Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Indonesia Berduka: Saatnya Hentikan Festival Tahun Baru dan Prioritaskan Kemanusiaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

Oleh: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH

Indonesia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Deretan bencana alam yang terjadi hampir sepanjang tahun 2025 telah meninggalkan luka mendalam, khususnya bagi masyarakat di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Banjir bandang, longsor, dan kerusakan lingkungan yang masif telah merenggut ribuan nyawa, menghancurkan infrastruktur, serta memiskinkan masyarakat dalam waktu singkat. Bangsa ini sedang berduka.

Bencana-bencana tersebut tidak sepenuhnya dapat disebut sebagai musibah alam semata. Banyak di antaranya merupakan akibat langsung dari perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab, seperti pembabatan hutan secara liar dan aktivitas pertambangan ilegal yang dibiarkan berlangsung dengan perlindungan oknum tertentu. Ketika hukum tidak ditegakkan secara tegas, maka alam membalasnya dengan kehancuran yang ditanggung oleh rakyat kecil.

Fakta di lapangan menunjukkan penderitaan yang luar biasa. Masih banyak masyarakat yang kelaparan, kehilangan tempat tinggal, bahkan hanya menyisakan pakaian di badan. Di sejumlah wilayah terdampak, masyarakat terpaksa mengibarkan bendera putih sebagai tanda meminta bantuan, bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada dunia internasional. Ini adalah sinyal darurat kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.

Kerugian akibat bencana alam di wilayah Sumatera diperkirakan sangat besar. Jika dihitung secara menyeluruh, kebutuhan anggaran untuk pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak bisa mencapai lebih dari Rp500 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kehancuran sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang nyata.

Dalam kondisi seperti ini, saya menegaskan bahwa tidak etis dan tidak bermoral apabila negara dan pemerintah daerah tetap menyelenggarakan festival dan pesta tahun baru 2026. Indonesia sedang berduka. Oleh karena itu, saya meminta dengan hormat kepada Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, untuk menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah—gubernur, bupati, dan wali kota—agar meniadakan seluruh bentuk perayaan dan festival tahun baru di seluruh Indonesia.

Tidak satu rupiah pun anggaran negara atau daerah seharusnya dihamburkan untuk pesta, hiburan, dan seremonial, ketika rakyat masih bergelut dengan penderitaan. Dana miliaran rupiah yang biasa digunakan untuk perayaan tahun baru akan jauh lebih bermanfaat apabila dialihkan untuk pemulihan wilayah bencana, bantuan pangan, perbaikan infrastruktur, serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Apalagi, kondisi ekonomi nasional saat ini juga sedang tidak sehat dan daya beli masyarakat terus menurun.

Sepanjang tahun 2025, bangsa ini telah berkali-kali diuji: letusan gunung berapi, banjir besar, longsor, dan bencana lingkungan lainnya. Setiap peristiwa meninggalkan rekam jejak penderitaan yang panjang dan membutuhkan penataan ulang serta pembangunan kembali dengan anggaran yang sangat besar. Negara memiliki tanggung jawab konstitusional dan moral untuk hadir secara nyata dalam setiap proses pemulihan tersebut.

Saya mengajak seluruh pemegang amanah kekuasaan, dari Sabang sampai Merauke, untuk mengetuk hati nurani dan mengedepankan empati. Mari kita jadikan momentum pergantian tahun bukan dengan pesta dan kembang api, melainkan dengan doa bersama, refleksi nasional, serta komitmen kolektif untuk memperbaiki tata kelola lingkungan, penegakan hukum, dan keadilan sosial.

Sejarah dan kearifan Nusantara mengajarkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang bijaksana, sederhana, dan berpihak pada penderitaan rakyat, sebagaimana simbol kebijaksanaan tokoh Semar dalam pewayangan. Harapan rakyat Indonesia hari ini adalah hadirnya kepemimpinan yang mampu merapikan kembali negeri ini dengan keberanian, ketegasan, dan keadilan.

