Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Baru Terima 60 Persen Dana, Bumdes Mulyasari Tetap Jalankan Program Produktif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • print Cetak

Penulis: Rolla Mutiara M 

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mulyasari di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, baru menerima 60 persen dari total alokasi Dana Desa yang seharusnya diterima untuk tahun anggaran 2025. Meski pencairan belum tuntas, pengelola Bumdes tetap menjalankan program-program produktif demi mendukung kemandirian ekonomi desa.

HITVBERITA.COM | Garut — Hingga awal Oktober 2025, dana yang telah diterima Bumdes Mulyasari tercatat sebesar Rp125.345.000 dari total Rp209.256.200, sesuai ketentuan alokasi 20 persen dari Dana Desa. Sisa dana masih menunggu proses pencairan tahap selanjutnya.

Dana yang sudah diterima digunakan untuk dua program utama. Sekitar Rp62.600.000 dialokasikan untuk pinjaman bergulir guna mendukung pembangunan desa. Adapun Rp61.680.000 dimanfaatkan untuk pengembangan usaha produktif, yakni budidaya ikan lele dan ikan tawar di Dusun 1 dan Dusun 3, masing-masing sebesar Rp30.840.000.

Bendahara Bumdes Mulyasari, Dedi, S.Ag, mengatakan bahwa keterbatasan dana tidak menyurutkan langkah mereka dalam menggerakkan roda ekonomi desa.

Bendahara Bumdes Mulyasari, Dedi adanya keterbatasan dana, tidak menyurutkan pihaknya untuk terus menggerakkan ekonomi desa. (Foto/Aden/hitv)

“Kami tidak menunggu dana cair sepenuhnya untuk mulai bergerak. Di tengah keterbatasan, kami menanam harapan. Setiap kolam yang kami isi bukan sekadar air dan benih, tetapi juga mimpi warga untuk hidup lebih baik,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).

Dedi menekankan bahwa pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan melibatkan partisipasi warga dalam setiap tahap perencanaan maupun pelaksanaan. Ia menilai, kehadiran Bumdes tidak sekadar sebagai lembaga usaha, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran kemandirian bagi desa.

“Bumdes bukan hanya soal usaha, tapi tentang bagaimana desa belajar berdiri di atas kaki sendiri. Kami percaya, ketika desa diberi ruang dan kepercayaan, desa akan menjawabnya dengan kerja nyata,” katanya.

Budidaya ikan lele salah satu program berkelanjutan yang digagas oleh BUMDES Mulyasari. (Foto/Aden/hitv)

Program budidaya ikan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi desa, sekaligus menjawab tantangan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Kesiapan Operasi Ketupat Seligi 2026, Polda Kepri Periksa Personel dan Peralatan di Polres Karimun

    Cek Kesiapan Operasi Ketupat Seligi 2026, Polda Kepri Periksa Personel dan Peralatan di Polres Karimun

    • 0Komentar

    Kepolisian Daerah Kepulauan Riau melalui Tim Audit dan Supervisi Operasi (Wasops) memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 dengan menggelar apel pengecekan di Lapangan Apel Bhayangkara Polres Karimun, Selasa (17/3/2026) pagi. KARIMUN, HITV— Apel yang dimulai pukul 08.15 WIB itu dipimpin Ketua Tim Wasops Polda Kepri, Kombes Pol Nugroho Dwi Karyanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri […]

  • AKBP Anom Ingatkan Personel Polres Purwakarta Hindari Gaya Hidup Mewah dan Pinjol

    AKBP Anom Ingatkan Personel Polres Purwakarta Hindari Gaya Hidup Mewah dan Pinjol

    • 0Komentar

    PURWAKARTA | HITV – Upaya membangun karakter personel Polri yang berintegritas dan siap menghadapi tugas terus diperkuat jajaran Polres Purwakarta. Hal tersebut terlihat saat Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, memimpin langsung apel pagi yang diikuti seluruh personel, pada Senin, 15 Desember 2025, di halaman Mapolres Purwakarta. Dalam arahannya, Kapolres Purwakarta, AKBP […]

  • Jangan Tunggu Banjir! Relawan PRCLH Angkut Hampir Satu Ton Sampah dari Sungai Titi Nagur, Sergai

    Jangan Tunggu Banjir! Relawan PRCLH Angkut Hampir Satu Ton Sampah dari Sungai Titi Nagur, Sergai

    • 0Komentar

    Penulis: Budiman Manik Puluhan karung sampah rumah tangga diangkat oleh relawan pecinta lingkungan dari aliran Sungai Titi Nagur, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (16/2/2026). SERDANG BEDAGAI, HITV— Aksi itu dilakukan relawan Perjuangan Rakyat Cinta Lingkungan Hidup (PRCLH) sebagai upaya mencegah banjir sekaligus memulihkan fungsi sungai yang kian tertekan oleh timbunan sampah. Sekitar sepuluh relawan […]

  • Menjelang Munas Akbar V IPJI, Sejumlah Tokoh Nasional Dipastikan Hadir

    Menjelang Munas Akbar V IPJI, Sejumlah Tokoh Nasional Dipastikan Hadir

    • 0Komentar

    Menjelang Munas Akbar ke-V Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), atmosfer pers nasional mulai hangat. Sejumlah tokoh penting negara dijadwalkan hadir dalam forum bergengsi yang akan digelar pada 27–28 Oktober 2025 di Hotel Golden Boutique, Jakarta, sebagai momentum konsolidasi insan pers menuju jurnalisme profesional dan berintegritas. Penulis: Ahdiyat  HITVBERITA.COM | Jakarta —  Pelaksanaan Musyawarah Nasional […]

  • Gugat Kades Resang Lingga, Umar: Saya Hanya Minta Uang Dikembalikan

    Gugat Kades Resang Lingga, Umar: Saya Hanya Minta Uang Dikembalikan

    • 0Komentar

    Umar, warga Singkep, menggugat Kepala Desa Resang, Singkep Selatan, Hanafi, ke Pengadilan Negeri Tanjung Pinang terkait pinjaman uang Rp230 juta yang hingga lebih dari dua tahun belum dikembalikan. LINGGA | HITV – Umar, warga Singkep, menggugat Kepala Desa Resang, Singkep Selatan, Hanafi, ke Pengadilan Negeri Tanjung Pinang atas dugaan penipuan pinjaman uang senilai Rp230 juta. […]

  • Diduga Tidak Transparan, Desa Tanjung Jaya Menjadi Sorotan Publik

    Diduga Tidak Transparan, Desa Tanjung Jaya Menjadi Sorotan Publik

    • 0Komentar

    Kantor Desa Tanjung Jaya saat dikunjungi tim media suasananya sepi. (Foto:Dinar/HiTv) Penulis: Dinar Editor  : Kang Aden Sungguh ironis, penggunaan Dana Desa (DD) Tanjung Jaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, papan informasi APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) tidak terpasang di area publik, baik di dalam maupun di luar kantor desa. HITVBERITA.COM […]

expand_less