Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • print Cetak

Ketua Umum Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia, Ahmad Yusup. (Dok/Foto/Raffa)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menetapkan jumlah siswa hingga 50 orang dalam satu rombongan belajar menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu suara penolakan datang dari Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia (GPPI), yang menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kualitas pendidikan.

HITVBERITA.COM | Bandung — Ketua Umum GPPI, Ahmad Yusup, mengatakan bahwa penetapan jumlah siswa sebanyak itu dalam satu kelas tidak sejalan dengan prinsip dasar pendidikan yang ideal. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah yang tidak mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

“Penetapan 50 siswa per kelas ini sangat tidak masuk akal. Kebijakan ini tidak hanya melanggar prinsip pedagogis, tetapi juga mencerminkan ketidakpekaan terhadap tantangan nyata di sekolah,” ujar Ahmad dalam keterangannya di Bandung, Sabtu (6/7/2025).

Menurut Ahmad, langkah tersebut bukan solusi atas persoalan kekurangan ruang kelas maupun tenaga pengajar yang masih menjadi tantangan di Jawa Barat. Sebaliknya, kebijakan itu dinilainya justru memperberat beban guru dan mengurangi kualitas interaksi antara guru dan siswa.

“Kalau satu kelas diisi 50 siswa, bagaimana mungkin guru bisa memberikan perhatian dan bimbingan yang layak? Proses belajar mengajar akan berubah menjadi penyampaian materi belaka, bukan pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.

GPPI pun mendesak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, untuk segera turun tangan mengevaluasi kebijakan tersebut. Ahmad menilai, pemerintah pusat tidak boleh tinggal diam terhadap kebijakan yang dinilainya kontraproduktif terhadap semangat Merdeka Belajar.

“Pak Menteri tidak bisa hanya mengamati dari jauh. Ini saatnya turun langsung ke sekolah-sekolah di Jawa Barat, melihat dampaknya secara nyata, dan menentukan apakah kebijakan ini layak diteruskan,” kata Ahmad.

Ia menambahkan, pendidikan adalah hak dasar setiap anak yang wajib dijamin oleh negara, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Kebijakan yang tidak memperhatikan kualitas dan aspek kemanusiaan dalam pembelajaran, menurutnya, tidak boleh dibiarkan.

“GPPI akan terus menyuarakan penolakan terhadap kebijakan ini. Kami berdiri bersama guru, orang tua, dan siswa yang terdampak. Jangan sampai pendidikan Indonesia mundur hanya karena keputusan yang keliru di tingkat daerah,” ujarnya menegaskan. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan Ketua DEKRANASDA dan Bunda PAUD Belitung: Komitmen Baru Pemberdayaan dan Pendidikan Anak Usia Dini

    Pelantikan Ketua DEKRANASDA dan Bunda PAUD Belitung: Komitmen Baru Pemberdayaan dan Pendidikan Anak Usia Dini

    • 0Komentar

    Komitmen Kuat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini Kembali Digaungkan di Kabupaten Belitung.   HITVBERITA.COM | Tanjungpandan – Hari Kamis, 15 Mei 2025 pagi, bertempat di Gedung Serbaguna H. Ishak Zainudin menjadi saksi momen penting pelantikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) dan Bunda PAUD Kabupaten Belitung serta pengukuhan pengurus Tim […]

  • Bupati Purwakarta Tegaskan Bapperida Tidak Main Coret Usulan Musrembangdes

    Bupati Purwakarta Tegaskan Bapperida Tidak Main Coret Usulan Musrembangdes

    • 1Komentar

    Bupati Purwakarta saat memberikan sambutan pada Musrembang tingkat Kabupaten Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, mengingatkan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Purwakarta agar tidak sembarangan mencoret usulan dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembangdes). HITVBERITA.COM | Purwakarta – Menurut Om Zein, usulan tersebut merupakan hasil dari […]

  • Safari Ramadan, Bupati Iskandarsyah Salat Tarawih Bersama Warga Teluk Air

    Safari Ramadan, Bupati Iskandarsyah Salat Tarawih Bersama Warga Teluk Air

    • 0Komentar

    Dalam kegiatan tersebut, juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengurus masjid dan petugas keagamaan. Bantuan yang diberikan berupa satu unit televisi digital, uang saku, serta paket sembako untuk pengurus Masjid Jami’ Darussalam dan petugas Masjid Darul Jannah. KARIMUN | HITV – Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Wakil Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Salat Isya […]

  • Semangat 17 Agustus Menggema di SMAN 4 Depok

    Semangat 17 Agustus Menggema di SMAN 4 Depok

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Mentari pagi baru saja muncul ketika halaman SMAN 4 Depok dipenuhi para siswa dengan seragam putih abu-abu yang rapi. Senin (17/8), tepat pukul 07.00 WIB, upacara peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dimulai dengan khidmat. HITVBERITA.COM | Depok – Barisan siswa dari kelas X hingga XII, para guru, serta tenaga kependidikan […]

  • Nama Puteri Komarudin Mencuat, Istana Belum Pastikan Pengganti Menpora

    Nama Puteri Komarudin Mencuat, Istana Belum Pastikan Pengganti Menpora

    • 0Komentar

    Penulis: Mula Mutiara M  Nama anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Puteri Anetta Komarudin, mencuat sebagai kandidat kuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) setelah Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Dito Ariotedjo dalam reshuffle kabinet, Senin (8/9/2025). HITVBERITA.COM Jakarta– Puteri, yang tidak lain adalah anak dari Ade Komarudin, seorang politisi senior Partai Golkar. Ade Komarudin sendiri […]

  • Paripurna Perdana 2026, DPRD Batam Sampaikan Hasil Reses dan Evaluasi Kinerja 2025

    Paripurna Perdana 2026, DPRD Batam Sampaikan Hasil Reses dan Evaluasi Kinerja 2025

    • 0Komentar

    DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna perdana Tahun 2026 pada Rabu (7/1/2026) siang. Sidang yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan. BATAM, HITV— Rapat paripurna ini menjadi momentum penyampaian laporan hasil reses sekaligus evaluasi kinerja DPRD sepanjang tahun 2025. […]

expand_less