Indonesia berduka. Sudah saatnya negara menunjukkan empati, bukan euforia. (/*/*)

Penulis adalah Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH | Pakar Hukum Internasional | Presiden Partai Oposisi Merdeka | Jenderal KOMPII | Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Casino Online Bono desprovisto Tanque De balde

    Casino Online Bono desprovisto Tanque De balde

    • 0Komentar

    Las condiciones del monto en colocar oscilan conforme el casino acerca de que estés anotado. Entre los excelentes maniobras sobre los tragaperras es el aparato sobre recompensas. Las máquinas tragaperras deben una enorme cantidad de prestaciones para que te haga sentir sentir que te encuentras ganando todo el tiempo. Dibaca: 68

  • Kejati Babel Tahan Perangkat Desa Terkait Dugaan Korupsi Kredit Usaha Rakyat Rp 18,8 Miliar

    Kejati Babel Tahan Perangkat Desa Terkait Dugaan Korupsi Kredit Usaha Rakyat Rp 18,8 Miliar

    • 0Komentar

    Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung resmi menahan seorang tersangka berinisial I (Red – Ilham alias Kayok) terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Investasi di PT Bank Sumsel Babel Cabang Manggar. Kerugian yang ditimbulkan dari kasus ini diperkirakan mencapai Rp 18,83 miliar. (Dok/Foto/IS) HITVBERITA.COM | BANGKA BELITUNG –Penahanan […]

  • Puluhan Dapur Gizi di Purwakarta Belum Penuhi Standar, Dinkes: Ini Soal Nyawa

    Puluhan Dapur Gizi di Purwakarta Belum Penuhi Standar, Dinkes: Ini Soal Nyawa

    • 0Komentar

    Persoalan kelayakan higiene dan sanitasi pada layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Purwakarta kini mengemuka.  PURWAKARTA, HITV — Dari 153 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, baru 85 dapur yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Selebihnya, masih berjalan tanpa jaminan standar kebersihan yang memadai. Kondisi ini memantik kekhawatiran, mengingat SLHS merupakan prasyarat penting […]

  • Disnakertrans: Banyak Perusahaan di Purwakarta Abaikan SE Bupati, Ancam Pengangguran Lokal

    Disnakertrans: Banyak Perusahaan di Purwakarta Abaikan SE Bupati, Ancam Pengangguran Lokal

    • 0Komentar

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, Dani Abdurahman, menyatakan dari 680 perusahaan industri dan UMKM di wilayah Kabupaten Purwakarta, banyak perusahaan yang tidak mengindahkan Surat Edaran Bupati Purwakarta Nomor 100.3.4/222/Disnakertrans/2025 tentang Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Kerja di Kabupaten Purwakarta. Padahal SE tersebut mewajibkan perusahaan melaporkan lowongan kerja dan memprioritaskan tenaga kerja lokal. PURWAKARTA […]

  • Polda Babel Bakal Gelar Operasi Berantas Premanisme, Kombes Fauzan : Komitmen Kita Tegas, Wujudkan Babel Kondusif

    Polda Babel Bakal Gelar Operasi Berantas Premanisme, Kombes Fauzan : Komitmen Kita Tegas, Wujudkan Babel Kondusif

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Polda Bangka Belitung terus menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan aksi premanisme yang meresahkan masyarakat khususnya diwilayah Bangka Belitung. Salah satunya ialah dengan menggelar operasi kewilayahan dengan sandi “Pemberantasan Premanisme Menumbing 2025” dalam waktu dekat. Demikian hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah di Mapolda, Kamis (15/5/25). “Iya, sebagai […]

  • Sutan Nasomal Minta Negara Hadir Selesaikan Konflik Warga Marok Tua dan PT Hermina Jaya

    Sutan Nasomal Minta Negara Hadir Selesaikan Konflik Warga Marok Tua dan PT Hermina Jaya

    • 0Komentar

    Polemik berkepanjangan antara warga Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dengan PT Hermina Jaya kembali menuai perhatian. Tokoh nasional Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH menilai konflik tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut dan mendesak pemerintah pusat hingga daerah untuk turun tangan secara langsung. LINGGA | HITV — Sutan Nasomal menyampaikan […]

expand_less