Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Audiensi Batal, Lantaran Pejabat Kota Tasikmalaya Menugaskan Prajuritnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

Suasana Audiensi yang gagal lantaran pejabat pengambil keputusan hanya menugaskan prajuritnya, tanpa kehadiran walikota. (Foto: Istimewa)

Penulis: Indra Mulyadi

Absennya pejabat pengambil kebijakan Kota Tasikmalaya mengakibatkan acara audiensi para aktivis yang tergabung dalam Tasik Progressive Society (TPS) dengan DPRD Kota Tasikmalaya pada Selasa (23/9/2025) batal dan harus di jadwal ulang.

HITVBERITA.COM | Tasikmalaya – Pertemuan yang berlangsung di ruang Badan Musyawarah DPRD tersebut hanya dihadiri pegawai dan staf dari instansi terkait, tanpa kehadiran para pengambil kebijakan seperti Walikota, Sekretaris Daerah maupun Kepala Dinas.

Sementara dari unsur DPRD, audiensi dihadiri Wakil Ketua DPRD H. Wahid, Ketua Komisi III Anang Sapaat, Wakil Ketua Komisi I Dayat Mustopa, dan Sekretaris DPRD Asep Endang Syam.

Ketua Umum TPS, Dadi Abidarda, yang kecewa atas ketidakhadiran pejabat pengambil keputusan pada audiensi di ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Tasikmalaya. (Foto: Istimewa)

Ketua Umum TPS, Dadi Abidarda, rencananya menyampaikan berbagai persoalan yang mencemari wajah Kota Tasikmalaya. Ia menyoroti maraknya pelanggaran aturan tata bangunan, mulai dari pelanggaran Koefisien Dasar Bangunan (KDB), alih fungsi lahan produktif, hingga pembangunan di sempadan sungai dan di bawah jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

“Tasikmalaya yang dulu dikenal sebagai kota yang resik, kini menjadi semrawut. Setiap kali hujan turun, banjir langsung menyergap sejumlah titik,” ujar Dadi.

Dadi menjelaskan, beberapa wilayah yang disebut rawan banjir antara lain Jalan HZ Mustofa, Mangkubumi, Sutisna Senjaya, dan RE Martadinata.

Dadi juga menyoroti keberadaan hotel-hotel yang di duga tidak memenuhi ketentuan ruang terbuka hijau dan resapan air, serta perumahan yang dibangun di bawah SUTT yang seharusnya dilarang.

TPS juga mengkritisi lemahnya pengawasan pemerintah terhadap pengembang perumahan yang tidak memenuhi kewajiban menyerahkan fasilitas umum dan sosial (fasum-fasos).

Menurut Dadi, hanya sekitar 70 persen pengembang yang memenuhi kewajiban tersebut, sehingga menjadi beban pemerintah saat perumahan diserahkan.

“Pemerintah dan DPRD abai atas masalah ini. Kami minta audiensi diulang dengan menghadirkan Walikota, Sekda, Kepala Dinas, BPN, hingga PLN. Jangan hanya prajuritnya,” tegas Dadi.

Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Ketua DPRD H. Wahid menyatakan bahwa aspirasi TPS akan dijadwalkan ulang. Materi yang akan dibahas tetap sama, yakni pelanggaran bangunan di sempadan sungai dan perumahan di bawah SUTT.

“Sesuai aturan, memang ada pembolehan dengan syarat jarak aman dan kompensasi. Tapi tetap harus ditelusuri,” jelas Wahid

Audiensi lanjutan diharapkan dapat menghadirkan para pemangku kebijakan agar solusi konkret dapat dirumuskan demi penataan ruang dan bangunan yang lebih baik di Kota Tasikmalaya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Tambang Bauksit di Dabo Singkep Disorot

    Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Tambang Bauksit di Dabo Singkep Disorot

    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Aktivitas pertambangan bauksit di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, menjadi sorotan publik. PT HJ bersama subkontraktornya, CV SIP, diduga melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin yang sah, termasuk pemanfaatan kawasan hutan tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) serta tanpa izin terminal khusus (tersus) untuk kegiatan pemuatan (loading) bauksit. Informasi […]

  • Regretting You 2025 To𝚛rent Alternatives

    Regretting You 2025 To𝚛rent Alternatives

    • 1Komentar

    ZIP password is: 123 ➡ DOWNLOAD FILE We’re sorry: directed by Josh Boone. With Will Fitzgerald, McKena Grace, Clancy Brown, Scott Eastwood. The centers of the tense relationship between young mother Morgan Grant and her daughter teenager Clara, exacerbated by the tragic death of Morgan Chris’s husband, forcing them to navigate the challenges of life […]

  • Sebulan setelah bobol & Menkominfo Sidak ke 2 PDNS, Apa Hasilnya?

    Sebulan setelah bobol & Menkominfo Sidak ke 2 PDNS, Apa Hasilnya?

    • 0Komentar

    DUA hari lalu, Sabtu 20/07/2024 adalah tepat sebulan 2 PDNs (Pusat Data Nasional sementara) milik Telkomsigma yang berlokasi di Jl. Bukit Bali, Lakarsantri Surabaya yang disewa -dengan sangat mahal hingga Rp.7i00 Milyar, oleh Pemerintah melalui Kemkominfo, terbukti malah ambyar- bobol dan mengakibatkan tidak hanya kemacetan pelayanan publik, namun beredarnya data-data pribadi, termasuk Biometric dari INAFIS […]

  • Klarifikasi Bea Cukai Batam Soal “Speedboat Siluman” Abrar Jaya Masih Penuh Tanda Tanya

    Klarifikasi Bea Cukai Batam Soal “Speedboat Siluman” Abrar Jaya Masih Penuh Tanda Tanya

    • 0Komentar

    Penulis: Ismail Ratusimbangan Fakta Lapangan dan Versi Resmi Berbeda 180 Derajat! HITVBERITA.COM | BATAM — Alih-alih menutup polemik, klarifikasi Bea dan Cukai Batam atas penangkapan sebuah speedboat misterius di perairan Jembatan 6 Barelang justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan. Fakta di lapangan, kesaksian warga, dan video yang beredar luas di media sosial menunjukkan peristiwa penindakan berlangsung […]

  • Haidar Alwi dan Revolusi Sosial Rakyat Bantu Rakyat

    Haidar Alwi dan Revolusi Sosial Rakyat Bantu Rakyat

    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems Rakyat Indonesia hari ini sedang dicekik oleh keadaan. Harga kebutuhan pokok naik, biaya pendidikan mencekik, lapangan kerja susah, dan pelayanan kesehatan justru jadi ajang bisnis. Namun pejabat-pejabatnya malah sibuk berdebat, saling jegal, pesta pora di hotel mewah, hingga berjoget-joget di panggung kekuasaan. Bahkan anggota DPR yang berasal dari pelawak yang tidak […]

  • Polres Subang dan Disperindag Gelar Pengecekan Takaran Minyak Goreng Subsidi “Minyak kita”

    Polres Subang dan Disperindag Gelar Pengecekan Takaran Minyak Goreng Subsidi “Minyak kita”

    • 2Komentar

    Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, menegaskan pengecekan akan terus dilakukan pihaknya selain pada perusahaan distributor juga di berbagai toko yang ada di wilayah Subang. (Dok/Foto/Raffa) Untuk Mengantisipasi Adanya Kecurangan Dalam Peredaran Minyak Goreng Bersubsidi “MinyaKita”, Polres Subang Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Subang Melakukan Pengecekan Di Dua Perusahaan Distributor Minyak Goreng. […]

expand_less