Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Perlindungan Konsumen Tak Cukup di Atas Kertas, LPK-RI Perkuat Peran hingga Desa.

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Pembina Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI), Brigjen Pol. (P) Dr. Bambang Pristiwanto, SH., MH., meminta seluruh jajaran organisasi memperkuat peran kelembagaan hingga tingkat desa.

JAKARTA, HITV— Hal tersebut ditegaskan Brigjen Pol (Purn) Bambang, guna memastikan perlindungan konsumen dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif

Menurut Bambang perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin didominasi platform digital menuntut kehadiran lembaga perlindungan konsumen yang tidak hanya aktif di tingkat pusat maupun daerah, tetapi juga dekat dengan masyarakat di akar rumput.

Karena itu, ia menginstruksikan agar seluruh struktur organisasi LPK-RI, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga posko pengaduan konsumen di tingkat desa, dapat menjalankan fungsi dan tugasnya secara optimal.

“Seluruh jajaran LPK-RI, mulai dari DPD, DPC, hingga posko pengaduan di tingkat desa harus benar-benar aktif dan maksimal dalam menjalankan fungsi perlindungan konsumen. Kehadiran LPK-RI harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bambang.

Ia menilai perlindungan konsumen tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep normatif yang tertuang dalam regulasi.

Perlindungan tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui langkah konkret berupa edukasi, pendampingan, serta penanganan pengaduan masyarakat yang mengalami kerugian dalam transaksi barang maupun jasa.

Di tengah berkembangnya ekonomi digital, Bambang juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi konsumen. Menurut dia, pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai konsumen menjadi faktor penting untuk mencegah berbagai bentuk kerugian yang dapat muncul dalam aktivitas transaksi modern.

“Perkembangan teknologi menghadirkan banyak kemudahan, tetapi juga membawa risiko baru. Karena itu, masyarakat perlu memahami hak dan kewajibannya agar tidak mudah dirugikan,” katanya.

Selain penguatan kapasitas konsumen, Bambang menekankan perlunya membangun kolaborasi yang lebih erat antara LPK-RI, pemerintah, dan pelaku usaha. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci untuk menciptakan sistem perlindungan konsumen yang efektif, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Sinergi menjadi kunci agar perlindungan konsumen dapat berjalan optimal dan mampu menjawab dinamika perkembangan zaman,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bambang mengajak masyarakat untuk lebih berani menyampaikan pengaduan apabila hak-haknya sebagai konsumen dirugikan. Menurut dia, masih banyak kasus yang tidak terselesaikan karena konsumen belum memahami mekanisme pengaduan yang tersedia.

“Masyarakat harus berani mengadu ketika hak-haknya dirugikan. Jangan takut memperjuangkan hak sebagai konsumen,” katanya.

Ia menjelaskan, pengaduan dapat disampaikan melalui kantor-kantor LPK-RI di berbagai daerah, baik pada tingkat DPD, DPC, maupun posko pengaduan konsumen di desa. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan kanal resmi yang disediakan organisasi untuk memperoleh informasi, konsultasi, dan pendampingan.

Bambang menegaskan bahwa peran LPK-RI sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Tugas tersebut mencakup pemberian informasi dan edukasi kepada konsumen, pemberian nasihat, kerja sama dengan instansi terkait, bantuan advokasi, penerimaan serta tindak lanjut pengaduan, hingga pengawasan bersama pemerintah dan masyarakat.

Dengan penguatan organisasi hingga tingkat desa, peningkatan literasi konsumen, serta partisipasi aktif masyarakat dalam memperjuangkan hak-haknya, Bambang berharap sistem perlindungan konsumen di Indonesia semakin kuat dan mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Perlindungan konsumen yang efektif hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak terlibat aktif. Konsumen harus berani bersuara, pelaku usaha harus bertanggung jawab, dan lembaga perlindungan konsumen harus hadir di tengah masyarakat,” tuturnya.Judul alternatif. (\•/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HiTV Jakarta

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pisah Sambut Kapolres Sukabumi Kota, Dari AKBP Ari Setyawan Wibowo kepada AKBP Rita Suwadi

