Rabu, 30 Sep 2026
light_mode

Pemkab Bogor Gelontorkan Rp118,3 Miliar untuk THR ASN dan PPPK, Kasus OTT Cilacap Jadi Pengingat Keras

  • account_circle Erwin Lubis
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • print Cetak

 

Ketua BPI KPNPA Bogor Raya, Rizwan, menilai kasus yang menjerat kepala daerah di Cilacap harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemimpin daerah, termasuk di Kabupaten Bogor. 

BOGOR, HITV— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan anggaran sebesar Rp118,3 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi sekitar 25.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah tersebut menjelang Idulfitri 2026.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mengalokasikan anggaran tambahan sekitar Rp10,6 miliar guna memastikan sebanyak 9.867 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu turut menerima hak THR mereka tahun ini. Kebijakan tersebut disebut sebagai langkah progresif pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan aparatur menjelang hari raya.

Namun, di tengah persiapan pembayaran THR tersebut, perhatian publik nasional juga tertuju pada kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap, bersama Sekretaris Daerah setempat pada Jumat (13/3/2026).

Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan Syamsul sebagai tersangka atas dugaan praktik pemerasan terhadap sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Modus yang digunakan diduga dengan memerintahkan pengumpulan uang setoran dari tiap perangkat daerah untuk kebutuhan “jatah” THR bagi pihak eksternal. Dari operasi tersebut, penyidik menyita uang sebesar Rp610 juta.

Ketua BPI KPNPA Bogor Raya, Rizwan, menilai kasus yang menjerat kepala daerah di Cilacap itu harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemimpin daerah, termasuk di Kabupaten Bogor.

“Peristiwa ini menjadi alarm keras agar kepala daerah tidak melakukan praktik pungutan liar dengan meminta ‘jatah’ THR kepada pengusaha, rekanan, maupun bawahan di instansi pemerintah,” kata Rizwan, Minggu (15/3/2026).

Ia menegaskan, pembayaran THR bagi aparatur negara harus sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah disahkan, serta disalurkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026.

Menurut Rizwan, pengelolaan anggaran menjelang hari raya harus dijalankan secara transparan dan akuntabel agar tidak menjerumuskan pejabat daerah ke dalam persoalan hukum yang berpotensi mengakhiri karier politik sekaligus merusak kepercayaan publik.

Di Kabupaten Bogor sendiri, pemerintah daerah telah mengingatkan seluruh jajaran aparatur, mulai dari ASN hingga kepala desa, agar tidak meminta atau menerima THR dari perusahaan maupun pihak swasta.

Pemkab Bogor menegaskan bahwa kesejahteraan aparatur telah dijamin melalui alokasi anggaran resmi yang telah disiapkan dalam APBD, sehingga tidak ada alasan untuk mencari sumber dana tambahan melalui cara-cara yang melanggar hukum.

Sementara itu, KPK juga kembali mengingatkan para kepala daerah agar tidak “kebablasan” dalam mencari dana tambahan menjelang Lebaran dengan praktik koruptif.

Kasus di Cilacap diharapkan menjadi peringatan keras sekaligus momentum bagi para pemimpin daerah untuk tetap berada di jalur integritas dalam menjalankan pemerintahan. (\•/)

Editor: AYS

  • Penulis: Erwin Lubis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang Kongres Persatuan, PWI Jabar Imbau Waspadai Proposal dari Plt PWI Subang

    Menjelang Kongres Persatuan, PWI Jabar Imbau Waspadai Proposal dari Plt PWI Subang

    • 0Komentar

    Penulis: Mangasih Saor Marulitua Sipahutar Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat mengimbau seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, maupun kalangan BUMN, BUMD, dan swasta, agar tidak melayani aktivitas surat-menyurat maupun proposal yang dikeluarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) PWI Kabupaten Subang. HITVBERITA.COM | Subang — Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang […]

  • Menkes Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis, Sasar 53 Juta Pelajar Diawali dari Kota Bandung

    Menkes Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis, Sasar 53 Juta Pelajar Diawali dari Kota Bandung

    • 0Komentar

    Penulis Raffa Christ Manalu Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar resmi dimulai hari ini, Senin 4 Agustus 2025. Program ini ditandai dengan kunjungan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin ke SMPN 5 Kota Bandung. HITVBERITACOM | Bandung – Program pemeriksaan kesehatan gratis ini menargetkan 53 juta pelajar dari 230 ribu sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. “Di […]

  • Otak Pembunuhan Pegawai Koperasi di Kota Palembang Ditangkap!

    Otak Pembunuhan Pegawai Koperasi di Kota Palembang Ditangkap!

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Otak Pelaku Pembunuhan Berencana, seorang Pegawai Koperasi di Kota Palembang, yang bernama Anton Eka Saputra (35), berhasil diringkus oleh Tim Gabungan dari Polda Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang dan Polsek Sukarami di Padang, Sumatera Barat. Otak Pelaku Pembunuhan ini bernama Antoni Pemilik Destro Anti Mahal yang berlokasi di Kawasan Maskarebet Kecamatan Sukarami Kota […]

  • O2SN Belitung 2025 Resmi Dibuka, Dorong Sportivitas dan Pembinaan Atlet Muda

    O2SN Belitung 2025 Resmi Dibuka, Dorong Sportivitas dan Pembinaan Atlet Muda

    • 0Komentar

      Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Belitung Tahun 2025 resmi dibuka pada Selasa (3/6/2025) pagi di Gedung Olahraga (GOR) Jalan A. Yani, Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan. Kegiatan yang diikuti ratusan pelajar jenjang SD dan SMP ini diharapkan menjadi ajang pembinaan bakat serta pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga. Reporter: ISWANDI HITVBERITA.COM | Tanjungpandan […]

  • Laporan Buat Polda Kepri: Salon Yenny Diduga Jadi Tempat Penjualan Togel, Polres Lingga Tutup Mata!

    Laporan Buat Polda Kepri: Salon Yenny Diduga Jadi Tempat Penjualan Togel, Polres Lingga Tutup Mata!

    • 1Komentar

      Dugaan praktik perjudian jenis togel kembali mencuat di Kabupaten Lingga. Sebuah salon kecantikan, Salon Yenny, disebut-sebut berubah fungsi menjadi tempat penjualan togel atau siji nomer yang diduga dikelola seorang pria bernama Joli.  LINGGA | HITV — Dari hasil pemantauan yang dilakukan HITV, Rabu (3/12/2025), memperlihatkan adanya aktivitas mencurigakan di dalam salon tersebut. Pintu salon […]

  • Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    • 0Komentar

    Penulis: Sahbudin SPd.i Dugaan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret warga Nusa Tenggara Barat. Dua perempuan, masing-masing berasal dari Kabupaten Bima dan Dompu, diduga dipaksa bekerja di Libya setelah dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di Turki. HITVBERITA.COM | Bima— Keduanya adalah Suharni, warga Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, serta Nuraini, warga Kecamatan […]

expand_less