Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Musda KKSS Kepulauan Seribu: Dari Pulau Untung Jawa, Tekad Merajut Kebersamaan dan Potensi Maritim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

Musda KKSS Kepulauan Seribu: Dari Pulau Untung Jawa, Tekad Merajut Kebersamaan dan Potensi Maritim. (Bai/KKSS/Hitv)

Penulis: Bainana Bahthy
Editor: AYS Prayogie

Matahari baru saja condong ke barat ketika deretan kursi mulai terisi di Dapur Bilalu Caffee, sebuah kafe bergaya santai yang menghadap laut lepas di Pulau Untung Jawa. Suasana hangat bercampur riuh sapa melekat dalam perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kabupaten Kepulauan Seribu, Rabu (27/8/2025).

HITVBERITA.COM | Pulau Untung Jawa — Di tengah atmosfer kebersamaan itu, sebuah keputusan bulat lahir. M. Alwi, S.Pd.I, kembali dipercaya menahkodai BPD-KKSS Kabupaten Kepulauan Seribu untuk periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi, menandai kesinambungan kepemimpinan yang telah ia jalankan selama lima tahun terakhir.

“Kepercayaan ini adalah amanah. Insya Allah, bersama-sama kita akan terus menjadikan KKSS sebagai rumah besar bagi warga Sulawesi Selatan di Kepulauan Seribu,” ujar Alwi, dengan nada penuh syukur, usai menerima mandat peserta Musda.

Tak hanya sekadar forum organisasi, Musda kali ini menjadi ajang silaturahmi warga KKSS dari berbagai penjuru Kepulauan Seribu. Perwakilan Badan Pengurus Cabang (BPC) KKSS dari wilayah Utara hingga Timur menyeberang lautan untuk hadir langsung.

Ketua BPW-KKSS DKI Jakarta, A. Syamsul Zakaria, SH, MH, yang membuka acara, tak menutupi rasa kagumnya melihat semangat peserta.

“Mereka datang dengan antusias, bahkan dari pulau-pulau jauh. Ini bukti kuatnya ikatan kebersamaan warga KKSS di Kepulauan Seribu,” ucap Zakaria.

Di hadapan peserta, Zakaria juga menitipkan pesan penting: potensi Kepulauan Seribu yang kaya harus dikelola secara maksimal.

“Sumber daya di sini luar biasa. Jika digarap dengan baik, bukan hanya memberi manfaat bagi warga, tetapi juga bisa menjadi daya tarik wisata yang membuat orang datang dan datang lagi,” katanya penuh optimisme.

Visi Maritim dan Wisata Pulau

Bukan tanpa alasan Zakaria menyinggung soal pariwisata. Kepulauan Seribu memang digadang menjadi wajah baru pariwisata bahari DKI Jakarta. Ia menyebut rencana besar: menghidupkan transportasi laut berbasis budaya dengan menghadirkan perahu Pinisi yang singgah dari pulau ke pulau.

“Bayangkan, Pinisi—ikon Sulawesi Selatan—berlayar di perairan Kepulauan Seribu. Ini bisa menjadi magnet wisata sekaligus simbol persahabatan budaya,” ujarnya, seraya mengaitkannya dengan proyeksi menuju HUT ke-500 DKI Jakarta.

Gagasan itu disambut anggukan setuju dari para peserta Musda. Bagi mereka, bukan sekadar mimpi, melainkan peluang yang bisa diwujudkan lewat kolaborasi komunitas, pemerintah, dan pelaku wisata.

Di hadapan peserta musda Ketua BPW-KKSS DKI Jakarta, A. Syamsul Zakaria, SH, MH, menitipkan pesan penting: potensi Kepulauan Seribu yang kaya harus dikelola secara maksimal. (Bai/KKSS/HITV)

Musda kali ini tidak sekadar forum untuk memilih pemimpin organisasi. Ia menjelma menjadi ruang refleksi bersama. Ketua Panitia, Muhammad Ajis Arief, SPd, ST, MM, yang membuka jalannya sidang, menekankan pentingnya laporan pertanggungjawaban sebagai bagian dari transparansi dan keberlanjutan organisasi.

“Musda bukan hanya soal siapa ketuanya. Yang lebih penting adalah bagaimana KKSS di Kepulauan Seribu tetap solid, hadir untuk warganya, sekaligus mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah,” kata Ajis.

Rangkaian acara berlangsung hangat. Usai prosesi resmi, suasana mencair dengan diskusi ringan, bercampur tawa, dan kisah nostalgia tentang kampung halaman di Sulawesi Selatan.

