FKDM Kalteng Perkuat Koordinasi Deteksi Dini Gangguan Keamanan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
- visibility 39
- print Cetak

Penulis: Kistolani Mangun Jaya
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kalimantan Tengah 2025 di Aula Rahan Pumpung Hapakat, Kantor Kesbangpol Kalteng, Selasa (18/11/2025).
HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Rakor dibuka Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, yang mewakili Plt. Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran FKDM kabupaten/kota, unsur intelijen, serta aparat penegak hukum yang hadir.
“Rakor FKDM menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, terutama dalam menghimpun data dan informasi bagi upaya pencegahan konflik sejak dini,” ujar Darliansjah.
Ia menilai dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang bergerak cepat menuntut pemerintah memiliki data lapangan yang akurat. FKDM, menurut dia, menjadi garda terdepan dalam memberikan gambaran awal mengenai potensi kerawanan.
“Peran FKDM sangat strategis. Data yang akurat menentukan efektivitas pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah,” kata Darliansjah. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, intelijen, dan masyarakat semakin menguat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Senada dengan itu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalteng, Marsekal Pertama TNI Muhammad Nur, menekankan pentingnya peningkatan koordinasi FKDM di tengah perkembangan dinamika sosial di daerah.
“FKDM berperan penting dalam menyampaikan informasi awal terkait situasi di lapangan. Setiap potensi gangguan harus dipetakan sejak dini agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” ujarnya.
Muhammad Nur menambahkan, kolaborasi data antarinstansi menjadi kunci efektivitas pencegahan. “Sinergi dan pertukaran informasi mutlak diperlukan. Dengan komunikasi yang baik, potensi kerentanan bisa dicegah sebelum berkembang menjadi konflik terbuka,” katanya.
Rakor FKDM 2025 menjadi salah satu upaya Pemprov Kalteng memperkuat koordinasi lintas sektor—pemerintah daerah, intelijen, penegak hukum, dan masyarakat—dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang berbagai agenda nasional dan regional. (///)
Editor: AYS
Sumber: HITV Kalteng
- Penulis: Redaksi
