Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

Oleh: AYS Prayogie

 

HARI masih pagi ketika puluhan siswa berseragam biru dongker sibuk menyusun balok-balok plastik padat berukuran tangan. Balok itu bukan sembarang benda. Mereka menyebutnya “Ecobrick” —yakni sampah plastik bekas yang dikemas rapat dalam botol, menjadi solusi sederhana atas masalah besar yang tengah dihadapi dunia: krisis sampah!

Di tengah deru semangat para siswa SMP Negeri 1 Purwakarta, Selasa (3/6/2025), Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq berdiri mengamati.

Kunjungannya kali ini Pak Menteri Hanif ke Kabupaten Purwakarta bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai bentuk penghargaan atas keseriusan sekolah SMP Negeri 1 Purwakarta ini, berhasil menanamkan budaya ramah lingkungan sejak dini.

“Kalau seluruh sekolah di Indonesia seperti ini, saya yakin gerakan pengurangan sampah akan benar-benar terasa dampaknya,” ujar Menteri Hanif, sembari menepuk pundak seorang siswa yang tengah menyusun “Ecobrick” menjadi bangku.

Sekolah ini menjadi pionir dalam menerapkan kebijakan “tanpa jajan di kantin”, sebuah upaya konkret untuk memutus rantai konsumsi plastik sekali pakai.

Kebijakan yang dirancang Pemerintah Kabupaten Purwakarta itu mendorong siswa membawa bekal sendiri dari rumah— kebiasaan kecil yang ternyata punya dampak besar.

Menteri Hanif pun menghitung-hitung dalam benaknya. Jika satu siswa bisa mengurangi satu bungkus plastik saja per hari, berapa ratus ribu plastik yang bisa dicegah tiap bulan dari seluruh siswa di kabupaten ini?

Namun, yang membuat SMPN 1 Purwakarta berbeda bukan hanya soal larangan jajan. Lebih dari itu, sekolah ini telah mengembangkan sebuah sistem pengelolaan sampah yang menyentuh akar persoalan: perubahan budaya!

Sejak tahun 2020, melalui program Tatanen di Bale Atikan (TDBA), para siswa diajak memilah sampah organik dan non-organik. Sampah organik dicacah menjadi kompos, sedangkan plastik—yang biasanya menjadi momok abadi di tempat pembuangan—diolah menjadi “Ecobrick”.

“Kami sudah mengumpulkan lebih dari 580 kilogram plastik hingga Mei kemarin,” kata Kepala Sekolah Patoni. “Setiap siswa menyumbangkan dari rumah, bahkan dari warung dan tetangga sekitar.” sambungnya

Kursi-kursi hasil rakitan Ecobrick kini menjadi wajah baru di halaman sekolah. Ke depan, pihak sekolah berencana mengembangkan panel mirip keramik hingga furnitur sederhana dari material daur ulang ini.

“Bukan hanya soal mengolah, tapi juga mendidik anak untuk berpikir bahwa sampah bukan akhir dari segalanya,” tambah Patoni.

Dalam kunjungan itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein— akrab disapa Om Zein— turut menyampaikan harapannya. Baginya, solusi pengelolaan sampah bukan sekadar menyediakan tempat buang yang rapi, melainkan membentuk kesadaran sejak kecil.

“Zero waste itu bukan soal menghilangkan sampah, tapi mengurangi sejak awal. Budaya itulah yang ingin kita bangun,” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Sadiyah, menyebut program “Ecobrick” sebagai salah satu turunan nyata dari TDBA, yang bertujuan mendekatkan siswa dengan nilai-nilai keberlanjutan. Menurutnya, keterlibatan orang tua dan masyarakat menjadi kunci penting.

“Kami juga akan mulai riset sederhana untuk memetakan jenis dan jumlah sampah rumah tangga di sekitar sekolah. Ini akan jadi basis bagi penguatan program,” katanya.

Kisah SMPN 1 Purwakarta bukan sekadar laporan kegiatan tahunan. Ia adalah bukti bahwa transformasi bisa dimulai dari ruang kelas. Dari tangan-tangan kecil yang menyusun botol plastik menjadi bangku, tumbuh harapan besar tentang masa depan bumi yang lebih hijau.

