Minggu, 21 Jun 2026
light_mode

Tanaman Penghijauan Bomang Dicabut Lagi, BPI KPNPA RI Desak Bupati Bogor Evaluasi Total

  • account_circle Erwin Lubis
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

 

Program penghijauan di ruas Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) kembali menuai sorotan. Pohon-pohon yang baru ditanam dalam kegiatan penghijauan beberapa waktu lalu diketahui dicabut kembali karena lokasi yang sama akan digunakan untuk pekerjaan penggalian jalan.

BOGOR, HITV Peristiwa tersebut memicu kritik dari Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor. Lembaga itu menilai kejadian tersebut mencerminkan lemahnya koordinasi antarinstansi pemerintah daerah serta buruknya perencanaan program pembangunan.

Ketua BPI KPNPA RI Bogor, Rizwan Riswanto, mengatakan pencabutan pohon yang baru ditanam seharusnya tidak terjadi apabila seluruh pihak terkait melakukan perencanaan secara matang sejak awal.

Menurut Rizwan, persoalan tersebut bukan hanya soal hilangnya tanaman penghijauan, tetapi juga menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara program pelestarian lingkungan dengan agenda pembangunan infrastruktur yang berjalan di lokasi yang sama.

“Ini bukan sekadar persoalan pohon yang dicabut. Peristiwa ini menunjukkan adanya kegagalan dalam proses perencanaan dan koordinasi. Karena itu kami meminta Bupati Bogor segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan,” kata Rizwan kepada media, Jumat (20/6/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu memastikan setiap program yang dijalankan memiliki keterpaduan dengan agenda pembangunan lainnya agar tidak terjadi pemborosan sumber daya maupun anggaran.

Sorotan juga diarahkan pada sumber pendanaan kegiatan penghijauan tersebut. Jika program itu menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR), kata Rizwan, maka efektivitas dan ketepatan penyalurannya perlu dipertanyakan.

Pasalnya, pohon-pohon yang baru ditanam dan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang justru harus dicabut kembali karena adanya proyek lain yang semestinya sudah dapat dipetakan sejak tahap perencanaan.

“Kalau memang menggunakan dana CSR, perlu dipastikan apakah penyalurannya sudah tepat sasaran. Program yang seharusnya memberi manfaat bagi lingkungan justru berakhir sia-sia karena tidak didukung perencanaan yang terintegrasi,” ujarnya.

BPI KPNPA RI Bogor menilai Bupati Bogor perlu mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pihak-pihak lain yang bertanggung jawab atas penyusunan dan pelaksanaan program tersebut.

Evaluasi itu dinilai penting tidak hanya sebagai bentuk akuntabilitas, tetapi juga untuk memastikan program pembangunan dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Bogor berjalan secara efektif, terukur, dan saling mendukung.

Selain evaluasi internal, BPI KPNPA RI Bogor juga meminta Pemerintah Kabupaten Bogor membuka secara transparan sumber pendanaan kegiatan penghijauan tersebut, baik yang berasal dari APBD maupun dana CSR. Transparansi dinilai penting agar masyarakat memperoleh kejelasan mengenai penggunaan anggaran serta manfaat yang dihasilkan dari program tersebut.

Rizwan mengingatkan bahwa kegiatan penghijauan tidak boleh berhenti pada seremoni penanaman semata. Menurutnya, masyarakat membutuhkan program yang benar-benar dirancang dengan matang dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

“Jangan sampai kegiatan penghijauan hanya menjadi seremoni untuk kepentingan pencitraan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah program yang direncanakan dengan baik, memberikan manfaat nyata, dan menggunakan anggaran secara bertanggung jawab,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Langkah tersebut dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap program pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Erwin Lubis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Adakan Kegiatan LKBB

    Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Adakan Kegiatan LKBB

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM-Sukabumi,Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, merupakan organisasi Otonom yang berada dilingkungan Persyarikatan Muhammadiyah, yang bergerak dibidang Kepanduan. Hizbul Wathan ini, berdiri pertama kali di Yogyakarta pada 1336 Hijriyah atau tahun 1918 Masehi, atas Prakarsa KH Ahmad Dahlan, yang merupakan Pendiri Muhammadiyah. Kepanduan Hizbul Wathan ini dalam geraknya menuntut rasa sukarela dan Keikhlasan dari para Anggotanya. Sejalan […]

  • DPN PETIR dan LSM IIC Bangun Sinergi di Bekasi, Sepakati Hubungan Kerja yang Lebih Konstruktif

    DPN PETIR dan LSM IIC Bangun Sinergi di Bekasi, Sepakati Hubungan Kerja yang Lebih Konstruktif

    • 0Komentar

    Upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif dilakukan jajaran Dewan Pimpinan Nasional Persaudaraan Timur Raya (DPN PETIR) bersama LSM Indonesia Investigasi Corruption (IIC) dalam sebuah pertemuan di Mal Summarecon Bekasi, Senin (18/5/2026). BEKASI, HITV— Pertemuan yang mempertemukan dua entitas organisasi tersebut berlangsung dalam suasana serius namun tetap cair. Kedua belah pihak membahas berbagai persoalan […]

  • Kades Legoksari dan Anaknya Terancam Jadi Tersangka, Ambar Deni: Tidak Ada Mediasi, Aksi Mereka Mirip Premanisme!

    Kades Legoksari dan Anaknya Terancam Jadi Tersangka, Ambar Deni: Tidak Ada Mediasi, Aksi Mereka Mirip Premanisme!

    • 0Komentar

    Kepala Desa (Kades) Legoksari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Cecep Mulyana alias Hamim, bersama anaknya Agung, terancam menjadi tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap Ambar Deni. Insiden ini terjadi di salah satu kafe dan masjid di wilayah Darangdan pada 28 Oktober 2024 lalu. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Dan Informasi ini terungkap setelah Ambar Deni, didampingi keluarganya, […]

  • SMA Muhammadiyah 4 Jakarta, Tingkatkan Kualitas Islami Peserta didik

    SMA Muhammadiyah 4 Jakarta, Tingkatkan Kualitas Islami Peserta didik

    • 0Komentar

    HITV Berita.Com || Jakarta – Banyak berkembang sekolah yang bernuansa Islami di Indonesia, mulai dari Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar,  atau Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah, Dan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Kejuruan. Atau Madrasah Aliyaih, namun semua sekolah tersebut, pada dasarnya melakukan pendidikan Agama sesuai dengan tingkatannya masing masing. Kali ini, Abdul […]

  • Polres Belitung Dukung Swasembada Pangan Nasional Melalui Penanaman Jagung Serentak di Lahan Perhutanan Sosial

    Polres Belitung Dukung Swasembada Pangan Nasional Melalui Penanaman Jagung Serentak di Lahan Perhutanan Sosial

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Polres Belitung melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 di lahan Perhutanan Sosial Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional guna mendukung ketahanan dan swasembada pangan, serta mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan. Acara dimulai pukul 14.00 […]

  • RUU PPRT Disahkan, Pemerintah: Perlindungan untuk Semua, Tak Ada Lagi Istilah Majikan-Pembantu

    RUU PPRT Disahkan, Pemerintah: Perlindungan untuk Semua, Tak Ada Lagi Istilah Majikan-Pembantu

    • 0Komentar

    Pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi kabar menggembirakan bagi para pekerja rumah tangga (PRT) maupun pemberi kerja. JAKARTA | HITV – Melalui aturan ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memastikan perlindungan akan mencakup kedua belah pihak, yakni penerima dan pemberi kerja. “Sesungguhnya UU ini bukan hanya melindungi pekerja rumah tangganya, tetapi […]

expand_less