Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Indonesia Berduka: Saatnya Hentikan Festival Tahun Baru dan Prioritaskan Kemanusiaan

Indonesia Berduka: Saatnya Hentikan Festival Tahun Baru dan Prioritaskan Kemanusiaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 72
  • print Cetak

Oleh: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH

Indonesia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Deretan bencana alam yang terjadi hampir sepanjang tahun 2025 telah meninggalkan luka mendalam, khususnya bagi masyarakat di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Banjir bandang, longsor, dan kerusakan lingkungan yang masif telah merenggut ribuan nyawa, menghancurkan infrastruktur, serta memiskinkan masyarakat dalam waktu singkat. Bangsa ini sedang berduka.

Bencana-bencana tersebut tidak sepenuhnya dapat disebut sebagai musibah alam semata. Banyak di antaranya merupakan akibat langsung dari perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab, seperti pembabatan hutan secara liar dan aktivitas pertambangan ilegal yang dibiarkan berlangsung dengan perlindungan oknum tertentu. Ketika hukum tidak ditegakkan secara tegas, maka alam membalasnya dengan kehancuran yang ditanggung oleh rakyat kecil.

Fakta di lapangan menunjukkan penderitaan yang luar biasa. Masih banyak masyarakat yang kelaparan, kehilangan tempat tinggal, bahkan hanya menyisakan pakaian di badan. Di sejumlah wilayah terdampak, masyarakat terpaksa mengibarkan bendera putih sebagai tanda meminta bantuan, bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada dunia internasional. Ini adalah sinyal darurat kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.

Kerugian akibat bencana alam di wilayah Sumatera diperkirakan sangat besar. Jika dihitung secara menyeluruh, kebutuhan anggaran untuk pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak bisa mencapai lebih dari Rp500 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kehancuran sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang nyata.

Dalam kondisi seperti ini, saya menegaskan bahwa tidak etis dan tidak bermoral apabila negara dan pemerintah daerah tetap menyelenggarakan festival dan pesta tahun baru 2026. Indonesia sedang berduka. Oleh karena itu, saya meminta dengan hormat kepada Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, untuk menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah—gubernur, bupati, dan wali kota—agar meniadakan seluruh bentuk perayaan dan festival tahun baru di seluruh Indonesia.

Tidak satu rupiah pun anggaran negara atau daerah seharusnya dihamburkan untuk pesta, hiburan, dan seremonial, ketika rakyat masih bergelut dengan penderitaan. Dana miliaran rupiah yang biasa digunakan untuk perayaan tahun baru akan jauh lebih bermanfaat apabila dialihkan untuk pemulihan wilayah bencana, bantuan pangan, perbaikan infrastruktur, serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Apalagi, kondisi ekonomi nasional saat ini juga sedang tidak sehat dan daya beli masyarakat terus menurun.

Sepanjang tahun 2025, bangsa ini telah berkali-kali diuji: letusan gunung berapi, banjir besar, longsor, dan bencana lingkungan lainnya. Setiap peristiwa meninggalkan rekam jejak penderitaan yang panjang dan membutuhkan penataan ulang serta pembangunan kembali dengan anggaran yang sangat besar. Negara memiliki tanggung jawab konstitusional dan moral untuk hadir secara nyata dalam setiap proses pemulihan tersebut.

Saya mengajak seluruh pemegang amanah kekuasaan, dari Sabang sampai Merauke, untuk mengetuk hati nurani dan mengedepankan empati. Mari kita jadikan momentum pergantian tahun bukan dengan pesta dan kembang api, melainkan dengan doa bersama, refleksi nasional, serta komitmen kolektif untuk memperbaiki tata kelola lingkungan, penegakan hukum, dan keadilan sosial.

Sejarah dan kearifan Nusantara mengajarkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang bijaksana, sederhana, dan berpihak pada penderitaan rakyat, sebagaimana simbol kebijaksanaan tokoh Semar dalam pewayangan. Harapan rakyat Indonesia hari ini adalah hadirnya kepemimpinan yang mampu merapikan kembali negeri ini dengan keberanian, ketegasan, dan keadilan.

