Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Skandal Rp57 Triliun BPDPKS: LIRA Ingatkan Kejaksaan Jangan Tumpul Hadapi Konglomerat Sawit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • print Cetak

Penulis: AYS Prayogie

Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendesak Kejaksaan Agung bertindak tegas dalam mengusut dugaan korupsi dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) senilai Rp57 triliun.

HITVBERITA.COM | Jakarta — Wakil Presiden LIRA, Hadi Purwanto SH, MH, yang juga tercatat sebagai Dewan Pembina MIO indonesia itu menegaskan aparat hukum tidak boleh terlihat ragu menghadapi konglomerat sawit yang selama ini menikmati dana insentif biodiesel.

“Siapa pun pelakunya, termasuk para taipan besar, wajib diproses hingga ke pengadilan. Jangan biarkan Kejaksaan menjadi macan ompong di hadapan koruptor kelas kakap,” kata Hadi di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Menurut Hadi, lambannya penanganan kasus ini menimbulkan kecurigaan publik. Ia menekankan, negara sudah kehilangan triliunan rupiah sehingga aset perusahaan yang terbukti terlibat harus dirampas untuk kepentingan rakyat. “Hukum jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” ujarnya.

Dana Mengalir ke Taipan Sawit

SKEMA insentif BPDPKS sejatinya dirancang untuk menopang petani sawit. Namun, dana jumbo justru banyak mengalir ke perusahaan mapan.

Nama konglomerat Ciliandra Fangiono kembali mencuat. Perusahaannya, PT Ciliandra Perkasa, menerima insentif Rp2,18 triliun sepanjang 2016–2020. Perusahaan tersebut berada di bawah kendali First Resources Group Ltd atau Surya Dumai Group yang menguasai ratusan ribu hektar perkebunan sawit di Riau, Kalimantan, dan wilayah lain.

Ketua Umum Pemuda Tri Karya (Petir), Jackson Sihombing, menyebut pola ini sebagai wujud ketidakadilan dalam program biodiesel. “Negara memberi subsidi kepada konglomerat yang sejatinya tidak membutuhkan bantuan. Petani kecil justru tidak merasakan apa-apa,” kata Jackson di Pekanbaru, Sabtu (6/9).

Penyidikan Jalan di Tempat

SEJAK Kejaksaan Agung mengumumkan penyidikan pada 7 September 2023, hingga kini belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan. Padahal, sejumlah pihak telah diperiksa, mulai dari eksekutif perusahaan sawit, pejabat Pertamina, hingga manajer PT Jhonlin Agro Raya Tbk milik pengusaha Haji Isam.

Data yang dihimpun Petir menyebutkan, sedikitnya 23 perusahaan sawit mengantongi kucuran dana BPDPKS. Beberapa penerima terbesar antara lain:

  • PT Wilmar Bioenergi Indonesia: Rp9 triliun
  • PT Wilmar Nabati Indonesia: Rp8,76 triliun
  • PT Musim Mas: Rp7,19 triliun
  • PT Ciliandra Perkasa: Rp2,18 triliun
  • serta perusahaan lain seperti PT LDC Indonesia, PT SMART Tbk, PT Sinarmas Bio Energy, dan PT Tunas Baru Lampung Tbk.

Dorongan agar Presiden dan DPR Bertindak

HADI Purwanto menilai, jika Kejaksaan terus ragu, Presiden dan DPR tidak boleh tinggal diam. “Kalau aparat penegak hukum tidak sanggup menindak para pemakan uang rakyat, Presiden harus turun tangan. DPR pun wajib menggunakan hak pengawasannya,” ujarnya.

Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi

Peringatan senada datang dari Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. Ia menilai kasus ini janggal karena sejak awal penyidikan, belum ada perkembangan signifikan.

“Jika Kejaksaan terus menunda, publik akan menilai ada kekuatan besar yang melindungi para pelaku,” katanya di Jakarta, Sabtu (6/9).

