Kalteng Tekankan Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik
- account_circle Kistolani Mangun Jaya
- calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
- visibility 33
- print Cetak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan kembali pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang tertib di ruang publik dan dokumen resmi.
HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Penegasan ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, saat membuka kegiatan pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa negara yang digelar Balai Bahasa Provinsi Kalteng di Swiss-Belhotel Danum, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini diikuti 50 lembaga dari unsur pemerintah, swasta, dan pendidikan.
Dalam sambutannya, Hamka menyampaikan pesan Plt Sekretaris Daerah Kalteng yang menekankan bahwa ketertiban berbahasa merupakan cerminan sikap bahasa masyarakat sekaligus wibawa lembaga.
Hamka menyoroti fenomena melemahnya penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Arus globalisasi dan dominasi bahasa asing, terutama bahasa Inggris, disebut berkontribusi terhadap bergesernya pilihan bahasa masyarakat.
“Penguatan posisi bahasa Indonesia bukan sekadar urusan administratif, tetapi bagian dari menjaga kedaulatan bahasa sebagai simbol kedaulatan negara,” ujarnya.
Peran Strategis Pemerintah dan Lembaga
Hamka menambahkan, pemerintah pusat dan daerah memegang peran penting dalam menciptakan ketertiban berbahasa. Pembinaan diarahkan pada tiga kategori lembaga utama—pendidikan, pemerintahan, dan swasta berbadan hukum—termasuk pengukuran sikap bahasa untuk menilai sejauh mana komitmen lembaga dalam mengutamakan bahasa Indonesia.
Ia menilai kegiatan pembinaan ini selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi Kalteng dalam memperkuat identitas kebangsaan serta meningkatkan kualitas komunikasi publik yang tertib dan berwibawa. Hamka berharap seluruh perangkat daerah dan lembaga strategis dapat menjadi teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Mengakhiri sambutan, Hamka menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap pembinaan ini dapat menghadirkan dampak nyata bagi peningkatan mutu penggunaan bahasa di Kalimantan Tengah.
Perkuat Bahasa Negara dan Lindungi Bahasa Daerah
Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Sukardi Gau, menyatakan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat fungsi bahasa negara sekaligus melindungi bahasa daerah.
“Kami berharap acara ini tidak hanya sekedar menguatkan bahasa Indonesia, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian bahasa daerah di Kalteng,” ujarnya. (///)
Editor: AYS
Sumber: HITV Kalteng
- Penulis: Kistolani Mangun Jaya
