Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Abdul Ghoni Dorong Pasar Jaya Adaptif, Siap Bersaing di Era Online

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

Di tengah gempuran ritel modern dan pesatnya perkembangan platform digital, pasar tradisional dituntut untuk berbenah jika ingin tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

JAKARTA, HITV —- Bagi Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya, H. Abdul Ghoni, perubahan zaman harus dijawab dengan perubahan cara berpikir, tata kelola, dan regulasi yang lebih adaptif.

Menurut Ghoni, pasar tradisional memiliki kekuatan yang tidak dimiliki platform digital maupun pusat perbelanjaan modern, yakni interaksi sosial yang terbangun secara langsung antara pedagang dan pembeli. Namun, keunggulan tersebut tidak akan cukup apabila pengelolaan pasar masih menggunakan pola lama.

“Perumda Pasar Jaya harus bisa menyesuaikan perkembangan zaman. Harus dilakukan berbagai regulasi dan inovasi agar mampu bersaing dengan perkulakan modern serta era online dan digital,” ujar Abdul Ghoni dalam bincang-bincang dengan wartawan senior H. Taufiq Rahman, SH, S.Sos, di Kantor Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya, Rabu (10/6/2026).

Pandangan tersebut menunjukkan bahwa H. Abdul Ghoni tidak melihat digitalisasi sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat eksistensi pasar rakyat.

Ia menilai transformasi pasar harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem transaksi, pelayanan, hingga penataan lingkungan pasar yang lebih nyaman dan modern.

Meski tren belanja online terus meningkat, Ghoni meyakini aktivitas transaksi secara langsung masih akan menjadi tulang punggung perdagangan rakyat. Menurutnya, kedekatan emosional antara pedagang dan konsumen menjadi nilai yang sulit digantikan oleh teknologi.

“Sekitar 60 persen transaksi masih dilakukan secara manual. Artinya, pasar tradisional masih memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang selama mampu mengikuti perubahan zaman,” tegasnya.

Sebagai bagian dari langkah transformasi tersebut, Perumda Pasar Jaya telah menjalankan program digitalisasi pasar secara bertahap. Hingga tahun 2026, ditargetkan sebanyak 110 pasar dapat terintegrasi dengan sistem digital.

Selain itu, penerapan Market Point of Sales (MPOS) bekerja sama dengan Bank DKI telah berjalan di sembilan pasar, sementara penggunaan QRIS ditargetkan menjadi sistem pembayaran yang wajib diterapkan di seluruh pasar pada tahun mendatang.

Namun demikian, Ghoni mengingatkan bahwa digitalisasi tidak boleh hanya berhenti pada penggunaan teknologi pembayaran. Menurutnya, revitalisasi fisik pasar juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

Masih adanya pasar yang terlihat kumuh, kurang tertata, dan belum memiliki fasilitas memadai menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat beralih ke pusat perbelanjaan modern. Karena itu, pembenahan infrastruktur pasar harus berjalan beriringan dengan digitalisasi.

“Pasar harus menjadi tempat yang bersih, nyaman, aman, dan modern tanpa kehilangan identitas kerakyatannya. Jika itu bisa diwujudkan, maka pasar tradisional akan kembali menjadi pilihan utama masyarakat,” kata Ghoni.

Gagasan yang disampaikan Abdul Ghoni mencerminkan visi besar untuk menjadikan Pasar Jaya tidak sekadar sebagai pengelola pasar, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Dewan Pengawas Perumda Pasar Jaya, H. Abdul Ghoni, tegaskan masa depan pasar tradisional bukan terletak pada mempertahankan cara lama, melainkan pada kemampuan bertransformasi. (Dok/Foto/Massiri)

Di tengah persaingan yang semakin ketat, pemikiran Ghoni menegaskan bahwa masa depan pasar tradisional bukan terletak pada mempertahankan cara lama, melainkan pada kemampuan bertransformasi tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan perpaduan digitalisasi, revitalisasi, dan regulasi yang tepat, pasar tradisional diyakini masih memiliki masa depan yang kuat di era modern. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: Humas MIO Indonesia

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Diperiksa 3,5 Jam, KPK Tidak Lakukan Penahanan Terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristianto!

    Usai Diperiksa 3,5 Jam, KPK Tidak Lakukan Penahanan Terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristianto!

    • 0Komentar

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah diperiksa selama 3,5 jam sebagai tersangka oleh penyidik, Yakni sejak dari pukul 10.00 WIB hingga 13.30 WIB, pada hari Senin (13/1/2025). HITVBERITA.COM | JAKARTA – Hasto Kristianto diperiksa lembaga Antirasuah tersebut sebagai tersangka kasus suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) anggota […]

  • Cegah Gesekan Suporter, Kapolres Purwakarta Turun ke Lapangan Imbau Bobotoh dan Jakmania Jaga Kondusivitas

    Cegah Gesekan Suporter, Kapolres Purwakarta Turun ke Lapangan Imbau Bobotoh dan Jakmania Jaga Kondusivitas

    • 0Komentar

    Kapolres Purwakarta turun langsung memantau pengamanan laga Persib Bandung versus Persija Jakarta di kawasan Pertigaan Kaum, Minggu, 10 Mei 2026, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan konvoi suporter. PURWAKARTA | HITV – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif saat berlangsungnya pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Kapolres […]

  • Disnakertrans Purwakarta Gelar Pelatihan Bahasa Asing bagi Calon Pekerja Migran

    Disnakertrans Purwakarta Gelar Pelatihan Bahasa Asing bagi Calon Pekerja Migran

    • 0Komentar

    Penuh antusias para peserta pelatihan saat menyimak pengarahan dari Disnakertrans Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta menggelar pelatihan bahasa Jepang dan bahasa Inggris bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) tahun 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan daya saing pencari kerja asal Purwakarta di pasar kerja internasional. HITVBERITA.COM […]

  • PSC Dinkes Belitung Kembali Beroperasi 24 Jam, Bupati Minta Informasi Segera Disampaikan ke Publik

    PSC Dinkes Belitung Kembali Beroperasi 24 Jam, Bupati Minta Informasi Segera Disampaikan ke Publik

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung— Setelah sempat vakum selama satu tahun akibat keterbatasan anggaran, layanan Public Safety Center (PSC) milik Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung resmi kembali beroperasi selama 24 jam penuh. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos, pada Rabu (7/5/2025) pagi, di kantor PSC Jalan Jenderal Sudirman, Tanjungpandan. Dalam peninjauan operasional […]

  • Perkara Tabrak Lari Korban Ling Hua Dilimpahkan ke Kejari Lingga

    Perkara Tabrak Lari Korban Ling Hua Dilimpahkan ke Kejari Lingga

    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Kepolisian menyerahkan tersangka kasus tabrak lari, Ling Hua, beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Lingga, Selasa siang. Penyerahan dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB dan menandai berakhirnya penyidikan perkara yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Kanit Lantas Polres Lingga, Suofi Maulana, membenarkan penyerahan tersebut. “Kami telah menyerahkan tersangka dan barang bukti […]

  • Polres Lingga Jalani Audit Kinerja Guna Tingkatkan Akuntabilitas dan Pelayanan Publik

    Polres Lingga Jalani Audit Kinerja Guna Tingkatkan Akuntabilitas dan Pelayanan Publik

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Polres Lingga menerima kunjungan resmi dari Tim Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kepulauan Riau dalam rangka pelaksanaan evaluasi terhadap pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di Gedung Endra Dharmalaksana, Mapolres Lingga, Selasa (12/8/2025). HITVBERITA.COM | Lingga – Tim audit yang […]

expand_less