Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ketua BEM STIT Dabo Singkep: Jangan Hakimi Pesantren, Perbaiki Sistem Pengawasan dan Perlindungan Santri

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

Maraknya pemberitaan mengenai dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum di sejumlah pondok pesantren belakangan ini memunculkan beragam respons di tengah masyarakat luas.

LINGGA, HITV Di tengah derasnya sorotan publik, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Dabo Singkep, Suci Pratiwi, mengingatkan agar masyarakat tidak tergesa-gesa menghakimi sistem pendidikan pesantren secara keseluruhan.

Menurut Suci, persoalan yang mencuat di sejumlah daerah tidak semestinya dijadikan alasan untuk mendiskreditkan lembaga pendidikan Islam. Sebaliknya, kasus-kasus tersebut harus menjadi momentum evaluasi terhadap sistem pengelolaan, pengawasan, dan perlindungan peserta didik di lingkungan pesantren.

“Bukan pendidikannya yang salah, tetapi sistemnya yang perlu dibedah dan diperbaiki,” kata Suci kepada HITVberita, Sabtu (30/5/2026), di Lingga

Suci menilai pondok pesantren selama ini memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda. Tidak hanya menanamkan nilai-nilai keagamaan, pesantren juga menjadi ruang pembinaan moral dan sosial yang penting, terutama di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Karena itu, menurut dia, kritik terhadap pesantren harus diarahkan pada aspek tata kelola dan mekanisme pengawasan, bukan pada substansi pendidikan Islam yang diajarkan.

Suci menyoroti pentingnya manajemen santri yang lebih terstruktur, termasuk pengaturan aktivitas berbasis gender di lingkungan asrama. Dalam berbagai kajian psikologi perkembangan dan sosiologi pendidikan, kata dia, lingkungan pendidikan berasrama dengan intensitas interaksi tinggi membutuhkan aturan yang jelas untuk mencegah munculnya potensi pelanggaran.

Ia menilai pemisahan ruang aktivitas antara santri putra dan putri pada kegiatan-kegiatan tertentu merupakan salah satu langkah preventif yang perlu diterapkan secara konsisten.

“Tenaga pendidik harus memiliki protokol yang jelas dalam mengawasi santri. Aktivitas yang tidak membutuhkan interaksi campuran sebaiknya dipisahkan untuk meminimalkan risiko terjadinya pelanggaran norma maupun perilaku menyimpang,” ujarnya.

Suci juga mengingatkan bahwa Kabupaten Lingga pernah menghadapi kasus serupa pada 2024 di kawasan Air Panas, Dabo Singkep. Peristiwa tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran penting bahwa pengawasan internal lembaga pendidikan tidak dapat berjalan efektif tanpa dukungan sistem pengawasan yang lebih luas.

Atas dasar itu, ia mengusulkan agar aparat kepolisian turut mengambil peran aktif melalui program edukasi dan penyuluhan hukum ke pondok pesantren. Kehadiran aparat, menurut dia, bukan untuk memberikan stigma negatif terhadap lembaga pendidikan Islam, melainkan sebagai upaya pencegahan sejak dini.

“Edukasi langsung kepada santri, pengajar, dan pengelola pesantren penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan anak, hukum, serta mekanisme pelaporan apabila terjadi pelanggaran,” kata dia.

Gagasan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan pendekatan community policing yang menempatkan aparat penegak hukum sebagai mitra masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan dan pelanggaran sosial.

Di sisi lain, Suci mengajak masyarakat untuk bersikap objektif dalam menyikapi kasus-kasus yang melibatkan oknum di lingkungan pesantren. Ia menegaskan bahwa tindakan individu tidak dapat dijadikan dasar untuk menilai keseluruhan sistem pendidikan pesantren yang selama ini telah berkontribusi besar bagi pembangunan sumber daya manusia.

Menurut dia, langkah yang lebih penting adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen tenaga pendidik, penerapan standar operasional prosedur (SOP) asrama, sistem pengawasan, hingga mekanisme perlindungan dan pengaduan bagi santri.

“Pesantren adalah aset pendidikan bangsa. Yang harus diperkuat adalah sistem pengawasannya agar fungsi pendidikan, pembinaan karakter, dan pembentukan moral generasi muda dapat berjalan semakin baik,” ujarnya.

