Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jejak Tambak di Tanah Wisata, Investigasi Hitvberita.com Mengungkap Polemik Alih Fungsi Lahan di Sergang!

Jejak Tambak di Tanah Wisata, Investigasi Hitvberita.com Mengungkap Polemik Alih Fungsi Lahan di Sergang!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Mengungkap polemik alih fungsi lahan di Sergang, akan terus dikawal Tim  Investigasi Hitvberita.com. (Foto/Tim/HITV)

Oleh: Ruslan LGA & Kalaus Naibaho
Editor: AYS Prayogie

LANGIT kelabu menggantung rendah di atas Pantai Sergang, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep. Angin laut yang biasanya membawa aroma asin kini bercampur bau lumpur basah. Di antara desir ombak yang memecah karang, suara mesin ekskavator pernah mengaum—mengganti harmoni alam dengan dentuman besi dan riuh aktivitas proyek.

Kami, dua jurnalis dari Hitvberita.com, tiba di ujung jalan setapak yang menuju kawasan wisata ini pada Kamis sore, 14 Agustus 2025. Penugasan dari Kantor Perwakilan Redaksi Kepri sederhana: menelusuri laporan warga tentang aktivitas misterius yang mengubah wajah pantai kebanggaan Lingga.

Dan yang kami temukan fakta-fakta dilapangan, jelas sangat jauh dari sederhana. Nampaknya, perlu ada kekuatan yang ekstra kuat guna hentikan praktek dugaan pelanggaran hukum yang tengah terjadi di areal kawasan wisata Pantai Sergang, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep.

Ada Petak Tambak di Jantung Wisata

Di depan mata, hamparan tanah yang dulu dilalui wisatawan kini terpotong-potong menjadi kolam berair kecokelatan. Dua unit ekskavator berdiri diam, seperti raksasa yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Lahan itu, menurut informasi yang kami himpun, sebelumnya milik warga lalu dibeli seorang pengusaha berinisial JNdikenal warga sebagai Joni.

“Tidak pernah ada musyawarah. Tahu-tahu sudah ada alat berat masuk,” ujar Abdullah, bukan nama sebenarnya, yang mengaku berprofesi sebagai  nelayan yang rumahnya hanya 300 meter dari lokasi. Ia bicara pelan, sambil sesekali menoleh ke arah tambak, seolah khawatir ada yang mendengar.

Warga kaget bukan hanya karena prosesnya yang tertutup, tetapi juga karena lahan itu masuk zonasi kawasan wisata strategis yang dilindungi.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang jelas menyatakan, pelanggaran pemanfaatan ruang bisa berujung pidana hingga 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Dihentikan untuk Memotret

SAAT kami hendak mengambil foto, langkah kami terhenti oleh kedatangan Joni. Dengan nada tegas, ia melarang pengambilan gambar atau video. Tidak ingin konfrontasi berlanjut, kami mundur. Tetapi di benak kami, justru semakin banyak pertanyaan yang menggantung.

Bau lumpur bercampur asin laut menusuk hidung saat kami meninggalkan lokasi. Burung-burung camar yang biasanya berkerumun di pantai, kini menjauh. Seperti alam ikut memprotes.

Kekhawatiran yang Mengendap

WARGA khawatir, jika dibiarkan, Pantai Sergang akan kehilangan daya tariknya. “Bukan cuma pemandangan yang rusak. Air limbah tambak bisa cemari laut, rusak terumbu karang, ganggu tangkapan ikan,” kata seorang warga lain yang enggan disebutkan namanya demi keamanan.

Ada ketakutan lain yang mereka tak berani ucapkan keras-keras: jika satu pantai bisa berubah jadi tambak, apa yang menghalangi pantai lain bernasib sama?

Tembok Diam di Pemerintahan

TIM investigasi kemudian menghubungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga. Pertanyaannya jelas: apakah tambak ini memiliki izin resmi?

Jawaban yang kami terima justru seperti pintu yang setengah dibuka lalu segera ditutup kembali. Tidak ada penjelasan rinci, hanya pernyataan singkat dari DLH bahwa “ada 68 pelaku usaha tambak udang yang belum melengkapi administrasi seperti NIB dan IPAL.” Tentang tambak di Sergang? Senyap.

Senja di Atas Genangan

SORE merayap turun. Cahaya oranye pucat memantul di permukaan kolam tambak yang baru terbentuk. Di kejauhan, ombak kecil terus memukul bibir pantai, seperti mempertahankan ruang hidupnya di tengah kepungan kepentingan manusia.