Indonesia berduka. Sudah saatnya negara menunjukkan empati, bukan euforia. (/*/*)

Penulis adalah Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH | Pakar Hukum Internasional | Presiden Partai Oposisi Merdeka | Jenderal KOMPII | Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang Kecamatan Kumai 2026 Tekankan Sinkronisasi Aspirasi dan Kebijakan Pembangunan

    Musrenbang Kecamatan Kumai 2026 Tekankan Sinkronisasi Aspirasi dan Kebijakan Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kistolani Mangun Jaya
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kumai Tahun 2026 resmi digelar di Aula Kecamatan Kumai, sebagai bagian dari tahapan penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan. KOBAR | HITV— Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah , didampingi Wakil Bupati Suyanto, serta Sekretaris Daerah Rody Iskandar. Musrenbang turut dihadiri unsur […]

  • Purwakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Tol Cipularang Masuk Wilayah yang Diawasi Ketat!

    Purwakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Tol Cipularang Masuk Wilayah yang Diawasi Ketat!

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sekda Norman Nugraha didampingi pihak BPBD Jawa Barat dan PT Jasa Marga saat memberikan keterangan pers. (Dok/Foto/Raffa) Reporter : Raffa Christ Manalu   Pemerintah Kabupaten Purwakarta menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul pergerakan tanah yang terjadi di wilayah Kampung Cigintung dan Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani — Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi bersama sejumlah […]

  • Catut Gubernur Cup, Suriansyah Halim: Tetap Dipaksakan Akan Dilakukan Upaya Hukum

    Catut Gubernur Cup, Suriansyah Halim: Tetap Dipaksakan Akan Dilakukan Upaya Hukum

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Royke Jhony Piay
    • visibility 185
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA | HITV – Ketua Penegak Hukum Rakyat Indonesia (PHRI) Kalimantan Tengah, Suriansyah Halim, menegaskan bahwa penyelenggaraan Road Race/Gubernur Motor Prix Open Race di Taman Kota Sampit bukan bagian dari rangkaian Turnamen Gubernur Cup 2025. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Jumat (12/12/2025). Halim menyebut penggunaan nama “Gubernur Cup” pada kegiatan tersebut hoaks, karena […]

  • Diduga Terjadi Pungli di SMA Terbuka Depok, Kepala Sekolah SMAN 4 Terlibat?

    Diduga Terjadi Pungli di SMA Terbuka Depok, Kepala Sekolah SMAN 4 Terlibat?

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 1Komentar

    Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Depok, Mamad

  • Spirit Maulid, Wabup Barru Tegaskan Pendidikan Berbasis Akhlak

    Spirit Maulid, Wabup Barru Tegaskan Pendidikan Berbasis Akhlak

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Keluarga besar satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP se-Kecamatan Tanete Rilau menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 di Gedung Pusat Kegiatan Guru (PKG) Pekkae, Senin (22/09/2025). Maulid yang bertema “Membangun Pendidikan Berbasis Akhlak Mulia dalam Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW”, menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh insan pendidikan untuk meneladani akhlak […]

  • MTS Al-IHSAN BEKASI, DIDIK SISWA BERPRESTASI

    MTS Al-IHSAN BEKASI, DIDIK SISWA BERPRESTASI

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    HI TV BERITA.COM-Bekasi, Setiap Satuan Pendidikan (Sekolah) pasti mempunyai Visi dan Misi yang berbeda, hal ini disesuaikan dengan struktur, Situasi dan Kondisi sekolah tersebut, namun walaupun Visi dan Misi Berbeda, tujuannya akan tetap sama, yakni Mendidik Generasi Bangsa yang Cerdas, berakhlak, beretika dan memiliki Ketrampilan. Salah satu sekolah Madrasah Tsanawiyah Swasta yang kini sedang Populer […]

expand_less