro FM Kabupaten […]

  • Kalapas Pangkalpinang Hidayat, Resmi Membuka Bimtek Bahasa Isyarat Bagi Petugas

    Kalapas Pangkalpinang Hidayat, Resmi Membuka Bimtek Bahasa Isyarat Bagi Petugas

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM|PANGKAL PINANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bangka Belitung, yang dipimpin oleh Hidayat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan terhadap Warga Binaan. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Kamis (12/9) Dalam sambutannya, Kalapas […]

  • Polres Lingga Panen 2,5 Ton Jagung, Dorong Ketahanan Pangan

    Polres Lingga Panen 2,5 Ton Jagung, Dorong Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA  Hamparan jagung siap panen di lahan seluas satu hektar di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Sabtu (9/8/2025) siang, menjadi bukti nyata kemitraan polisi dan warga. Bhabinkamtibmas Kelurahan Raya Desa Bukit Belah, Bripda Rizki Adrian, bersama pemilik kebun berhasil memanen jagung pipil sebanyak 2,5 ton. HITVBERITA.COM | Lingga — Kapolres Lingga AKBP […]

  • Gelar Kolaborasi Pentahelix, Sekda Norman: Tingkatkan Efektivitas Penanggulangan Kebakaran di Purwakarta

    Gelar Kolaborasi Pentahelix, Sekda Norman: Tingkatkan Efektivitas Penanggulangan Kebakaran di Purwakarta

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menggelar Apel Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pentahelix yang fokus pada penanggulangan kebakaran dan penyelamatan diwilayah setempat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak lintas sektor yang terlibat dalam kerjasama strategis tersebut. Kegiatan dimulai dengan apel pagi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha. Acara […]

  • Pengelola Bazar Anak di Lingga Keluhkan Penataan Lokasi, Akses Damkar Batasi Pemasangan Tenda

    Pengelola Bazar Anak di Lingga Keluhkan Penataan Lokasi, Akses Damkar Batasi Pemasangan Tenda

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • 0Komentar

    Penataan lokasi Bazar Arena Fantasi Anak di Kabupaten Lingga menuai keluhan dari pengelola dan pedagang. Keterbatasan ruang akibat adanya jalur akses mobil pemadam kebakaran (damkar) dinilai menghambat pemasangan tenda dan berdampak pada kenyamanan berjualan. LINGGA, HITV — Pengelola bazar, Buk Hasna, menuturkan bahwa kondisi lokasi saat ini jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. Area yang digunakan pun […]

expand_less