Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Teori Progresif Hukum Pitra Romadoni Nasution dan Paham Radikalisme Keadilan Dalam Penegakan Hukum

  • account_circle Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

Oleh:
Dr. (C) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH |Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia

Hukum Tidak Boleh Menjadi Kuburan Keadilan

Dalam praktik penegakan hukum di Indonesia, satu persoalan klasik terus berulang: hukum sering kali diperlakukan sebagai teks mati, bukan sebagai alat hidup untuk mencapai keadilan. Aparat penegak hukum terjebak dalam formalisme prosedural, sementara substansi keadilan justru dikorbankan di altar kepastian hukum semu.

Di sinilah muncul gagasan “Teori Progresif Hukum Pitra Romadoni Nasution” yang secara tegas menolak hukum sebagai sekadar kumpulan norma kaku.

Teori ini berdiri di atas satu prinsip fundamental:

Hukum ada untuk manusia, bukan manusia untuk hukum.

Melawan Status Quo: Hukum Progresif Sebagai Jalan Pembebasan

Teori ini menempatkan hukum sebagai instrumen dinamis yang harus berani keluar dari kungkungan positivisme sempit. Ketika hukum positif gagal menghadirkan keadilan, maka penegak hukum tidak boleh bersembunyi di balik pasal.

Menurut perspektif ini, aparat penegak hukum harus berani melakukan legal breakthrough terobosan hukum demi menghadirkan keadilan substantif. Karena pada hakikatnya, keadilan tidak selalu identik dengan bunyi pasal.

Hukum progresif ala Pitra bukan sekadar interpretasi, melainkan perlawanan terhadap ketidakadilan yang dilegalkan.

Radikalisme Keadilan: Bukan Ekstremisme, Tapi Ketegasan Moral

Istilah “radikalisme keadilan” sering disalahpahami sebagai sikap ekstrem. Padahal dalam konteks ini, radikalisme bukan berarti anarkisme hukum, melainkan keberanian untuk menegakkan keadilan sampai ke akar-akarnya (radix).

Radikalisme keadilan adalah sikap tegas bahwa:

• Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan

• Hukum tidak boleh dibeli oleh kepentingan

• Hukum tidak boleh dikendalikan oleh oligarki

Ini adalah bentuk militansi moral dalam penegakan hukum.

Ketika hukum diperalat untuk kepentingan tertentu, maka pendekatan biasa tidak lagi cukup. Dibutuhkan keberanian luar biasa untuk membongkar praktik-praktik gelap yang merusak marwah hukum itu sendiri.

Penegak Hukum: Antara Robot Pasal dan Pejuang Keadilan

Teori ini secara keras mengkritik mentalitas sebagian penegak hukum yang hanya menjadi “robot pasal” bekerja tanpa nurani, tanpa keberanian, dan tanpa visi keadilan.

Dalam kerangka hukum progresif:

• Hakim bukan corong undang-undang, melainkan penjaga keadilan

* Jaksa bukan sekadar penuntut, tetapi representasi kepentingan publik

• Advokat bukan pedagang perkara, melainkan pembela kebenaran

Jika penegak hukum kehilangan keberanian moral, maka hukum hanya akan menjadi alat penindasan yang sah secara prosedural.

  • Penulis: Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSI dan Klinik Abang Ijo Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Purwakarta!

    PSI dan Klinik Abang Ijo Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Purwakarta!

    • 0Komentar

    Ratusan Warga Purwakarta Antusias Mengikuti Kegiatan Pemeriksaan Mata Gratis yang Diselenggarakan Oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bekerja Sama Dengan Klinik Abang Ijo dalam Program Bertajuk “Mata Sehat Untuk Indonesia” HITVBERITA.COM | Purwakarta– Kegiatan ini berlangsung di Klinik Abang Ijo yang berlokasi di Harper By Aston Hotel, Jalan Raya Bungursari, Purwakarta, Sabtu (12/4/2025). Program ini ditujukan […]

  • Kejari dan Polresta Banyumas Beri Penyuluhan Hukum di Kemranjen

    Kejari dan Polresta Banyumas Beri Penyuluhan Hukum di Kemranjen

    • 0Komentar

    Penyuluhan ini menyoroti pengelolaan dana desa yang akuntabel serta pencegahan tindak pidana kekerasan seksual, dengan menghadirkan narasumber dari Kejari dan Polresta Banyumas. BANYUMAS | HITV – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas bekerja sama dengan Polresta Banyumas memberikan penyuluhan hukum bagi aparatur desa, lembaga desa, dan masyarakat di GOR Desa Sibalung, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu […]

  • Antisipasi Penyakit Saluran Pernapasan, Pemkab Purwakarta Galakkan Program GERMAS

    Antisipasi Penyakit Saluran Pernapasan, Pemkab Purwakarta Galakkan Program GERMAS

    • 0Komentar

    Purwakarta | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat terus mengantisipasi berbagai potensi penyakit yang kerap muncul disaat musim kemarau. Langkah itu ditempuh untuk menekan jumlah warga dari serangan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), salah satu jenis penyakit yang kerap terjadi saat musim kemarau. “Berbagai langkah kita tempuh untuk mengantisipasinya, termasuk penyuluhan pola hidup bersih […]

  • Bos Beye Nahkodai Kadin Purwakarta 2026–2031, Gaungkan Visi Kadin Istimewa

    Bos Beye Nahkodai Kadin Purwakarta 2026–2031, Gaungkan Visi Kadin Istimewa

    • 0Komentar

    Pengusaha Purwakarta, R. Priyatna Kusumah atau yang akrab disapa Bos Beye, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Purwakarta periode 2026–2031 PURWAKARTA, HITV — Bos Beye mendapat mandat untuk memimpin organisasi para pelaku usaha tersebut dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Kadin Purwakarta yang digelar di Plaza Hotel, Kota Bukit Indah, Selasa […]

  • Pengajian Nuzulul Qur’an di Lapas Batang, Momentum Pembinaan dan Kebersamaan di Bulan Ramadan

    Pengajian Nuzulul Qur’an di Lapas Batang, Momentum Pembinaan dan Kebersamaan di Bulan Ramadan

    • 0Komentar

    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar pengajian dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama antara pegawai, peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan, dan warga binaan, Selasa (10/3/2026) BATANG, HITV— Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Batang ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus upaya mempererat kebersamaan selama bulan suci Ramadan. Kepala Lapas […]

  • Peringati Hari Ibu 2025, PKK Desa Karanggintung Gelar Rapat Koordinasi dan Fashion Show Kebaya

    Peringati Hari Ibu 2025, PKK Desa Karanggintung Gelar Rapat Koordinasi dan Fashion Show Kebaya

    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Ibu Desember 2025, Tim Penggerak PKK Desa Karanggintung menggelar Rapat Koordinasi PKK sekaligus lomba fashion show busana kebaya sebagai wujud kepedulian terhadap peran perempuan dan pelestarian budaya bangsa. BANYUMAS | 𝗛𝗜𝗧𝗩 — Menyambut Hari Ibu tahun 2025, ibu-ibu PKK Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, menggelar Rapat Koordinasi PKK yang dirangkaikan […]

expand_less