Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

  • account_circle M. Saipul
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak

Isu mengenai pungutan uang “gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Kabupaten Karimun, beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

KARIMUN, HITV— Dugaan adanya penarikan uang jaminan kepada calon penumpang kapal tujuan Malaysia memunculkan beragam spekulasi, termasuk tudingan yang mengaitkannya dengan aparat imigrasi.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi, melakukan penelusuran langsung ke lapangan untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

Dari hasil penelusurannya, istilah “gerenti” disebut berasal dari kata bahasa Inggris “guarantee” yang berarti jaminan atau garansi.

Namun, menurut keterangan sejumlah calon penumpang, praktik tersebut tidak berkaitan dengan pihak Imigrasi di Karimun.

Salah seorang calon penumpang tujuan Malaysia, Leman, menegaskan bahwa pihak Imigrasi Karimun tidak pernah meminta uang gerenti kepada warga negara Indonesia yang hendak bepergian.

“Kalau ada informasi bahwa Imigrasi Karimun minta uang gerenti kepada calon penumpang tujuan Malaysia, itu tidak benar,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, istilah gerenti lebih dikenal dalam konteks pemeriksaan oleh otoritas imigrasi di Malaysia. Tidak ada nominal khusus yang secara resmi diwajibkan, tetapi petugas imigrasi negara tujuan berhak menanyakan bukti kecukupan dana selama masa kunjungan.

Menurut Leman, sebagian warga Indonesia yang masuk ke Malaysia kerap dicurigai hendak bekerja, bukan sekadar berkunjung. Dalam situasi itu, keberadaan jaminan finansial dinilai dapat memperkuat keyakinan petugas imigrasi bahwa yang bersangkutan benar-benar datang sebagai pelancong.

“Dari Karimun tidak ada kendala. Tapi agar bisa lolos di Malaysia, kami biasanya minta bantuan agen tiket yang punya relasi dan pengalaman,” katanya.

Ia mengaku, untuk perjalanan pulang-pergi berikut pengurusan yang berkaitan dengan gerenti, ia mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,1 juta untuk masa tinggal sekitar 25 hingga 28 hari.

Lebih jauh, Leman menuturkan bahwa sejumlah agen tiket bahkan bersedia menalangi dana tersebut bagi calon penumpang yang belum memiliki uang cukup.

Sistemnya berbasis kepercayaan: pinjaman akan dikembalikan setelah yang bersangkutan pulang dari Malaysia.

“Kami merasa terbantu. Kalau pemberitaan negatif berkembang, kami khawatir berdampak pada mata pencarian kami di sana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagian warga yang berangkat ke Malaysia bekerja bersama keluarga atau kerabat yang telah lebih dulu menetap di negeri jiran tersebut.

Secara terpisah, salah seorang agen tiket kapal membenarkan adanya layanan talangan dana yang disebut sebagai gerenti. Namun ia menegaskan, praktik itu tidak ada kaitannya dengan Imigrasi Karimun.

“Kalau ada calon penumpang yang kami kenal dan percaya, kami bantu pinjamkan dana. Nanti setelah pulang, mereka bayar. Ini tidak ada hubungannya dengan pihak Imigrasi Karimun,” ujarnya.

Maszan P. Sianturi menilai, polemik ini perlu diluruskan melalui keterangan resmi dari pihak terkait agar tidak berkembang menjadi isu liar yang merugikan banyak pihak.

Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi. (dok/foto/saipul)

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa sesuai peraturan ketenagakerjaan, warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa prosedur resmi dan tanpa dokumen lengkap, seperti visa kerja, dapat dikategorikan sebagai pekerja nonprosedural atau ilegal.

Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk memperluas akses jalur resmi penempatan tenaga kerja luar negeri, sehingga masyarakat tidak terdorong menggunakan jalur nonprosedural.

“Perlu ada solusi konkret agar masyarakat bisa bekerja ke luar negeri secara sah dan terlindungi,” ujarnya.