Di Pantai Sergang, jejak tambak telah meninggalkan tanda tanya besar—tentang siapa yang sebenarnya menguasai tanah wisata ini, dan untuk kepentingan siapa ia diubah. (Dok/Foto/Tim/HITV)

INVESTIGASI ini belum berakhir. Masih banyak pintu yang perlu diketuk, masih banyak data dokumen yang harus dibuka, dan masih banyak suara warga yang mesti direkam.

Tapi satu hal sudah pasti: di Sergang, jejak tambak telah meninggalkan tanda tanya besar—tentang siapa yang sebenarnya menguasai tanah wisata ini, dan untuk kepentingan siapa ia diubah. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anto Suroto: Sinergi APIKI–Disperindag Harus Konsisten, Ubah Peluang UMKM Jadi Uang dan Kekuatan Daerah

    Anto Suroto: Sinergi APIKI–Disperindag Harus Konsisten, Ubah Peluang UMKM Jadi Uang dan Kekuatan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Erwin Lubis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (DPP APIKI), Anto Suroto, SE, MSc, MM, menegaskan pentingnya konsistensi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sinergi nyata antara organisasi pelaku usaha dan pemerintah daerah. BANDA ACEH | HITV— Penegasan tersebut disampaikan Anto Suroto sebagai bentuk […]

  • PENGAJIAN RUTIN FORKABI DPD JAKARTA PUSAT

    PENGAJIAN RUTIN FORKABI DPD JAKARTA PUSAT

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    𝗛𝗜𝗧𝗩𝗕𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔.𝗖𝗢𝗠 || 𝗝𝗮𝗸𝗮𝗿𝘁𝗮 – Kegiatan rutin pengajian bulanan Keliling DPD Forkabi Jakarta Pusat kembali dilaksanaka. Dan kegiatan ini merupakan agenda tetap bagi Forkabi, yang motori DPD Forkabi Jakarta Pusat. Bang 𝙅𝙖𝙢𝙖𝙡, Ketua DPD Forkabi Jakarta pusat, mengatakan, demi ukuwah dan rasa kebersamaan, terutama para pengurus forkabi akan terus kita laksanakan, ini sangatlah penting untuk pembinaan […]

  • APIKI Dorong Sertifikasi Halal bagi UMKM di Tengah Tantangan Ekonomi

    APIKI Dorong Sertifikasi Halal bagi UMKM di Tengah Tantangan Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Anto Suroto dan Kepala LLP-KUKM/SMESCO, Astika Kasiro, saat keduanya menjadi narasumber. (Dok/Foto/Aden) Penulis: Kang Aden   Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi pelaku usaha kecil, Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) memprakarsai kegiatan sosialisasi sertifikasi halal bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan digelar pada hari Senin (8/7/2025), di Gedung SMESCO Indonesia, […]

  • Reses di Jakarta, Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Serap Aspirasi Warga RW 01

    Reses di Jakarta, Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Serap Aspirasi Warga RW 01

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Alam Massiri
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi DKI Jakarta, M. Fuadi Luthfi, menyerap sejumlah aspirasi warga saat menggelar reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di wilayah RW 01, Jakarta. JAKARTA | HITV— Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan pembangunan lingkungan serta layanan publik yang […]

  • Kades Mekarjaya dan Ketua GTI DPC Kabupaten Garut Hadiri Penanaman 1000 Pohon Di Kampung Jayasena Cikajang

    Kades Mekarjaya dan Ketua GTI DPC Kabupaten Garut Hadiri Penanaman 1000 Pohon Di Kampung Jayasena Cikajang

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati “Hari Pohon Sedunia” yang diaktualisasikan lewat gerakan nyata dalam upaya melestarikan kualitas lingkungan hidup agar tetap sehat, asri dan hijau, pada hari Kamis, tanggal 21 November 2024, Warga Kampung Jayasena bekerjasama dengan para stakeholder terkait, melakukan aksi “Penanaman 1000 Pohon” di wilayah Kampung Jayasena, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa […]

  • Perang Melawan Narkotika, Mandat Suci Bagi Rakyat Indonesia!

    Perang Melawan Narkotika, Mandat Suci Bagi Rakyat Indonesia!

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 42
    • 1Komentar

    Komjen Pol Wahyu Widada, Kabareskrim Polri, menegaskan menabuh genderang perang melawan narkotika adalah mandat suci bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Rabu (5/3/2025). HITVBERITA.COM | JAKARTA – Kabareskrim Polri menyampaikan dalam periode Januari hingga 27 Februari 2025, jajaran kewilayahan Polri telah berhasil mengungkap […]

expand_less