Penutup dalam Kebersamaan

Ketika senja merayap di langit Pulau Untung Jawa, Musda ditutup dengan sesi foto bersama. Di balik senyum yang merekah, tersimpan tekad untuk terus menjaga persaudaraan dan membangun potensi wilayah.

Sesi Foto Bersama warga KKSS seusai Muda penuh keakraban. (Bai/KKSS/HITV)

Bagi warga KKSS, laut bukan sekadar pemisah antar-pulau. Laut adalah penghubung, jembatan yang mengikat persaudaraan sekaligus membuka peluang masa depan.

Dan dari Pulau Untung Jawa, sebuah pesan kuat kembali dikumandangkan: KKSS adalah rumah bersama, dan Kepulauan Seribu adalah halaman depan yang siap digarap untuk kejayaan bersama. (//)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kedua OPM 2025, Ditlantas Polda Babel Sasar Kelengkapan Kendaraan Anggota Polda Babel

    Hari Kedua OPM 2025, Ditlantas Polda Babel Sasar Kelengkapan Kendaraan Anggota Polda Babel

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Direktorat Lalu Lintas Polda Bangka Belitung bersama dengan Satgas Operasi Patuh Menumbing 2025 menggelar penegakkan, penertiban dan disiplin (gaktiblin) bagi anggota di Mapolda, Selasa (15/7/25) pagi. Adapun kegiatan yang dilakukan dengan memeriksa kelengkapan baik administrasi maupun kendaraan anggota Polda Bangka Belitung yang berlangsung di pintu masuk Mapolda. Kasubdit Gakkum Dit Lantas […]

  • Adjie Rimbawan: Festival Dayung Alumni Sispala Akan Jadi Agenda Tahunan BKT Malaka Sari

    Adjie Rimbawan: Festival Dayung Alumni Sispala Akan Jadi Agenda Tahunan BKT Malaka Sari

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    Penutupan Festival Dayung Alumni Sispala Jakarta 2026 di kawasan Pintu Air Banjir Kanal Timur (BKT), Malaka Sari, Minggu (28/6/2026), bukan sekadar menandai berakhirnya perlombaan antarpelajar. JAKARTA, HITV – Di penghujung kegiatan tersebut, Ketua Umum Sispala Adjie Rimbawan menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadikan Festival Dayung sebagai agenda rutin tahunan yang terus berkembang dan menjadi ikon olahraga […]

  • FKDM Kalteng Perkuat Koordinasi Deteksi Dini Gangguan Keamanan

    FKDM Kalteng Perkuat Koordinasi Deteksi Dini Gangguan Keamanan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kalimantan Tengah 2025 di Aula Rahan Pumpung Hapakat, Kantor Kesbangpol Kalteng, Selasa (18/11/2025). HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Rakor dibuka Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, yang mewakili Plt. […]

  • Menkes: Aktifkan BPJS untuk Akses Layanan Gratis, Iurannya Lebih Murah dari Rokok

    Menkes: Aktifkan BPJS untuk Akses Layanan Gratis, Iurannya Lebih Murah dari Rokok

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar kepesertaan tetap aktif, mengingat layanan penanganan kesehatan gratis pasca program Cek Kesehatan Gratis hanya dapat diakses penuh oleh peserta BPJS aktif. JAKARTA | HITV – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar rutin membayar iuran BPJS Kesehatan sehingga status kepesertaan […]

  • Operasi Zebra, Satlantas Polres Karimun Terus Giatkan Sosialisasi, Teguran Hingga Penindakan

    Operasi Zebra, Satlantas Polres Karimun Terus Giatkan Sosialisasi, Teguran Hingga Penindakan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Karimun – Satuan Lalu Lintas Polres Karimun resmi menggelar Operasi Zebra Seligi 2025 yang berlangsung mulai 17 November hingga 30 November 2025. Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Karimun. Sepanjang pelaksanaan operasi, Satlantas Polres Karimun telah melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari […]

  • Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

    Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • 0Komentar

    HITVBrita.Com | Kebumen – Jembatan Tembana yang biasa disebut dengan Jembatan Luk Ulo, adalah salah satu jembatan warisan peninggalan masa penjajahan Belanda. Jembatan yang menghubungkan Desa Pejagoan dan Desa Tembana, dengan panjang kurang lebih 170 meter dan lebar kurang lebih 9 meter. Jembatan tersebut sangat ironis nasibnya tidak terurus dan terkesan diabaikan.  Awam, salah seorang […]

expand_less