Kehadiran Menteri LH hari itu, meski hanya beberapa jam, memberi pesan kuat: bahwa perubahan bisa lahir dari sebuah keputusan sederhana—menolak jajan plastik, memilah sampah, dan merangkainya menjadi sesuatu yang berguna.

Dan di tengah hiruk-pikuk krisis iklim dan tumpukan sampah, suara langkah siswa-siswa SMP itu terdengar lebih jelas: mereka tak hanya belajar ilmu, tapi juga belajar mencintai bumi. (**)

Cijantung, 4 Juni 2025

Penulis adalah Ketua Umum MIO INDONESIA, Wartawan Senior dan juga CEO Portal Berita Hitvberita.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker ke Purwakarta, Mendag Temui Puluhan Pelaku Usaha UMKM

    Kunker ke Purwakarta, Mendag Temui Puluhan Pelaku Usaha UMKM

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • 0Komentar

    Purwakarta | Didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Purwakarta. Menteri Perdagangan (Mendag) RI Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja dengan menemui pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Pertemuan dengan puluhan pelaku UMKM itu berlangsung di Galeri Menong, Kelurahan Ciseureuh, pada Jumat, 21 Juni 2024. Menteri yang kerap disapa Zulhas itu […]

  • Menuju Titik Temu: PWI Satu Langkah Lebih Dekat ke Kongres!

    Menuju Titik Temu: PWI Satu Langkah Lebih Dekat ke Kongres!

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • 0Komentar

    Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), masing masing versi Kongres Bandung Hendry Ch Bangun dan Kongres Luar Biasa (KLB) Jakarta, Zulmansyah Sekedang, lakukan jabat komando seusai menandatangani SK Panitia Bersama Kongres Persatuan. Oleh AYS Prayogie   Di sebuah ruangan sederhana di kantor Dewan Pers, Jumat (13/6/2025) siang, dua tokoh penting yang selama ini berada di […]

  • MIO Indonesia Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan di Tapanuli Tengah

    MIO Indonesia Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan di Tapanuli Tengah

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • 0Komentar

    “Menyerang Wartawan adalah Serangan terhadap Publik JAKARTA | HITV— Media Independen Online (MIO) Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat wartawan yang bersangkutan bersama seorang narasumber mendatangi sebuah rumah yang disebut-sebut […]

  • Munjirin Dorong Wisata Religi Jakarta Timur Kian Dikenal dan Diminati

    Munjirin Dorong Wisata Religi Jakarta Timur Kian Dikenal dan Diminati

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, melepas peserta kegiatan Pengenalan Destinasi Wisata Religi 2026 di Lobi Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (3/3/2026). JAKARTA TIMUR, HITV— Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk mengangkat potensi wisata religi sebagai destinasi edukatif dan bernilai sejarah. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan yang […]

  • Musda Golkar Kepri Mendasak Batal, Dukungan ke Rizki Makin Menguat

    Musda Golkar Kepri Mendasak Batal, Dukungan ke Rizki Makin Menguat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Tanjungpinang – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau yang dijadwalkan berlangsung hari ini mendadak batal digelar. Sejak pagi, tidak terlihat tanda-tanda bahwa kegiatan Musda akan dimulai. Ruangan forum tampak kosong tanpa penataan, dan tidak ada aktivitas persiapan dari panitia. Hingga menjelang siang, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC) […]

  • Om Zein Wujudkan Harapan Warga Korban Kebakaran di Purwakarta

    Om Zein Wujudkan Harapan Warga Korban Kebakaran di Purwakarta

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Setelah mengalami musibah kebakaran yang meluluh lantakan tempat usahanya, akhirnya harapan warga terwujud lantaran Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, akan membangun kembali kios-kiosnya yang telah hangus terbakar. HITVBERITA.COM | Purwakarta – “Saya harap warga tenang, kita akan bangun kembali kios-kios ini, dan untuk warga yang sedang dirawat di rumah sakit, kita […]

expand_less