    Pisah Sambut Kapolres Sukabumi Kota, Dari AKBP Ari Setyawan Wibowo kepada AKBP Rita Suwadi

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM SUKABUMI | Acara Pisah sambut Kapolres Sukabumi Kota dari AKBP Ari Setyawan Wibowo SH, SIK, MSi kepada AKBP Rita Suwadi SH, SIK, MM, berlangsung hari ini, Jumat 19 April 2024 bertempat di Gedung Sulanjana Selabintana Sukabumi Acara pisah sambut dihadiri oleh Sekda Kota Sukabumi Ade Suryawan dan juga oleh unsur pejabat Forkompinda Kota Sukabumi. […]

  • Otto Hasibuan Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur

    Otto Hasibuan Tinjau Pelaksanaan MBG di SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur

    • 0Komentar

    Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, melakukan peninjauan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke SDN 08 Susukan dan SMPN 174 Jakarta Timur.Keterangan Dalam Foto: Athifa Nada, siswa Kelas IX SMPN 174 Jakarta Timur, sebagai salah satu Penerima MBG. (Dok/Foto/AR) HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dalam kunjungan pada dua lokasi […]

  • AKtris Dan Mantan Anggota DPR RI Marisa Haque Tutup Usia

    AKtris Dan Mantan Anggota DPR RI Marisa Haque Tutup Usia

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta -Kabar Duka kembali menyelimuti dunia Perfilman Nasional, kali ini Artis Lawas serba bisa Prof. Dr. Marisa Grace binti Haque, istri dari Ikang Fawzi, Dini hari tadi Rabu 2 Oktober 2024 tutup Usia di RS Primer Bintaro Jakarta Selatan pukul 00.50 Wib , dan saat ini, jenazah sudah dibawa kerumah duka di Pelangi […]

  • Shoting Hari Ketiga Film Berjudul ” Mencari Ridho Illahi ” Penuh Haru Dan Air Mata

    Shoting Hari Ketiga Film Berjudul ” Mencari Ridho Illahi ” Penuh Haru Dan Air Mata

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Jakarta -Memasuki hari ketiga Shoting Film, Berjudul “𝐌𝐞𝐧𝐜𝐚𝐫𝐢 𝐑𝐢𝐝𝐡𝐨 𝐈𝐥𝐥𝐚𝐡𝐢 ” yang di Produksi oleh Pondok Pesantren Muhammadiyah Shidiq Al-Kautsar Kanor Bojonegoro Jawa Timur, diisi dengan cerita Haru dan sedih. Dari Pantauan hitverita.com dilokasi Shoting, Pemeran utama Film tersebut yakni Yusi Afriana dan Jihan Namira, berhasil ‘ mengobok-obok hati penonton yang ikut menyaksikan […]

  • The Heirloom 2025 Dual Audio Magnet

    The Heirloom 2025 Dual Audio Magnet

    • 0Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) LINK The desperate filmmaker is seized with inspiration when he and his girlfriend adopt a traumatized salvation dog. The Heirloom 2025 Torrent Film Trap Heiri 2025 free streaming A available Options Streaming 2025 Heirloom 2025 favorite favorite torrent Employment 2025 Torent Torent Dibaca: 82

  • World Harvest Bersama IFGF Jakarta, Gelar Aksi Kemanusiaan Bertema “Serve The City: Indonesia Cerdas, Ceria dan Bersih

    World Harvest Bersama IFGF Jakarta, Gelar Aksi Kemanusiaan Bertema “Serve The City: Indonesia Cerdas, Ceria dan Bersih

    • 0Komentar

    Aksi Kemanusiaan Bertema “Serve The City: Indonesia Cerdas, Ceria dan Bersih tersebut, dilakukan serentak di 5 titik yakni, di Tegal Angus Tangerang, Kampung Melayu Tangerang, Kedaung Sepatan Tangerang, Wates Bogor dan Muara Baru Jakarta Utara. HiTvBerita.COM | TANGERANG – Sebanyak sekitar 500 Volunteers dari berbagai usia melakukan berbagai aksi kemanusiaan diantaranya: mengajar bahasa Inggris bertema […]

expand_less