Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Dr Anto Suroto Tekankan Tanggung Jawab Moral Pers dalam Pemberitaan Penegakan Hukum

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • print Cetak

Dialog Interaktif Nasional diikuti oleh jurnalis dari berbagai media dan menghadirkan sejumlah narasumber nasional antara lain, wartawan senior Bambang Harimurti, Uchok Sky Khadafi dan Dr Kun Wardana Abiyoto dan Dr Anto Suroto selaku Ketua Umum APIKI dan Dewan Pembina MIO Indonesia. (Dok/Foto/AYS/)

Ketua Umum Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) sekaligus Dewan Pembina Media Independen Online (MIO) Indonesia, Dr Anto Suroto, SE, MSc, MM, menegaskan pentingnya tanggung jawab moral dan etika jurnalistik dalam setiap produk pemberitaan, terutama yang berkaitan dengan isu penegakan hukum.

JAKARTA | HITV Penegasan tersebut disampaikan Anto saat menjadi salah satu pemateri utama dalam Dialog Interaktif Nasional bertajuk “Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo dan Masa Depan Demokrasi Jurnalis”, yang digelar di TJIKKO.KOFFEE, kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025).

Dalam pemaparannya, Anto menilai bahwa jurnalis dan organisasi pers memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik yang utuh dan berimbang. Ia mengingatkan agar pemberitaan tidak berhenti pada narasi permukaan, melainkan menggali akar persoalan secara menyeluruh.

“Dalam sejumlah kasus penegakan hukum, misalnya tangkapan yang disertai pemusnahan barang bukti, jurnalis perlu memahami dan menjelaskan terlebih dahulu dasar awal peristiwa tersebut. Jangan hanya memberitakan pemusnahannya saja,” kata Anto.

Menurut dia, pola pemberitaan yang parsial juga kerap muncul dalam kasus-kasus korupsi. Fokus pada satu potongan peristiwa tanpa konteks yang lengkap, lanjut Anto, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kasus korupsi pun demikian. Jangan hanya melihat satu sisi. Teman-teman jurnalis harus mampu membaca persoalan secara komprehensif agar publik memperoleh gambaran yang utuh,” ujarnya.

Dewan Pembina MIO Indonesia itu menegaskan, kebebasan pers merupakan pilar penting demokrasi, namun harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.

“Kebebasan itu sangat penting, tetapi harus dibarengi dengan pemahaman yang menyeluruh dan sikap profesional. Ini saya sampaikan sebagai masukan untuk kita semua,” ujarnya.

Ia pun berharap dialog dan diskusi semacam ini dapat menjadi ruang pembelajaran bersama bagi insan pers dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap media.

“Diskusi seperti ini sangat bermanfaat. Semoga dapat terus dilakukan ke depan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pers kita,” ucap Dr Anto Suroto menutup pemaparan.

Dialog Interaktif Nasional tersebut diikuti oleh jurnalis dari berbagai media dan menghadirkan sejumlah narasumber nasional antara lain, wartawan senior Bambang Harimurti, Uchok Sky Khadafi dan Dr Kun Wardana Abiyoto.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat demokrasi, profesionalisme pers, serta etika pemberitaan di Indonesia. (/*/*/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Jakarta

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Persaingan Dengan Pasar Online, Perumda Pasar Jaya Lakukan Rapat Koordinasi Bersama Para Pedagang

    Di Tengah Persaingan Dengan Pasar Online, Perumda Pasar Jaya Lakukan Rapat Koordinasi Bersama Para Pedagang

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Perumda Pasar Jaya merupakan Badan Usaha Milik Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, sepertinya tidak pernah berhenti melakukan strategi dan upaya dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Untuk itu Perumda Pasar Jaya pun melaksanakan rapat kordinasi yang dilaksanakan di Kantor Pusat Perumda Pasar Jaya, Jl. Cikini Raya No.90, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada hari […]

  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Sopir Lori di Pelabuhan Roro Punggur Masih Bergulir

    Kasus Dugaan Pengeroyokan Sopir Lori di Pelabuhan Roro Punggur Masih Bergulir

    • 0Komentar

    Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang sopir lori di Pelabuhan Roro Punggur, Batam, hingga saat ini masih berproses di kepolisian. BATAM, HITV— Perkara yang menyeret nama oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dari instansi kepabeanan itu kini ditangani Unit V Satreskrim Polresta Barelang. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di area pos […]

  • Aalambana 2025 New Release To𝚛rent

    Aalambana 2025 New Release To𝚛rent

    • 0Komentar

    ➡ DOWNLOAD TORRENT (MAGNET) Aalambana: Director of Pari K. Vijay. With Kabir Duhan Singh, Murli Sharma, Yogi Babu, Parvati Nair. A good -hearted but fighting farmer has financial difficulties and concerns about the well -being of his family. His life takes a fantastic turn when he accidentally discovered a magical lamp with a genius. Aalambana […]

  • Monumen Helikopter SA-330 Puma: Sebuah Penghormatan untuk Sejarah dan Pengabdian TNI Angkatan Udara

    Monumen Helikopter SA-330 Puma: Sebuah Penghormatan untuk Sejarah dan Pengabdian TNI Angkatan Udara

    • 0Komentar

    Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan langsung monumen ini. (Dok/Foto/Istimewa) Oleh: AYS Prayogie PADA Jumat (25/7/2025), di kawasan Simpang Empat Kandang Roda, Cibinong, Kabupaten Bogor, Monumen Helikopter SA-330 Puma resmi diresmikan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Peresmian monumen […]

  • Ketum PWI Pusat Hendry CH. Bangun, Diberhentikan!

    Ketum PWI Pusat Hendry CH. Bangun, Diberhentikan!

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko Tedjo, melalui surat keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat Nomor 50/VII/DK/PWI-P/SK-SR/2024 tanggal 16 Juli 2024, secara resmi memberhentikan Hendry CH Bangun sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Dalam siaran persnya, Sasongko mengatakan, Hendry CH Bangun, telah menyalahgunakan jabatan dan bertindak secara sepihak dan sewenang-wenang, dalam […]

expand_less