Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

  • account_circle M Saipul
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 92
  • print Cetak

Isu mengenai pungutan uang “gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Kabupaten Karimun, beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

KARIMUN, HITV— Dugaan adanya penarikan uang jaminan kepada calon penumpang kapal tujuan Malaysia memunculkan beragam spekulasi, termasuk tudingan yang mengaitkannya dengan aparat imigrasi.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi, melakukan penelusuran langsung ke lapangan untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

Dari hasil penelusurannya, istilah “gerenti” disebut berasal dari kata bahasa Inggris “guarantee” yang berarti jaminan atau garansi.

Namun, menurut keterangan sejumlah calon penumpang, praktik tersebut tidak berkaitan dengan pihak Imigrasi di Karimun.

Salah seorang calon penumpang tujuan Malaysia, Leman, menegaskan bahwa pihak Imigrasi Karimun tidak pernah meminta uang gerenti kepada warga negara Indonesia yang hendak bepergian.

“Kalau ada informasi bahwa Imigrasi Karimun minta uang gerenti kepada calon penumpang tujuan Malaysia, itu tidak benar,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, istilah gerenti lebih dikenal dalam konteks pemeriksaan oleh otoritas imigrasi di Malaysia. Tidak ada nominal khusus yang secara resmi diwajibkan, tetapi petugas imigrasi negara tujuan berhak menanyakan bukti kecukupan dana selama masa kunjungan.

Menurut Leman, sebagian warga Indonesia yang masuk ke Malaysia kerap dicurigai hendak bekerja, bukan sekadar berkunjung. Dalam situasi itu, keberadaan jaminan finansial dinilai dapat memperkuat keyakinan petugas imigrasi bahwa yang bersangkutan benar-benar datang sebagai pelancong.

“Dari Karimun tidak ada kendala. Tapi agar bisa lolos di Malaysia, kami biasanya minta bantuan agen tiket yang punya relasi dan pengalaman,” katanya.

Ia mengaku, untuk perjalanan pulang-pergi berikut pengurusan yang berkaitan dengan gerenti, ia mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,1 juta untuk masa tinggal sekitar 25 hingga 28 hari.

Lebih jauh, Leman menuturkan bahwa sejumlah agen tiket bahkan bersedia menalangi dana tersebut bagi calon penumpang yang belum memiliki uang cukup.

Sistemnya berbasis kepercayaan: pinjaman akan dikembalikan setelah yang bersangkutan pulang dari Malaysia.

“Kami merasa terbantu. Kalau pemberitaan negatif berkembang, kami khawatir berdampak pada mata pencarian kami di sana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagian warga yang berangkat ke Malaysia bekerja bersama keluarga atau kerabat yang telah lebih dulu menetap di negeri jiran tersebut.

Secara terpisah, salah seorang agen tiket kapal membenarkan adanya layanan talangan dana yang disebut sebagai gerenti. Namun ia menegaskan, praktik itu tidak ada kaitannya dengan Imigrasi Karimun.

“Kalau ada calon penumpang yang kami kenal dan percaya, kami bantu pinjamkan dana. Nanti setelah pulang, mereka bayar. Ini tidak ada hubungannya dengan pihak Imigrasi Karimun,” ujarnya.

Maszan P. Sianturi menilai, polemik ini perlu diluruskan melalui keterangan resmi dari pihak terkait agar tidak berkembang menjadi isu liar yang merugikan banyak pihak.

Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi. (dok/foto/saipul)

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa sesuai peraturan ketenagakerjaan, warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa prosedur resmi dan tanpa dokumen lengkap, seperti visa kerja, dapat dikategorikan sebagai pekerja nonprosedural atau ilegal.

Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk memperluas akses jalur resmi penempatan tenaga kerja luar negeri, sehingga masyarakat tidak terdorong menggunakan jalur nonprosedural.

“Perlu ada solusi konkret agar masyarakat bisa bekerja ke luar negeri secara sah dan terlindungi,” ujarnya.

Di tengah silang informasi mengenai “gerenti”, kejelasan komunikasi publik menjadi kunci. Tanpa itu, rumor mudah berkembang dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan terhadap institusi yang sejatinya tidak terlibat. (\•/)

Editor: Ismail®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: M Saipul
  • Editor: Ismail®
  • Sumber: HITV Kepri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakukan Peletakan Batu Pertama Barak Siaga Polairud, Kapolda Babel Harap Bisa Bermanfaat Bagi Anggota

    Lakukan Peletakan Batu Pertama Barak Siaga Polairud, Kapolda Babel Harap Bisa Bermanfaat Bagi Anggota

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo melakukan peletakan batu pertama barak siaga Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bangka Belitung, Selasa (3/6/25). Peletakan batu pertama yang berlokasi di Dermaga Air Anyir Ditpolairud ini turut dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol Toby Harsono bersama Pejabat Utama Polda. “Bismillah, semoga barak ini […]

  • Mudik Lebaran Gratis, Pemprop DKI Siapkan 293 Unit Bus!

    Mudik Lebaran Gratis, Pemprop DKI Siapkan 293 Unit Bus!

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Pemerintah Propinsi DKI Jakarta telah mempersiapkan program mudik gratis tahun 2025 dengan menyiapkan 293 unit bus untuk melayani pemudik dari Jakarta ke berbagai kota di enam propinsi. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, program mudik gratis ini telah dipersiapkan pihaknya sejak dini untuk memenuhi permintaan yang tinggi dari masyarakat. […]

  • Achmad Ridwan,S.Si, MT Plt. kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Belitung Mengucapkan Selamat Hari Olahraga Nasional

    Achmad Ridwan,S.Si, MT Plt. kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Belitung Mengucapkan Selamat Hari Olahraga Nasional

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Dibaca: 14

  • Sekjen Majelis Pers: Karya Jurnalistik Tidak Menganut Kriminalisasi Hukum Pidana

    Sekjen Majelis Pers: Karya Jurnalistik Tidak Menganut Kriminalisasi Hukum Pidana

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | 𝐁𝐎𝐆𝐎𝐑 – Pendalaman Profesi Kejurnalistikan Dalam persepsi Pers bermartabat dengan mengangkat kode etik sebagai pedoman jurnalistik, serta menjunjung tinggi UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers merupakan konsistensi yang tidak bisa ditawar menawar. Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pers, Ozzy Sulaiman Sudiro dalam memberikan pemaparan dan edukasi pendalaman profesi kejurnalistikan […]

  • Dapur SPPG Sempur Diresmikan: Om Zein Wujudkan Mimpi Anak Purwakarta Sehat dan Cerdas

    Dapur SPPG Sempur Diresmikan: Om Zein Wujudkan Mimpi Anak Purwakarta Sehat dan Cerdas

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Kabar gembira untuk Purwakarta! Bupati Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, baru saja meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sempur. Acara peresmian ini berlangsung meriah di Kampung Sempur, Desa Sempur, Kecamatan Plered, pada Senin, 25 Agustus 2025. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Peresmian dapur ini bukan hanya sekadar acara […]

  • Rangkaian HPN 2026, PWI Purwakarta Salurkan Bansos untuk Warga Cireunde

    Rangkaian HPN 2026, PWI Purwakarta Salurkan Bansos untuk Warga Cireunde

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Raffa Christ Manalu
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta membagikan paket bantuan sosial kepada warga Desa Cireunde, Kecamatan Campaka, Minggu (15/2/2026), sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat. PURWAKARTA | HITV – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan paket bantuan sosial (bansos) kepada warga Desa Cireunde, […]

expand_less