Kamis, 2 Jul 2026
light_mode

DPRD Jabar Keluarkan 83 Rekomendasi atas LKPJ Gubernur 2025, Soroti Stunting hingga Minimnya Anggaran Lingkungan

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

DPRD Provinsi Jawa Barat melontarkan catatan serius terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepanjang Tahun Anggaran 2025.

BANDUNG, HITV— Melalui rapat paripurna yang digelar di Bandung, Senin (11/5/2026), DPRD menyampaikan 83 rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat.

Rekomendasi tersebut dibacakan Wakil Ketua Pansus XIII DPRD Jabar, Hasim Adnan. Sejumlah sektor strategis menjadi sorotan, mulai dari kesehatan, infrastruktur, ketenagakerjaan, hingga lingkungan hidup.

Dalam sektor pembangunan manusia, DPRD menilai persoalan kesehatan ibu dan anak masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Akses layanan kesehatan dinilai belum merata, terutama di sejumlah wilayah dengan keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan.

“Permasalahan stunting juga masih menjadi tantangan yang memerlukan intervensi yang lebih terintegrasi,” ujar Hasim.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa persoalan stunting masih menjadi isu mendasar di Jawa Barat, meski berbagai program intervensi telah dijalankan pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir.

DPRD menilai penanganan stunting tidak cukup dilakukan melalui pendekatan kesehatan semata, tetapi juga harus melibatkan sektor pendidikan, sanitasi, hingga ketahanan pangan keluarga.

Di sektor infrastruktur, DPRD mengapresiasi capaian pemantapan jalan yang dinilai mengalami perkembangan. Namun, pemerataan konektivitas antarwilayah masih dianggap belum optimal. Infrastruktur dinilai perlu diarahkan untuk membuka akses ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat, terutama di daerah yang masih tertinggal.

Sementara pada bidang ketenagakerjaan, DPRD mendorong pemerintah provinsi memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Penguatan pendidikan vokasi, pelatihan kerja, hingga sertifikasi kompetensi disebut menjadi langkah penting untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Jawa Barat.

Sorotan paling tajam muncul pada sektor lingkungan hidup. DPRD menilai persoalan pengelolaan sampah, kualitas air, dan pencemaran udara masih belum ditangani secara komprehensif.

Hasim menyinggung kecilnya porsi anggaran lingkungan hidup dalam struktur APBD Jawa Barat. Menurut dia, alokasi anggaran yang hanya berada di angka 0,4 persen menunjukkan belum kuatnya keberpihakan terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Alokasi anggaran pada sektor ini hanya 0,4 persen, perlu dievaluasi untuk menunjukkan keseriusan kita membangun lingkungan hidup berkelanjutan,” katanya.

DPRD juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak berhenti pada penyusunan rekomendasi administratif semata. Seluruh catatan DPRD diminta ditindaklanjuti melalui langkah konkret yang terukur dan sistematis.

Untuk memastikan pelaksanaan rekomendasi berjalan efektif, DPRD meminta gubernur membentuk tim khusus yang bertugas mengawal tindak lanjut hasil evaluasi legislatif tersebut.

“Kami meminta Gubernur Jabar untuk membentuk tim khusus guna menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Jawa Barat untuk perbaikan di tahun berikutnya,” ujar Hasim.

Menurut DPRD, pembangunan Jawa Barat ke depan perlu diarahkan pada program yang tidak sekadar bersifat populis, tetapi juga berdampak nyata dan berkelanjutan. Penguatan aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian program dinilai menjadi kunci agar arah pembangunan lebih terukur.

Menutup penyampaiannya, Hasim mengutip sebuah hadis tentang pentingnya perbaikan dari waktu ke waktu. Ia berharap kepemimpinan Jawa Barat ke depan mampu membawa perubahan yang lebih baik demi mewujudkan cita-cita “Jawa Barat Istimewa”. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesultanan Gowa dan Diplomasi Budaya di Tengah Dinamika Modern

    Kesultanan Gowa dan Diplomasi Budaya di Tengah Dinamika Modern

    • 0Komentar

    Semangat menjaga warisan budaya Nusantara kembali terlihat dalam pertemuan hangat antara penerus Kesultanan Gowa ke-39, Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka, dengan tokoh masyarakat asal Gowa sekaligus dewan pendiri organisasi Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Daeng Lukman Wijaya, di kawasan Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026). JAKARTA, HITV — Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh […]

  • Rutan Karimun Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Pohon Kelapa

    Rutan Karimun Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Pohon Kelapa

    • 0Komentar

    Penulis: M Saipul Lahan terbuka di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun kini tak lagi sekadar ruang kosong. Selasa (9/9/2025) pagi, jajaran pegawai bersama warga binaan menanam ratusan bibit pohon kelapa. Langkah sederhana itu diyakini menjadi pijakan awal untuk menghadirkan kemandirian pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. HITVBERITA.COM | Karimun – Kepala […]

  • Perempuan Pertama Jabat Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani Dilantik

    Perempuan Pertama Jabat Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani Dilantik

    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) resmi melantik AKBP Yunita Stevani, sebagai Kapolres Karimun melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Mapolda Kepri, Selasa (7/1/2026). AKBP Yunita tercatat sebagai wanita pertama yang menjabat Kapolres Karimun. Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, dengan penyerahan jabatan […]

  • Pemprov Jabar Tegaskan Gedung Sate Hanya untuk Kegiatan Pemerintahan

    Pemprov Jabar Tegaskan Gedung Sate Hanya untuk Kegiatan Pemerintahan

    • 4Komentar

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan Surat Edaran (SE) yang menegaskan pemanfaatan Gedung Sate hanya untuk kepentingan resmi pemerintahan. Paska diterbitkannya ketentuan kebijakan itu, Gedung berstatus cagar budaya itupun, selanjutnya tidak boleh lagi digunakan untuk kegiatan non-pemerintah. HITVBERITA.COM | Bandung— Diketahui bahwa SE Nomor 37/KB.03.03.01/UM ditandatangani Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, pada 10 April 2025. […]

  • Rapat Pendirian Koperasi BMT Al-Ihsan, Digelar Di Masjid Al-Ihsan Sukamantri.

    Rapat Pendirian Koperasi BMT Al-Ihsan, Digelar Di Masjid Al-Ihsan Sukamantri.

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Bertempat di Masjid Al-Ihsan Kampung Sukamantri desa Sukamantri Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Sabtu 7 September 2024, telah dilaksanakan rapat Pendirian Koperasi Baitul Mal wa Tamwil (BMT) Al-Ihsan. Hadir dalam kesempatan tersebut Asep Syaeful dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sukabumi, Cecep Andi Rusmawan S.IP Kepala Desa Sukamantri, H Apep Nurmawan Perwakilan […]

  • RSUD Bayu Asih dan Kejari Purwakarta Lakukan MoU di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

    RSUD Bayu Asih dan Kejari Purwakarta Lakukan MoU di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

    • 0Komentar

    HiTvBerita.Com – Purwakarta | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta di bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Agenda penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta, dr. Tri Muhammad Hani dan Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Martha Parulina […]

expand_less