Hadi menutup dengan peringatan keras. “Jangan biarkan rakyat terus dipermainkan mafia sawit dan aparat yang tak berani menegakkan hukum,” ujarnya. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debu KCN Marunda Makin Parah, Pemkot Jakut Diminta Jangan Tutup Mata

    Debu KCN Marunda Makin Parah, Pemkot Jakut Diminta Jangan Tutup Mata

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • 0Komentar

    Keluhan warga terkait debu di kawasan Kawasan Berikat Nusantara (KCN) Marunda, Jakarta Utara, kembali mengemuka. JAKARTA UTARA, HITV — Persoalannya bukan sekadar debu yang beterbangan, tetapi menyangkut pertanyaan lebih mendasar: sejauh mana pengawasan pemerintah terhadap aktivitas industri dan lalu lintas kendaraan berat di kawasan tersebut? Warga menyebut kondisi debu belakangan semakin mengganggu. Debu beterbangan di […]

  • Viral di Medsos, Tim Saber Pungli Purwakarta Amankan Pelaku Pungutan Liar Parkir di Kawasan Waduk Cirata!

    Viral di Medsos, Tim Saber Pungli Purwakarta Amankan Pelaku Pungutan Liar Parkir di Kawasan Waduk Cirata!

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • 2Komentar

    Ipda Ari Rudi saat lakukan penangkapan terhadap pelaku pungli parkir liar di kawasan waduk Cirata. (Dok/Foto/Raffa) Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Unit Pelaksana Penindakan (UPP) Kabupaten Purwakarta, bersama Polres Purwakarta, bertindak cepat untuk menindak dan mengamankan terduga pelaku pungutan liar (pungli) parkir di kawasan Waduk Cirata, Kamis, 3 April 2025. HITVBERITA.COM | Purwakarta- Sebelumnya, […]

  • Cegah Gesekan Suporter, Kapolres Purwakarta Turun ke Lapangan Imbau Bobotoh dan Jakmania Jaga Kondusivitas

    Cegah Gesekan Suporter, Kapolres Purwakarta Turun ke Lapangan Imbau Bobotoh dan Jakmania Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kapolres Purwakarta turun langsung memantau pengamanan laga Persib Bandung versus Persija Jakarta di kawasan Pertigaan Kaum, Minggu, 10 Mei 2026, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan konvoi suporter. PURWAKARTA | HITV – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif saat berlangsungnya pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Kapolres […]

  • Gunakan Politisasi Anggaran, Diduga Ketua FKGN Subang dan Korlap Intruksikan Para Guru Ngaji Pilih Paslon Jimat-Aku di Pilkada 2024

    Gunakan Politisasi Anggaran, Diduga Ketua FKGN Subang dan Korlap Intruksikan Para Guru Ngaji Pilih Paslon Jimat-Aku di Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Subang – Menjelang perhelatan Pilkada serentak 2024 diwilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat situasinya mulai memanas. Para timses calon bupati dan wakil bupati terus bergerilya serta melakukan berbagai cara untuk meyakinkan masyarakat agar menentukan pilihannya terhadap calonnya. Berbagai upaya dilakukan para calon bupati dan wakil bupati bersama timnya, baik itu melakukan blusukan ke wilayah pelosok-pelosok desa […]

  • Jejak Nota Dinas Bupati Lama Disorot, Aparat Diminta Usut Pengelolaan Kontrak Angkutan Batubara PT Adaro di Barito Timur

    Jejak Nota Dinas Bupati Lama Disorot, Aparat Diminta Usut Pengelolaan Kontrak Angkutan Batubara PT Adaro di Barito Timur

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    Aparat penegak hukum didesak untuk segera mengusut dan mengaudit secara menyeluruh pengelolaan kontrak angkutan batubara PT Adaro Energy Indonesia Tbk dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.  BARITO TIMUR | HITV— Desakan ini menguat seiring munculnya dugaan bahwa kontrak bernilai besar tersebut dikelola oleh pihak perorangan dengan dasar administrasi hukum yang dipertanyakan, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara […]

  • Ambu Anne Sambangi Kediaman Zulhas, Golkar dan PAN Koalisi di Pilkada Purwakarta ?

    Ambu Anne Sambangi Kediaman Zulhas, Golkar dan PAN Koalisi di Pilkada Purwakarta ?

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • 0Komentar

    PURWAKARTA | Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika sambangi kediaman Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan di Jakarta, pada Jumat, 5 Juli 2024. Anne Ratna Mustika atau yang kerap disapa Ambu Anne ini menemui Zulkifli Hasan dalam rangka membangun komunikasi yang mengarah kepada koalisi pada pemilihan bupati (Pilbup) Purwakarta 2024 yang akan […]

expand_less