Selasa, 23 Jun 2026
light_mode

Jelang Lima Abad Jakarta, Ical Syamsudin Harap Ibu Kota Tumbuh Menjadi Kota Global yang Berkeadilan

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

Menjelang usianya yang ke-499 tahun, Kota Jakarta tidak hanya sedang merayakan perjalanan sejarah yang panjang, tetapi juga menatap babak baru menuju usia lima abad.

JAKARTA, HITV Momentum ini menjadi ruang refleksi sekaligus harapan bagi berbagai kalangan, termasuk Direktur Eksekutif LBH Jaringan Rakyat, Ical Syamsudin, S.Sos, SH, yang menaruh optimisme besar terhadap masa depan ibu kota.

Bagi Ical, Jakarta bukan sekadar pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi nasional. Lebih dari itu, Jakarta adalah simbol keberagaman, ruang perjumpaan berbagai budaya, sekaligus etalase kemajuan Indonesia di mata dunia.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta yang jatuh pada Senin (22/6/2026), Ical menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kota yang hampir memasuki usia lima abad tersebut terus berkembang menjadi kota modern yang inklusif, berdaya saing global, namun tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Selamat Hari Jadi Kota Jakarta yang ke-499. Semoga Jakarta semakin maju, warganya semakin sejahtera, aman, rukun, dan semakin menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Ical.

Menurutnya, usia hampir lima abad merupakan pencapaian historis yang tidak dimiliki banyak kota di Indonesia. Dalam rentang waktu yang panjang itu, Jakarta telah mengalami berbagai fase perubahan, mulai dari kota pelabuhan, pusat perdagangan, ibu kota negara, hingga kini berkembang menjadi metropolitan yang menjadi jantung perekonomian nasional.

Namun, di tengah laju pembangunan yang semakin cepat, Ical mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah kota tidak boleh hanya diukur dari tingginya gedung pencakar langit, modernnya infrastruktur, ataupun pertumbuhan investasi yang terus meningkat.

Yang jauh lebih penting, kata dia, adalah sejauh mana pembangunan mampu menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat secara luas.

“Pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Kemajuan sebuah kota akan memiliki makna ketika warga yang tinggal di dalamnya merasakan kualitas hidup yang semakin baik dari waktu ke waktu,” kata Ical Syamsudin yang saat ini duduk di jajaran pimpinan teras MIO Indonesia sebagai wakil ketua umum.

Ical menilai Jakarta memiliki modal besar untuk bertransformasi menjadi kota global yang kompetitif. Berbagai pembangunan transportasi publik, digitalisasi layanan pemerintahan, hingga penguatan sektor ekonomi kreatif menunjukkan arah perkembangan kota yang semakin modern dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa modernisasi tidak boleh membuat Jakarta kehilangan jati dirinya.

Menurut dia, identitas budaya Betawi sebagai akar sejarah Jakarta harus tetap dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Jakarta juga harus tetap menjadi fondasi utama dalam pembangunan kota.

“Jakarta harus terus menjadi kota yang terbuka terhadap kemajuan, tetapi tidak meninggalkan akar budaya dan semangat kebersamaan warganya. Kota yang maju bukan hanya kota yang modern secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan budaya,” ujarnya.

Harapan besar juga disampaikan Ical terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia berharap masyarakat dapat menikmati sistem transportasi yang semakin nyaman, lingkungan yang lebih tertata dan berkelanjutan, serta akses yang lebih luas terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi.

Bagi Ical, tantangan Jakarta ke depan bukan hanya soal pertumbuhan, melainkan bagaimana memastikan seluruh warga memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan menikmati hasil pembangunan.

Karena itu, ia mendorong terbangunnya kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Jakarta yang ramah, aman, serta memberikan ruang yang setara bagi semua kalangan.

Menjelang usia lima abad, Jakarta dinilai memiliki peluang besar untuk meneguhkan posisinya sebagai salah satu kota penting di kawasan Asia. Namun, pencapaian tersebut hanya dapat terwujud apabila pembangunan berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

“Semoga Jakarta terus menjadi kota kolaborasi yang mengglobal, penuh harapan, serta menjadi kebanggaan kita semua. Jayalah terus Jakarta, dengan pembangunan yang semakin merata dan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik dari waktu ke waktu,” tutur Ical.

Peringatan HUT ke-499 Jakarta tahun ini pun menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju usia lima abad harus diiringi dengan komitmen untuk membangun kota yang tidak hanya maju secara ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial, kesejahteraan, serta harapan bagi seluruh warganya.

Di mata Ical Syamsudin, itulah Jakarta masa depan: kota global yang modern, berbudaya, dan tetap berpihak kepada rakyat. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less