Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Musda KKSS Kepulauan Seribu: Dari Pulau Untung Jawa, Tekad Merajut Kebersamaan dan Potensi Maritim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

Musda KKSS Kepulauan Seribu: Dari Pulau Untung Jawa, Tekad Merajut Kebersamaan dan Potensi Maritim. (Bai/KKSS/Hitv)

Penulis: Bainana Bahthy
Editor: AYS Prayogie

Matahari baru saja condong ke barat ketika deretan kursi mulai terisi di Dapur Bilalu Caffee, sebuah kafe bergaya santai yang menghadap laut lepas di Pulau Untung Jawa. Suasana hangat bercampur riuh sapa melekat dalam perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kabupaten Kepulauan Seribu, Rabu (27/8/2025).

HITVBERITA.COM | Pulau Untung Jawa — Di tengah atmosfer kebersamaan itu, sebuah keputusan bulat lahir. M. Alwi, S.Pd.I, kembali dipercaya menahkodai BPD-KKSS Kabupaten Kepulauan Seribu untuk periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi, menandai kesinambungan kepemimpinan yang telah ia jalankan selama lima tahun terakhir.

“Kepercayaan ini adalah amanah. Insya Allah, bersama-sama kita akan terus menjadikan KKSS sebagai rumah besar bagi warga Sulawesi Selatan di Kepulauan Seribu,” ujar Alwi, dengan nada penuh syukur, usai menerima mandat peserta Musda.

Tak hanya sekadar forum organisasi, Musda kali ini menjadi ajang silaturahmi warga KKSS dari berbagai penjuru Kepulauan Seribu. Perwakilan Badan Pengurus Cabang (BPC) KKSS dari wilayah Utara hingga Timur menyeberang lautan untuk hadir langsung.

Ketua BPW-KKSS DKI Jakarta, A. Syamsul Zakaria, SH, MH, yang membuka acara, tak menutupi rasa kagumnya melihat semangat peserta.

“Mereka datang dengan antusias, bahkan dari pulau-pulau jauh. Ini bukti kuatnya ikatan kebersamaan warga KKSS di Kepulauan Seribu,” ucap Zakaria.

Di hadapan peserta, Zakaria juga menitipkan pesan penting: potensi Kepulauan Seribu yang kaya harus dikelola secara maksimal.

“Sumber daya di sini luar biasa. Jika digarap dengan baik, bukan hanya memberi manfaat bagi warga, tetapi juga bisa menjadi daya tarik wisata yang membuat orang datang dan datang lagi,” katanya penuh optimisme.

Visi Maritim dan Wisata Pulau

Bukan tanpa alasan Zakaria menyinggung soal pariwisata. Kepulauan Seribu memang digadang menjadi wajah baru pariwisata bahari DKI Jakarta. Ia menyebut rencana besar: menghidupkan transportasi laut berbasis budaya dengan menghadirkan perahu Pinisi yang singgah dari pulau ke pulau.

“Bayangkan, Pinisi—ikon Sulawesi Selatan—berlayar di perairan Kepulauan Seribu. Ini bisa menjadi magnet wisata sekaligus simbol persahabatan budaya,” ujarnya, seraya mengaitkannya dengan proyeksi menuju HUT ke-500 DKI Jakarta.

Gagasan itu disambut anggukan setuju dari para peserta Musda. Bagi mereka, bukan sekadar mimpi, melainkan peluang yang bisa diwujudkan lewat kolaborasi komunitas, pemerintah, dan pelaku wisata.

Di hadapan peserta musda Ketua BPW-KKSS DKI Jakarta, A. Syamsul Zakaria, SH, MH, menitipkan pesan penting: potensi Kepulauan Seribu yang kaya harus dikelola secara maksimal. (Bai/KKSS/HITV)

Musda kali ini tidak sekadar forum untuk memilih pemimpin organisasi. Ia menjelma menjadi ruang refleksi bersama. Ketua Panitia, Muhammad Ajis Arief, SPd, ST, MM, yang membuka jalannya sidang, menekankan pentingnya laporan pertanggungjawaban sebagai bagian dari transparansi dan keberlanjutan organisasi.

“Musda bukan hanya soal siapa ketuanya. Yang lebih penting adalah bagaimana KKSS di Kepulauan Seribu tetap solid, hadir untuk warganya, sekaligus mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah,” kata Ajis.

Rangkaian acara berlangsung hangat. Usai prosesi resmi, suasana mencair dengan diskusi ringan, bercampur tawa, dan kisah nostalgia tentang kampung halaman di Sulawesi Selatan.