Hingga Sabtu sore, belum terdapat tanggapan resmi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lingga maupun Polres Lingga terkait usulan program edukasi dan penyuluhan hukum ke pondok pesantren yang disampaikan Ketua BEM STIT Dabo Singkep tersebut. (\•/)

Editor: Ismail Ratusimbangan
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Polairud Ke 75, Polda Babel Gelar Doa Bersama Hingga Istighosah Untuk Korban Bencana Di Sumatera

    HUT Polairud Ke 75, Polda Babel Gelar Doa Bersama Hingga Istighosah Untuk Korban Bencana Di Sumatera

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Peringatan HUT ke-75 Korps Polairud Polri di Polda Bangka Belitung berlangsung sederhana. Kegiatan yang biasanya digelar seremoni digantikan dengan doa bersama hingga salat gaib untuk korban bencana alam di Sumatra. Kegiatan itu digelar di Mako Ditpolairud Polda Babel, Senin (1/12/25). Dimulai pemotongan tumpeng, doa bersama, dilanjutkan salat gaib dan istighotsah. Dari […]

  • Paslon ZeinJo Tunjukkan Performa Terbaik Paparkan Visi Misi dengan Kompak di Debat Perdana Pilkada Purwakarta 2024

    Paslon ZeinJo Tunjukkan Performa Terbaik Paparkan Visi Misi dengan Kompak di Debat Perdana Pilkada Purwakarta 2024

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta nomor urut 1, Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin, atau yang lebih dikenal dengan nama ‘ZeinJo’ menunjukkan performa terbaik dengan menampilkan kekompakan dan keselarasan dalam pemaparan visi-misi mereka pada debat perdana Pilkada 2024, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta, pada Selasa 5 […]

  • Pastikan Program Berjalan Optimal, Wamendukbangga Isyana Bagoes Oka, Kunjungi Purwakarta!

    Pastikan Program Berjalan Optimal, Wamendukbangga Isyana Bagoes Oka, Kunjungi Purwakarta!

    • 1Komentar

    Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Isyana Bagoes Oka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Februari 2025. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Dalam kunjungan ini, Isyana didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Norman Nugraha, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Kunjungan tersebut […]

  • Sorot Sosok Pemimpin Pada Pilkada Kabupaten Cilacap 2024

    Sorot Sosok Pemimpin Pada Pilkada Kabupaten Cilacap 2024

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Cilacap – Mulyadi Tanjung Salah seorang Wartawan senior dan pemerhati politik asal Cilacap, melihat Pilkada Kabupaten Cilacap 2024 sebagai sebuah momentum krusial bagi daerah tersebut. Dalam pandangannya, beberapa poin penting yang menjadi sorotannya antara lain: * Pemimpin yang Berorientasi pada Rakyat :  Mulyadi menekankan pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan masyarakat lokal. […]

  • Kades Legoksari Purwakarta Ditangkap Polisi atas Dugaan Penganiayaan

    Kades Legoksari Purwakarta Ditangkap Polisi atas Dugaan Penganiayaan

    • 0Komentar

    Kepala Desa Legoksari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Cecep Mulyana alias Hamim, ditangkap oleh Unit Jatanras Reskrim Polres Purwakarta setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga. Aksinya disebut menyerupai tindakan premanisme. (Foto Ilustrasi/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA –Insiden terjadi pada 28 Oktober 2024 di Cafe Alvin, Desa Darangdan, setelah peringatan HUT Pemuda Pancasila yang bertepatan dengan Hari […]

  • Ketua Umum Pimpinan Pusat Media Independen Online Indonesia, AYS Prayogie. (Dok/Foto/Adyt/Hitv)

    Lima Tahun MIO Indonesia, Meneguhkan Integritas, Menuntun Pena Kebenaran!

    • 0Komentar

    Penulis: R Ahdiyat Pagi itu, di ruang yang sederhana namun sarat semangat, sejumlah jurnalis yang bekerja pada perusahaan media berbeda tampak berdiskusi hangat. Tidak hanya tentang berita yang mereka tulis, tetapi tentang makna di balik setiap kata. Di sanalah terasa denyut idealisme yang tak lekang oleh waktu — yakni sebuah sikap keyakinan diri bahwa pena […]

expand_less