Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Pisah Sambut Kajati Kalteng

  • account_circle Kistolani Mangun Jaya
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • print Cetak

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (5/12/2025).

PALANGKA RAYA | HITV — Acara ini menandai berakhirnya masa tugas Agus Sahat ST Lumban Gaol sebagai Kajati Kalteng dan sekaligus penyambutan pejabat baru, Nurcahyo Jungkung Madyo.

Agus Sahat ST Lumban Gaol mendapat amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Adapun Nurcahyo Jungkung Madyo sebelumnya menjabat Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi yang terbangun bersama Agus Sahat selama kurang lebih empat bulan menjabat sebagai Kajati Kalteng.

“Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah baru sebagai Kajati Jawa Timur. Kami berharap tali silaturahmi tetap terjaga,” ujar Gubernur.

Agustiar juga menyambut hangat hadirnya Kajati baru, Nurcahyo Jungkung Madyo, yang dinilainya memiliki pengalaman luas dalam penegakan hukum.

“Kami yakin Bapak akan mampu memperkuat sinergi yang sudah terjalin baik selama ini,” tambahnya.

Gubernur menekankan perlunya dukungan kejaksaan dalam mengawal program strategis pembangunan daerah, termasuk memastikan seluruh proses berjalan transparan, efektif, dan berkeadilan demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.

Agus Sahat, dalam kesempatan pamit, mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga karena sempat bertugas di daerah kelahirannya.

“Saya bangga bisa menjadi Kajati Kalteng. Sinergi yang terbangun dengan Forkopimda sangat membantu pelaksanaan tugas,” katanya.

SEMENTARA itu, Kajati baru Nurcahyo Jungkung Madyo berkomitmen melanjutkan program yang telah berjalan, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Ia menegaskan bahwa Kejaksaan Tinggi Kalteng akan mengedepankan pendekatan humanis dalam penegakan hukum, sejalan dengan visi institusi untuk menghadirkan keadilan substantif.

Pada acara tersebut, Agus Sahat ST Lumban Gaol juga menerima gelar kehormatan adat Dayak dari Forum Koordinasi Damang Kepala Adat dan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat.

Agus Sahat ST Lumban Gaol saat  menerima gelar kehormatan adat Dayak dari Forum Koordinasi Damang Kepala Adat dan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng. (Dok/Foto/Kisto/Hitv)

ACARA pisah sambut tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kalteng, para bupati dan wali kota, kepala kejaksaan negeri se-Kalteng, pejabat Kejati Kalteng, serta sejumlah kepala OPD Pemprov Kalteng, termasuk Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Johni Sonder. (/*/*/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Kalteng

  • Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megawati Soekarno Putri, Ucapkan Terimakasih Kepada MPR dan Presiden Prabowo

    Megawati Soekarno Putri, Ucapkan Terimakasih Kepada MPR dan Presiden Prabowo

    • 0Komentar

    Ucapan terima kasih Ketua Umum PDI Perjuangan terhadap MPR dan Presiden Prabowo Subianto, adalah berkaitan dengan respon kedua lembaga negara tersebut yang telah lakukan pencabutan TAP MPRS Nomor XXXIII/MPRS/1967, tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintah Negara dari Presiden, sehingga hal itu telah memulihkan nama baik Bung Karno. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum […]

  • Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    • 0Komentar

    Penulis: Sahbudin SPd.i Dugaan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret warga Nusa Tenggara Barat. Dua perempuan, masing-masing berasal dari Kabupaten Bima dan Dompu, diduga dipaksa bekerja di Libya setelah dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di Turki. HITVBERITA.COM | Bima— Keduanya adalah Suharni, warga Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, serta Nuraini, warga Kecamatan […]

  • six Possible Naughty Goat Weed Professionals, Amount, Ill-effects

    six Possible Naughty Goat Weed Professionals, Amount, Ill-effects

    • 0Komentar

    Proponents from aroused goat weed accept is as true provides extensive self-confident services, from anti-inflammatory characteristics in order to positive effects to the immune system. With the amount of possible uses of your complement, it’s hard to pin along the best one. When you you are going to safely get highest dosage, there isn’t any […]

  • Hasil Uji Laboratorium Bantah Tuduhan, Petani Japung Cirata Gelar Aksi Bersih Waduk

    Hasil Uji Laboratorium Bantah Tuduhan, Petani Japung Cirata Gelar Aksi Bersih Waduk

    • 0Komentar

    Penulis: Fadli Yusda  Petani ikan jaring apung (japung) di Waduk Cirata, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali menata harapan setelah hasil uji laboratorium independen memastikan ikan dari waduk tersebut bebas dari kandungan logam berat, termasuk merkuri. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Sebelumnya, pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan yang menyebut ikan asal Cirata tercemar merkuri sempat memukul telak […]

  • Haidar Alwi dan Revolusi Sosial Rakyat Bantu Rakyat

    Haidar Alwi dan Revolusi Sosial Rakyat Bantu Rakyat

    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems Rakyat Indonesia hari ini sedang dicekik oleh keadaan. Harga kebutuhan pokok naik, biaya pendidikan mencekik, lapangan kerja susah, dan pelayanan kesehatan justru jadi ajang bisnis. Namun pejabat-pejabatnya malah sibuk berdebat, saling jegal, pesta pora di hotel mewah, hingga berjoget-joget di panggung kekuasaan. Bahkan anggota DPR yang berasal dari pelawak yang tidak […]

  • Hari Pers Nasional 2026: Menjaga Pers Sehat di Tengah Arus Digital

    Hari Pers Nasional 2026: Menjaga Pers Sehat di Tengah Arus Digital

    • 0Komentar

    Oleh: Jessica Evangeli Aris SETIAP 9 Februari, insan pers Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sebagai penanda sejarah panjang perjuangan jurnalistik di negeri ini. PENETAPAN HPN melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 merujuk pada tanggal berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), 9 Februari 1946 di Surakarta. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat atas […]

expand_less