Penutup dalam Kebersamaan

Ketika senja merayap di langit Pulau Untung Jawa, Musda ditutup dengan sesi foto bersama. Di balik senyum yang merekah, tersimpan tekad untuk terus menjaga persaudaraan dan membangun potensi wilayah.

Sesi Foto Bersama warga KKSS seusai Muda penuh keakraban. (Bai/KKSS/HITV)

Bagi warga KKSS, laut bukan sekadar pemisah antar-pulau. Laut adalah penghubung, jembatan yang mengikat persaudaraan sekaligus membuka peluang masa depan.

Dan dari Pulau Untung Jawa, sebuah pesan kuat kembali dikumandangkan: KKSS adalah rumah bersama, dan Kepulauan Seribu adalah halaman depan yang siap digarap untuk kejayaan bersama. (//)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawako Batam Disorot Soal Kritik Media, IPJI: Pers Harus Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif Pemerintah

    Wawako Batam Disorot Soal Kritik Media, IPJI: Pers Harus Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif Pemerintah

    • 0Komentar

    Pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terkait permintaan mempertimbangkan penghentian kerja sama dengan media yang memberitakan negatif menuai sorotan jurnalis. BATAM, HITV — Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepulauan Riau, Ismail Ratusimbangan, menilai hubungan pemerintah dengan pers seharusnya tidak dibangun atas dasar keseragaman pemberitaan. Menurut […]

  • Road Show Batam Batik Fashion Week 2025 di Lingga: Menjembatani Warisan Budaya, Menggerakkan Ekonomi Lokal

    Road Show Batam Batik Fashion Week 2025 di Lingga: Menjembatani Warisan Budaya, Menggerakkan Ekonomi Lokal

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Kemeriahan Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2025 menyelimuti Lapangan Implasemen Dabo Singkep, Rabu malam (15/10/2025). HITVBERITA.COM | Lingga — BBFW tahun 2025 ini, mengusung tema “Menjembatani Warisan Budaya Mendunia” dan merupakan ajang kolaborasi antara Dekranasda Kota Batam dan Dekranasda Kabupaten Lingga. Perhelatan ini tak hanya menampilkan pesona batik khas Kepulauan Riau, tetapi […]

  • Aksi Humanis Polwan Polres Karimun Saat Aksi Unjuk Rasa Warga di Kantor Pengadilan Negeri

    Aksi Humanis Polwan Polres Karimun Saat Aksi Unjuk Rasa Warga di Kantor Pengadilan Negeri

    • 0Komentar

    Penulis: Saipul Polres Karimun bersama personel gabungan Polsek jajaran melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa terkait permasalahan tanah yang berlangsung di depan Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun dan Kantor Badan Pertanahan Nasional Kab. Karimun, Senin (15/9). HITVBERITA.COM | Karimun – Aksi yang diikuti oleh ratusan masyarakat tersebut berjalan tertib dengan pengawalan dari aparat keamanan. Personel Polres Karimun […]

  • Polsek Membalong Lakukan Himbauan dan Penertiban Aktivitas Tambang Pasir Timah di Perairan Dusun Ulim Desa Lassar

    Polsek Membalong Lakukan Himbauan dan Penertiban Aktivitas Tambang Pasir Timah di Perairan Dusun Ulim Desa Lassar

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Membalong – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir, personel Polsek Membalong melaksanakan kegiatan himbauan serta penertiban aktivitas tambang pasir timah di wilayah perairan Dusun Ulim, Desa Lassar, Kecamatan Membalong, pada Sabtu (24/05/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus merespon keresahan […]

  • Dinas PUTR Purwakarta Uji Sempling Pengendalian Mutu Material

    Dinas PUTR Purwakarta Uji Sempling Pengendalian Mutu Material

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Guna memastikan material pasir yang memenuhi standar kualitas, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta melakukan pengendalian mutu material jenis pasir yang digunakan untuk proyek konstruksi. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan, sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DPUTR Kabupaten Purwakarta, Dina Cahyadi, ST., mengatakan, […]

  • BELAJAR MENGELOLA KECEWA DALAM HIDUP BERJAMA’AH

    BELAJAR MENGELOLA KECEWA DALAM HIDUP BERJAMA’AH

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM-Di Ji’ranah hari itu ada kecewa. Ada kebijakan Rasulullah yang tak dipahami. Ada keputusan yang disalahmengerti. Sangat manusiawi kelihatannya. Orang-orang Anshar merasa disisihkan selepas perang Hunain yang menggemparkan. Mereka telah berjuang total. Mereka berperang di sisi Rasul dengan penuh kecintaan. Tapi, harta rampasan perang lebih banyak dibagikan pada orang-orang Quraisy dan kabilah-kabilah Arab lainnya. Sementara […]

expand_less