Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • print Cetak

Ketua Umum Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia, Ahmad Yusup. (Dok/Foto/Raffa)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menetapkan jumlah siswa hingga 50 orang dalam satu rombongan belajar menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu suara penolakan datang dari Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia (GPPI), yang menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kualitas pendidikan.

HITVBERITA.COM | Bandung — Ketua Umum GPPI, Ahmad Yusup, mengatakan bahwa penetapan jumlah siswa sebanyak itu dalam satu kelas tidak sejalan dengan prinsip dasar pendidikan yang ideal. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah yang tidak mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

“Penetapan 50 siswa per kelas ini sangat tidak masuk akal. Kebijakan ini tidak hanya melanggar prinsip pedagogis, tetapi juga mencerminkan ketidakpekaan terhadap tantangan nyata di sekolah,” ujar Ahmad dalam keterangannya di Bandung, Sabtu (6/7/2025).

Menurut Ahmad, langkah tersebut bukan solusi atas persoalan kekurangan ruang kelas maupun tenaga pengajar yang masih menjadi tantangan di Jawa Barat. Sebaliknya, kebijakan itu dinilainya justru memperberat beban guru dan mengurangi kualitas interaksi antara guru dan siswa.

“Kalau satu kelas diisi 50 siswa, bagaimana mungkin guru bisa memberikan perhatian dan bimbingan yang layak? Proses belajar mengajar akan berubah menjadi penyampaian materi belaka, bukan pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.

GPPI pun mendesak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, untuk segera turun tangan mengevaluasi kebijakan tersebut. Ahmad menilai, pemerintah pusat tidak boleh tinggal diam terhadap kebijakan yang dinilainya kontraproduktif terhadap semangat Merdeka Belajar.

“Pak Menteri tidak bisa hanya mengamati dari jauh. Ini saatnya turun langsung ke sekolah-sekolah di Jawa Barat, melihat dampaknya secara nyata, dan menentukan apakah kebijakan ini layak diteruskan,” kata Ahmad.

Ia menambahkan, pendidikan adalah hak dasar setiap anak yang wajib dijamin oleh negara, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Kebijakan yang tidak memperhatikan kualitas dan aspek kemanusiaan dalam pembelajaran, menurutnya, tidak boleh dibiarkan.

“GPPI akan terus menyuarakan penolakan terhadap kebijakan ini. Kami berdiri bersama guru, orang tua, dan siswa yang terdampak. Jangan sampai pendidikan Indonesia mundur hanya karena keputusan yang keliru di tingkat daerah,” ujarnya menegaskan. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang Terima Apresiasi PD MIO Jakarta Timur atas Kontribusi Sukseskan Kongresda

    Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang Terima Apresiasi PD MIO Jakarta Timur atas Kontribusi Sukseskan Kongresda

    • 0Komentar

      Pengurus Daerah Media Independen Online (MIO) Indonesia Kota Jakarta Timur memberikan piagam penghargaan kepada Ir. Agung Karang atas kontribusinya dalam menyukseskan Kongres Daerah (Kongresda) Ke-2 PD MIO Indonesia Kota Jakarta Timur. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dukungan dan peran aktif Ir. Agung Karang dalam mendorong kelancaran agenda konsolidasi organisasi pers daerah tersebut. […]

  • La Vita Da Grandi 2025 HDRip Dow𝚗load To𝚛rent

    La Vita Da Grandi 2025 HDRip Dow𝚗load To𝚛rent

    • 1Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) Life as adults: director: Greta Scarano. Irene returns to her hometown to take care of her autistic brother Omar. But he doesn’t want to live with her. To help him reach independence and his dream of becoming a famous singer, Irene decides to follow an intensive acquisition course. Life as a great […]

  • Pahlawanku Teladanku: Purwakarta Gaungkan Semangat Perjuangan di Hari Pahlawan

    Pahlawanku Teladanku: Purwakarta Gaungkan Semangat Perjuangan di Hari Pahlawan

    • 0Komentar

    Penulis : Raffa Christ Manalu Editor : Hadi Lempe Pasanggrahan Padjadjaran menjadi pusat kegiatan Upacara Peringatan Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Purwakarta Tahun 2025. Acara ini diadakan sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan serta kemajuan bangsa Indonesia. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Upacara Peringatan Hari Pahlawwan idihadiri oleh berbagai elemen […]

  • Kapolres Purwakarta Terjun Langsung Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

    Kapolres Purwakarta Terjun Langsung Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Aksi Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah dalam membantu mengevakuasi korban kecelakaan viral di media sosial (medsos). Keterlibatan Kapolres turun langsung merupakan wujud bentuk pengabdian, pelayanan serta kepedulian kepada masyarakat. Peristiwa ini berawal dari saat terjadi kecelakaan beruntun di Ruas Jalan Tol Cipularang, Kilometer 92, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, […]

  • Pengprov PODSI Kalteng Siap Dikukuhkan, Rakerprov Jadi Momentum Kebangkitan Dayung

    Pengprov PODSI Kalteng Siap Dikukuhkan, Rakerprov Jadi Momentum Kebangkitan Dayung

    • 0Komentar

    Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 bersiap memasuki babak baru. Kepengurusan yang dinahkodai Prof. Juni Gultom dijadwalkan dikukuhkan pada 29 Agustus 2026. PALANGKA RAYA, HITV — Rangkaian pengukuhan tersebut akan dirangkai dengan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PODSI Kalteng 2026. Agenda ini dipandang penting bukan sekadar untuk mengesahkan […]

  • Binrohtal di Rutan Polres Karimun, Tahanan Diajak Memaknai Amal sebagai Jalan Perubahan

    Binrohtal di Rutan Polres Karimun, Tahanan Diajak Memaknai Amal sebagai Jalan Perubahan

    • 0Komentar

    Suasana berbeda tampak di Rumah Tahanan Polres Karimun, Senin (18/5/2026) pagi. KARIMUN, HITV —Sejumlah tahanan mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang digelar jajaran Polres Karimun sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan spiritual para warga binaan. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu mengangkat tema “Pentingnya Beramal dalam Kehidupan Sehari-hari”. Tausiyah disampaikan […]

expand_less