Senin, 25 Mei 2026
light_mode

Teori Progresif Hukum Pitra Romadoni Nasution dan Paham Radikalisme Keadilan Dalam Penegakan Hukum

  • account_circle Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

Oleh:
Dr. (C) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH |Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia

Hukum Tidak Boleh Menjadi Kuburan Keadilan

Dalam praktik penegakan hukum di Indonesia, satu persoalan klasik terus berulang: hukum sering kali diperlakukan sebagai teks mati, bukan sebagai alat hidup untuk mencapai keadilan. Aparat penegak hukum terjebak dalam formalisme prosedural, sementara substansi keadilan justru dikorbankan di altar kepastian hukum semu.

Di sinilah muncul gagasan “Teori Progresif Hukum Pitra Romadoni Nasution” yang secara tegas menolak hukum sebagai sekadar kumpulan norma kaku.

Teori ini berdiri di atas satu prinsip fundamental:

Hukum ada untuk manusia, bukan manusia untuk hukum.

Melawan Status Quo: Hukum Progresif Sebagai Jalan Pembebasan

Teori ini menempatkan hukum sebagai instrumen dinamis yang harus berani keluar dari kungkungan positivisme sempit. Ketika hukum positif gagal menghadirkan keadilan, maka penegak hukum tidak boleh bersembunyi di balik pasal.

Menurut perspektif ini, aparat penegak hukum harus berani melakukan legal breakthrough terobosan hukum demi menghadirkan keadilan substantif. Karena pada hakikatnya, keadilan tidak selalu identik dengan bunyi pasal.

Hukum progresif ala Pitra bukan sekadar interpretasi, melainkan perlawanan terhadap ketidakadilan yang dilegalkan.

Radikalisme Keadilan: Bukan Ekstremisme, Tapi Ketegasan Moral

Istilah “radikalisme keadilan” sering disalahpahami sebagai sikap ekstrem. Padahal dalam konteks ini, radikalisme bukan berarti anarkisme hukum, melainkan keberanian untuk menegakkan keadilan sampai ke akar-akarnya (radix).

Radikalisme keadilan adalah sikap tegas bahwa:

• Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan

• Hukum tidak boleh dibeli oleh kepentingan

• Hukum tidak boleh dikendalikan oleh oligarki

Ini adalah bentuk militansi moral dalam penegakan hukum.

Ketika hukum diperalat untuk kepentingan tertentu, maka pendekatan biasa tidak lagi cukup. Dibutuhkan keberanian luar biasa untuk membongkar praktik-praktik gelap yang merusak marwah hukum itu sendiri.

Penegak Hukum: Antara Robot Pasal dan Pejuang Keadilan

Teori ini secara keras mengkritik mentalitas sebagian penegak hukum yang hanya menjadi “robot pasal” bekerja tanpa nurani, tanpa keberanian, dan tanpa visi keadilan.

Dalam kerangka hukum progresif:

• Hakim bukan corong undang-undang, melainkan penjaga keadilan

* Jaksa bukan sekadar penuntut, tetapi representasi kepentingan publik

• Advokat bukan pedagang perkara, melainkan pembela kebenaran

Jika penegak hukum kehilangan keberanian moral, maka hukum hanya akan menjadi alat penindasan yang sah secara prosedural.

  • Penulis: Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Pelehu Dilaporkan ke Polda Gorontalo, Proyek Talud Tak Jelas Realisasinya!

    Kepala Desa Pelehu Dilaporkan ke Polda Gorontalo, Proyek Talud Tak Jelas Realisasinya!

    • 0Komentar

    Aktivis pemerhati tata kelola desa, Fery Isa. (Dok/Foto/HITV) Reporter: Yohanes Lamara Kepala Desa Pelehu, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan akan menghadapi proses hukum. Pasalnya, aktivis pemerhati tata kelola desa, Fery Isa, menyatakan akan melaporkan Kepala Desa Pelehu tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo. HITVBERITA.COM | Gorontalo — Laporan Fery Isa ini berkaitan dengan proyek pembangunan […]

  • Polres Lingga Tunjukkan Kepedulian Lewat Program “Jumat Berkah”

    Polres Lingga Tunjukkan Kepedulian Lewat Program “Jumat Berkah”

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Polres Lingga kembali menegaskan komitmennya untuk berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program sosial Jumat Berkah. Kegiatan sosial yang kali ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Singkep Pesisir tersebut bertujuan untuk meringankan beban warga yang membutuhkan. HITVBERITA.COM | Lingga – Program Jumat Berkah ini diprakarsai oleh AKBP Pahala Martua Nababan, SH, SIK, MH, […]

  • Anggota DPR Rizki Faisal Soroti Lonjakan Penipuan Online Berkedok Loker di Kepri

    Anggota DPR Rizki Faisal Soroti Lonjakan Penipuan Online Berkedok Loker di Kepri

    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Rizki Faisal, menyoroti meningkatnya kasus penipuan online yang menjanjikan pekerjaan dengan iming-iming gaji besar. Ia menyampaikan bahwa banyak laporan dari masyarakat menunjukkan korban paling banyak berasal dari calon pekerja maupun orang tua yang berharap anaknya segera memperoleh pekerjaan. […]

  • Safari Ramadhan Pemkab Belitung Tahun 1446 Hijriah, Digelar di Kecamatan Badau

    Safari Ramadhan Pemkab Belitung Tahun 1446 Hijriah, Digelar di Kecamatan Badau

    • 0Komentar

    Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Belitung Tahun 1446 H/2025 M kali ini digelar di Kecamatan Badau. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 17 Maret 2025 itu, bertempat di Masjid Nurul Hasanah, Dusun Petikan, Desa Sungai Samak, Kecamatan Badau, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat pemerintah. HITVBERITA.COM | Belitung – Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dipimpin langsung […]

  • PKK Barru Mantapkan Komitmen Jalankan 10 Program Pokok

    PKK Barru Mantapkan Komitmen Jalankan 10 Program Pokok

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barru, berkomitmen untuk mengangkat 10 Program Pokok sebagai andalan eksistensi PKK Barru. HITV BERITA. COM | KABUPATEN BARRU –  Ketua TP PKK Kabupaten Barru, Andi Milawati Abustan, menyambut hangat kedatangan Tim Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Kantor […]

expand_less