Di tengah silang informasi mengenai “gerenti”, kejelasan komunikasi publik menjadi kunci. Tanpa itu, rumor mudah berkembang dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan terhadap institusi yang sejatinya tidak terlibat. (\•/)

Editor: Ismail®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: M. Saipul
  • Editor: Ismail®
  • Sumber: HITV Kepri

Rekomendasi Untuk Anda

  • GENTAAR Deklarasikan TAGAR Jadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah

    GENTAAR Deklarasikan TAGAR Jadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah

    • 0Komentar

    Foto Kolase: Kawula Muda dan Milenial yang Tergabung di Forum “GENTAAR” Gelar Deklarasi Dukungan Untuk “TAGAR”. (dok/foto/mcw) HiTvBerita.COM | Banda Aceh – Pada hari Kamis, (15/8/2024), sekelompok pemuda dan pemudi asal Kabupaten Bener Metiah yang saat ini tinggal di Kota Banda Aceh, dan telah tergabung dalam forum Generasi Tagor-Armia (GENTAAR), mereka pun dengan tegas men-Deklarasikan […]

  • Otto Hasibuan Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur

    Otto Hasibuan Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur

    • 0Komentar

    Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, melakukan peninjauan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur.Keterangan Dalam Foto: Athifa Nada, siswa Kelas IX SMPN 174 Jakarta Timur, sebagai salah satu Penerima MBG. (Dok/Foto/AR) HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dalam kunjungan pada dua lokasi […]

  • Kejati Babel Tahan Perangkat Desa Terkait Dugaan Korupsi Kredit Usaha Rakyat Rp 18,8 Miliar

    Kejati Babel Tahan Perangkat Desa Terkait Dugaan Korupsi Kredit Usaha Rakyat Rp 18,8 Miliar

    • 0Komentar

    Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung resmi menahan seorang tersangka berinisial I (Red – Ilham alias Kayok) terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Investasi di PT Bank Sumsel Babel Cabang Manggar. Kerugian yang ditimbulkan dari kasus ini diperkirakan mencapai Rp 18,83 miliar. (Dok/Foto/IS) HITVBERITA.COM | BANGKA BELITUNG –Penahanan […]

  • Seleksi Ketat Calon Kepsek, Pemkab Tapteng Perkuat Mutu Pendidikan

    Seleksi Ketat Calon Kepsek, Pemkab Tapteng Perkuat Mutu Pendidikan

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan. TAPTENG, HITV— Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah menggelar Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (SBCKS), Selasa (14/4/2026), di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Matauli, Pandan. Sebanyak 115 peserta mengikuti seleksi tersebut. Mereka diproyeksikan untuk mengisi 149 posisi kepala […]

  • Tiga Transformasi Layanan ATR/BPN Diluncurkan, Kantah Jakarta Utara Siap Jadi Bagian dari Perubahan

    Tiga Transformasi Layanan ATR/BPN Diluncurkan, Kantah Jakarta Utara Siap Jadi Bagian dari Perubahan

    • 0Komentar

    Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menandai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan meluncurkan tiga transformasi layanan dan organisasi pertanahan. JAKARTA, HITV — Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat reformasi pelayanan publik sekaligus memperkuat tata kelola pertanahan yang lebih terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Peluncuran berlangsung di Kantor Pertanahan Kota Administrasi […]

  • Kick-Off HPN 2026 di Banten, MIO Soroti Krisis Ekonomi Media dan Ancaman Nyata Kebebasan Pers

    Kick-Off HPN 2026 di Banten, MIO Soroti Krisis Ekonomi Media dan Ancaman Nyata Kebebasan Pers

    • 0Komentar

    Kick-Off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten menjadi momentum refleksi serius bagi masa depan pers Indonesia. SERANG | HITV — Di tengah seremoni pembuka rangkaian HPN yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Dewan Pers di Alun-alun Kota Serang, Minggu (30/11/2025), kritik tajam datang dari Media Independen Online (MIO) Indonesia terkait rapuhnya […]

expand_less