Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Jalan Nasional Rabambang–Samba Katung Terbengkalai, LSM BMP Desak Kemenhut Segera Terbitkan Izin

  • account_circle Royke Jhony Piay
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak


Jalan nasional Rabambang–Samba Katung di Kalimantan Tengah terbengkalai meski telah menelan anggaran ratusan miliar rupiah. LSM Betang Media Pratama mendesak Kementerian Kehutanan segera menerbitkan izin agar jalan penghubung antar kabupaten itu dapat difungsikan
.

PALANGKA RAYA | HITV Jalan nasional penghubung Desa Rabambang, Kabupaten Gunung Mas, dengan Desa Samba Katung, Kabupaten Katingan, terbengkalai meski telah menelan anggaran ratusan miliar rupiah. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Betang Media Pratama mendesak Kementerian Kehutanan melalui Gakkum agar segera menerbitkan persetujuan izin pembangunan dan pengoperasian jalan tersebut.

Permohonan itu disampaikan melalui surat LSM Betang Media Pratama bernomor 04/LSM-BMP/I/2025 tanggal 15 Januari 2025 yang ditujukan kepada Direktorat Rencana, Perubahan Kawasan Hutan, dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan Kementerian Kehutanan RI.

LSM menilai keterlambatan izin membuat jalan nasional yang seharusnya menjadi bagian dari Jalur Trans Kalimantan tidak dapat difungsikan. Akibatnya, masyarakat kehilangan akses vital yang telah dibangun dengan dana negara.

Perencanaan jalan Rabambang–Samba Katung dimulai sejak 2010 oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Banjarmasin. Anggaran pembangunan dialokasikan pada 2011 dan pekerjaan fisik dilanjutkan pada 2013 setelah adanya kesepakatan dengan dua perusahaan pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH), yakni PT Rinanda Inti Lestari dan PT Ekspoint Indonesia, yang saat itu masih beroperasi. Pada masa Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, dibangun pula jalan alternatif angkutan kayu agar jalan nasional dapat difungsikan.

Proyek peningkatan jalan kembali dilaksanakan pada 2022–2023 dengan nilai kontrak Rp161,8 miliar dari APBN dan dikerjakan oleh PT Adhi Karya. Namun, hasil investigasi LSM pada September dan Oktober 2024 menemukan kondisi jalan rusak parah. Sejumlah ruas tidak terawat selama lima tahun terakhir dan tidak dapat dilalui dalam dua tahun terakhir akibat runtuhnya jembatan kayu eks HPH. Dua perusahaan HPH tersebut juga diketahui telah berhenti beroperasi hampir lima tahun.

Berdasarkan surat BPJN Kalimantan Tengah bernomor PW 0203-Bb29.6.5/635 tertanggal 15 Oktober 2024, sekitar 15 kilometer ruas jalan berada di dalam kawasan HPH. Selama izin dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan belum terbit, tidak diperbolehkan ada aktivitas perawatan maupun pengoperasian jalan. Hingga kini, proses Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) masih dalam tahap telaah.

LSM menyebut masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan karena infrastruktur yang dibangun dengan dana publik tidak bisa dimanfaatkan. Mereka juga menyoroti tidak adanya kelanjutan perjuangan akses jalan tersebut pada masa pemerintahan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.

LSM Betang Media Pratama menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan jalan nasional Rabambang–Samba Katung sebagai kebutuhan dasar masyarakat dan bagian dari konektivitas Trans Kalimantan. Mereka meminta pemerintah segera menerbitkan persetujuan izin, mengingat kawasan HPH terkait sudah tidak aktif dan sebagian telah beralih menjadi lahan perkebunan perusahaan maupun masyarakat.

Surat permohonan tersebut juga telah ditembuskan ke sejumlah instansi terkait, antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta BPJN Kalimantan Tengah. (tr)

  • Penulis: Royke Jhony Piay

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Garut Desak Tata Kelola Pendidikan Lebih Profesional

    Bupati Garut Desak Tata Kelola Pendidikan Lebih Profesional

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan arahan kepada Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan dan Pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, di Aula Dinsos Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (9/9/2025). ‎ ‎HITVBERITA.COM | Garut – Bupati Garut, menyoroti berbagai isu, mulai dari Ruang Kelas Baru (RKB) hingga Indeks Pembangunan […]

  • Anne Ratna Mustika Pemimpin Perempuan Untuk Purwakarta

    Anne Ratna Mustika Pemimpin Perempuan Untuk Purwakarta

    • 0Komentar

    Purwakarta | Bagi masyarakat Kabupaten Purwakarta, sosok Bupati Purwakarta periode 2018-2023 Anne Ratna Mustika memang selalu menarik. Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta yang oleh warga kerap disapa Ambu Anne itu selalu menjadi tema pembicaraan hangat. Banyak sisi menarik yang kerap menjadi pembicaraan publik. Selain menjadi bupati perempuan pertama di Purwakarta, selama masa jabatannya, Anne berhasil […]

  • Aktris dan Aktor Film Indonesia Bersaing dalam Event FFWI

    Aktris dan Aktor Film Indonesia Bersaing dalam Event FFWI

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | JAKARTA – Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI), tahun 2024 akan segera digelar, sederet Film terbaik, Aktris dan Aktor terbaik, Sutradara Terbaik, Penyunting Gambar terbaik dan lain lain, akan bersaing memperebutkan Piala Gunungan FFWI. Pengumuman Nominasi telah dilakukan pada hari Rabu 6 Nopember lalu, di Musium Kebangkitan Nasional Jakarta, sementara Malam Puncak FFWI tersebut, […]

  • Polda Babel Dapat Tambahan Paja Baru Berpangkat Ipda, 4 Lulusan Akpol Dan 1 Lulusan SIPSS 2025

    Polda Babel Dapat Tambahan Paja Baru Berpangkat Ipda, 4 Lulusan Akpol Dan 1 Lulusan SIPSS 2025

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung kembali mendapatkan penambahan 4 personel dari Perwira Remaja (Paja) Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 56 tahun 2025. Keempat Paja yang baru dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini akan segera bergabung dan mendapatkan tugas pertamanya di Polda Babel. “Alhamdulillah, ada 4 personel dari Paja Akpol yang baru dilantik oleh […]

  • Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

    Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie   HARI masih pagi ketika puluhan siswa berseragam biru dongker sibuk menyusun balok-balok plastik padat berukuran tangan. Balok itu bukan sembarang benda. Mereka menyebutnya “Ecobrick” —yakni sampah plastik bekas yang dikemas rapat dalam botol, menjadi solusi sederhana atas masalah besar yang tengah dihadapi dunia: krisis sampah! Di tengah deru semangat para siswa […]

expand_less