Pemkab Garut Dorong Transformasi Digital Melalui “Garut Hebat Super Apps”
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Garut saat pimpin rapat pembahasan dalam rangka peningkatan layanan publik yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut. (Foto/Aden/Hitv)
Penulis: Kang Aden
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat langkah menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan melalui pengembangan Garut Hebat Super Apps, aplikasi terpadu yang dirancang untuk mempermudah layanan publik dan pengaduan masyarakat.
HITVBERITA.COM | Garut — Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Peningkatan Layanan Publik dan Diseminasi Informasi Garut Hebat Super Apps yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Garut untuk bertransformasi menuju kota digital yang responsif, efisien, dan akuntabel dalam melayani masyarakat.
Dorong Kota Konvensional Menjadi Kota Digital
BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa Garut Hebat Super Apps merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digital.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sekarang bukan zamannya lagi semua harus dilakukan dengan tatap muka langsung,” ujar Syakur.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.(Dok/Foto/Aden/Hitv)
Ia menambahkan, Garut tengah menyiapkan sejumlah langkah konkret menuju digitalisasi, termasuk rencana penyediaan 400.000 blangko KTP pada April 2026 sebagai respons terhadap tingginya kebutuhan administrasi kependudukan.
“Kami ingin menaikkan peringkat dari kota konvensional menjadi kota digital. Semua layanan harus berbasis teknologi informasi agar mudah, terukur, dan bisa dievaluasi,” tegasnya.
Menurut Syakur, penerapan sistem digital akan membuat setiap keluhan masyarakat dapat ditelusuri dan direspons secara cepat oleh satuan kerja terkait, sehingga memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif dan transparan.
Aplikasi Sebagai Legacy dan Wadah Kolaborasi
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyebut Garut Hebat Super Apps bukan sekadar inovasi pelayanan, tetapi juga legacy yang harus dijaga dan dikembangkan bersama seluruh perangkat daerah.
“Aplikasi ini mempermudah kerja kita semua. Keluhan masyarakat pasti ada, tapi kalau tidak dihadapi dan diselesaikan, masalah akan menumpuk,” ujar Putri Karlina.
Ia mengapresiasi kerja keras Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta para pengembang muda Garut yang terlibat dalam pembuatan aplikasi tersebut.
Menurut Putri Karlina, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
“Sekarang saatnya teman-teman SKPD bersinar. Kominfo sudah bekerja keras, kami butuh kolaborasi lintas dinas agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
Penguatan Tata Kelola dan Respon Cepat
PELAKSANA Tugas Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Dang Sani Imansyah, menegaskan pentingnya peran Garut Hebat Super Apps dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan akuntabel.

Plt. Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Dang Sani Imansyah. (Dok/Foto/Aden/Hitv)
“Pengelolaan pengaduan masyarakat merupakan salah satu instrumen penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka. Melalui sistem ini, setiap SKPD diharapkan bisa merespons laporan masyarakat dengan cepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
APLIKASI yang diinisiasi oleh Wakil Bupati Garut ini memuat beragam fitur layanan publik, salah satunya fitur pengaduan masyarakat terintegrasi, yang memungkinkan pelaporan dan tindak lanjut dilakukan secara digital serta dapat dipantau secara langsung oleh warga.
Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas
KEGIATAN sosialisasi kali ini diikuti oleh 66 peserta dari 33 SKPD, dan akan dilanjutkan dengan pelatihan serupa bagi para camat di tahap berikutnya.
Menurut Dang Sani, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memastikan setiap perangkat daerah memahami pemanfaatan sistem digital secara optimal.
“Kami berharap pengelolaan pengaduan masyarakat dan penguatan data sektoral di Kabupaten Garut dapat lebih terarah, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,” tutupnya.

Kegiatan sosialisasi Garut Hebat Super Apps diikuti oleh 66 peserta dari 33 SKPD, dan akan dilanjutkan dengan pelatihan serupa bagi para camat di tahap berikutnya. (Dok/Foto/Aden/Hitv)
DENGAN Garut Hebat Super Apps, Pemkab Garut menegaskan langkah menuju pemerintahan digital yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat inovasi dan keterbukaan informasi publik di tingkat nasional. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar