Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemendagri Sosialisasikan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Penyusunan KUA-PPAS 2025

Kemendagri Sosialisasikan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Penyusunan KUA-PPAS 2025

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

HITVBerita.Com | Jakarta – Batam  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) menyosialisasikan kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal pada penyusunan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Sosialisasi ini berlangsung di Nagoya Hill Hotel, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (7/8/2024).

Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan mengatakan, sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional perlu menyelaraskan kebijakan fiskal pusat dan daerah. Upaya ini untuk mencapai berbagai target pembangunan nasional maupun pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkualitas.

“Berkenaan dengan hal tersebut, dalam rangka penguatan sinergi kebijakan fiskal nasional, pemerintah pusat telah menyusun Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal pada Penyusunan KUA-PPAS 2025 sebagai acuan pemerintah daerah. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan tercapainya visi misi Indonesia Emas 2024,” jelas Maurits.

Sosialisasi Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Penyusunan KUA-PPAS 2025 Kemendagri di Batam(dok)

Oleh karena itu, Maurits menekankan agar pemerintah daerah (Pemda) menyinergikan visi, misi, strategi kebijakan fiskal daerah, program, kegiatan, subkegiatan, serta pendanaan dengan mengacu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), arahan presiden, maupun peraturan perundang-undangan.

baca Juga : Plt. Sekjen Kemendagri: Kenaikan Insidentil Komoditas Tertentu Perlu Dicek Untuk Cegah Inflasi

“RPJMN dan RKP mempertimbangkan berbagai usulan program strategis daerah sesuai mekanisme perencanaan pembangunan nasional, yang dilakukan melalui penyelarasan target kerangka ekonomi makro daerah dan target kinerja program daerah dengan prioritas nasional,” tutur Maurits.

Maurits menjelaskan, APBD perlu disusun secara realistis sehingga kemampuan keuangan daerah dapat terukur secara akurat. Hal ini diharapkan agar kebijakan, program, target, dan belanja sesuai dengan APBD yang sudah ditetapkan. Dirinya pun menyinggung soal penetapan batas maksimal defisit APBD yang diatur melalui ketentuan menteri. Ini paling lama terbit pada bulan Agustus tahun anggaran berjalan, dengan memperhatikan keadaan maupun perkembangan perekonomian nasional. Dia menegaskan, jumlah kumulatif defisit APBD dan defisit APBN tidak melebihi 3 persen dari perkiraan produk domestik bruto tahun anggaran berkenaan.

Baca Juga : Gladi Bersih Kirab Duplikat Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi, Dilaksanakan Hari ini

“Serta jumlah pinjaman pemerintah dan pembiayaan utang daerah tidak melebihi 60 persen dari perkiraan produk domestik bruto tahun anggaran berkenaan,” tegas Maurits.

Maurits berharap, penyelarasan terhadap KEM-PPKF dapat meningkatkan sinergisitas kebijakan fiskal nasional. “Sinergi kebijakan fiskal didukung dengan penyusunan konsolidasi informasi keuangan Pemda secara nasional sesuai dengan bagan akun standar untuk pemerintah daerah, penyajian informasi keuangan daerah secara nasional dan pemantauan evaluasi pendanaan desentralisasi,” tandas Maurits.

* Sumber : Puspen Kemendagri

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Kerawanan, Sat Samapta Polres Karimun Gelar Patroli KRYD

    Antisipasi Kerawanan, Sat Samapta Polres Karimun Gelar Patroli KRYD

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle M. Saipul
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satsamapta Polres Karimun Polda Kepri menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Back Bone pada Jumat malam, 24 Januari 2026, dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Karimun. KARIMUN | HITV – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Satsamapta Polres Karimun Polda […]

  • Peringati HUT ke-6, Pemuda Batak Bersatu Kukuhkan Pengurus Pusat Baru

    Peringati HUT ke-6, Pemuda Batak Bersatu Kukuhkan Pengurus Pusat Baru

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Organisasi masyarakat Pemuda Batak Bersatu (PBB) memperingati hari jadinya yang ke-6 sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2025–2030. Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Graha Girsang, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Minggu (19/10/2025), dalam suasana yang penuh semangat, kebersamaan, dan rasa syukur. HITVBERITA.COM | Kota Bekasi — Acara […]

  • Alokasi Dana BOS SMAN 11 Depok 2023 Disorot, Laporan 2024 Belum Disampaikan

    Alokasi Dana BOS SMAN 11 Depok 2023 Disorot, Laporan 2024 Belum Disampaikan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 11 Kota Depok, Jawa Barat, pada tahun anggaran 2023 menjadi sorotan. Sejumlah alokasi dana dinilai tidak proporsional dan kurang menyentuh kegiatan yang langsung berdampak pada siswa. Hingga akhir Juli 2025, laporan penggunaan dana BOS tahun 2024 pun belum tersedia untuk publik. HITVBERITA.COM | Depok […]

  • Alokasi Dana BOS di SMAN 3 Subang Disorot, Publik Pertanyakan Transparansi Penggunaan Anggaran

    Alokasi Dana BOS di SMAN 3 Subang Disorot, Publik Pertanyakan Transparansi Penggunaan Anggaran

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Penggunaan Dana BOS di SMAN 3 Subang menuai sorotan publik, sehingga sejumlah pihak pun jadi mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran yang dinilai janggal pada beberapa pos kegiatan, terutama untuk pembelajaran ekstrakurikuler, asesmen serta pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah. HITVBERITA.COM | Subang—Berdasarkan data yang dihimpun, sekolah tersebut menerima Dana BOS pada tahun 2023 […]

  • Kades Legoksari dan Anaknya Terancam Jadi Tersangka, Ambar Deni: Tidak Ada Mediasi, Aksi Mereka Mirip Premanisme!

    Kades Legoksari dan Anaknya Terancam Jadi Tersangka, Ambar Deni: Tidak Ada Mediasi, Aksi Mereka Mirip Premanisme!

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kepala Desa (Kades) Legoksari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Cecep Mulyana alias Hamim, bersama anaknya Agung, terancam menjadi tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap Ambar Deni. Insiden ini terjadi di salah satu kafe dan masjid di wilayah Darangdan pada 28 Oktober 2024 lalu. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Dan Informasi ini terungkap setelah Ambar Deni, didampingi keluarganya, […]

  • Sampah Menumpuk di Jalur Menuju Pasar Andir Garut, Warga Resah

    Sampah Menumpuk di Jalur Menuju Pasar Andir Garut, Warga Resah

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Abdul Hapid
    • visibility 78
    • 0Komentar

    GARUT | HITV – Tumpukan sampah terlihat di Jalan Raya Andir, Bayongbong, Garut, tepatnya di jalur menuju Pasar Andir. Sampah yang dibuang sembarangan itu meresahkan warga dan pengguna jalan karena mengganggu kebersihan serta kenyamanan lingkungan. Ketua RW 005 Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, mengatakan pihaknya tidak mengetahui pelaku pembuangan sampah tersebut. “Kami tidak tahu siapa yang […]

expand_less