Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Kementerian ATR/BPN dan Polda Jabar Ungkap 2 Kasus Mafia Tanah di Bandung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • print Cetak

HITVBerita.Com|Bandung – Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang kerap disapa AHY hadir di Mapolda Jawa Barat dalam rangka kegiatan pengungkapan kasus tindak pidana pertanahan diwilayah Jawa Barat. Dalam konferensi pers tersebut, nampak dihadiri Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Tanah, Brigjen Pol Arif Rachman, Wakajati Jawa Barat, Riono, dan semua jajaran yang tergabung dalam satgas anti mafia tanah.

Dalam kesempatan itu, AHY menyampaikan bahwa tindak pidana kejahatan yang dilakukan oleh mafia-mafia tanah di Jawa Barat, dua diantaranya ada di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung dengan modus penipuan yang mengakibatkan dunia usaha merugi.

“Masalah tanah ini terus menjadi perhatian luas kami atas apa yang di perjuangkan masyarakat kawasan Dago Elos, Kota Bandung. Bahkan, kasus ini sejak 2016, tadi dihadirkan sejumlah warga yang menjadi korban. Lokasi Dago Elos ada sekelompok yang tentunya bagian dari organisasi mafia tanah yang kemudian memalsukan berbagai dokumen, bahkan mereka mampu memalsukan dokumen-dokumen lama sebelum Indonesia merdeka, yang dokumennya mirip sekali seolah itu asli padahal palsu,” kata AHY, saat konferensi pers di Mapolda Jawa Barat, pada Jumat 18 Oktober 2024.

Menteri ATR/BPN AHY bersama Satgas Anti Mafia Tanah saat konferensi pers di Mapolda Jawa Barat. (*dok*Raffa)

Ia menyebut, satu persatu bisa dicarikan solusi untuk menyelamatkan masyarakat dari ketidakadilan. Selain itu, mereka mencoba mencegah semakin berkembangnya situasi yang tidak menentu, dampaknya bukan hanya ekonomi, tapi sosial. Potensi kerugian negara termasuk masyarakat yang jumlahnya sangat signifikan besar. Bahkan, setelah dihitung jumlah nilainya lebih dari Rp 3,6 triliun, karena lokasinya sangat strategis yang jika dikembangkan secara ekonomi memiliki nilai tinggi.

“Jadi, siapapun yang mencoba melawan hukum untuk menindas masyarakat, maka kami (negara) hadir, satgas anti mafia hadir untuk hadapi mereka secara tegas. Kami berharap, ini terus dikembangkan dan tidak henti sampai disini, karena akan terus kami ungkap, dan saya berharap masyarakat memberikan dukungan, bersabar, dalam arti ada proses yang harus dijalankan, tidak bisa sehari selesai. Maka, mesti benar-benar pada saatnya tuntas. Kami kawal terus supaya benar-benar sampai ke akar-akarnya,” ujarnya.

AHY menegaskan, kasus mafia tanah Dago Elos sudah sampai pada putusan PN Bandung terhadap duo Muller, dan akan terus dikembangkan. Sehingga tidak akan berhenti, artinya setiap saat ini terus dipelajari, jika masih ada hal-hal yang perlu dikembangkan dan sudah menjadi komitmen semua pihak.

“Kami tidak akan kemana-mana. Ini negara kita tidak boleh ada orang yang kebal hukum. Negara hukum itu harus dipatuhi oleh semua, dan menjadi tantangan sekaligus komitmen kami. Seberapa sulit dan kompleksnya masalah pertanahan, jika satu sama lain saling terkait, dan jika ada niat baik untuk terus menjalankan kerjasama, maka solusinya bisa dihadirkan demi kebaikan dan keberkahan,” tegasnya.

Sepanjang 2024, AHY mengatakan, ada total 98 target operasi (TO) dengan tambahan 11 TO didalamnya dari sebelumnya ada 87 TO. Jumlah 98 TO ini, sudah masuk dalam tahapan penetapan tersangka dan 25 TO. Adapun yang sudah masuk kategori P21, ada 55 TO dengan 155 orang tersangka dengan 488 hektare dengan nilai kerugian Rp 41,6 triliun.

“Total kerugian meningkat setelah tiga hari lalu dilakukan pengungkapan pertanahan di Kabupaten Bekasi. Ini sesuatu yang tidak diketahui sebelumnya, tapi langsung ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengapresiasi kehadiran Menteri ATR/BPN, AHY yang disebut sebagai moment penting dalam upaya bersama dan bersinergi antara pemerintah pusat dengan kepolisian Jawa Barat dalam menangani masalah pertanahan. Menurutnya, masalah tanah di Jawa Barat menjadi salah satu isu penting yang perlu perhatian khusus, apalagi kepolisian sering dihadapkan pada sengketa dan konflik yang tak hanya merugikan masyarakat, tetapi menghambat kinerja pemerintah.

“Kami satgas anti mafia tanah hadir untuk menangani masalah tanah. Lalu, mengidentifikasi di bidang pertanahan mulai pemalsuan sertifikat tanah hingga lainnya yang melibatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami harap penanganan kasus-kasus pertanahan bisa dilakukan dengan tepat dan transparan,” ucap Kapolda.

Ia pun menegaskan, sosialisasi terkait pentingnya memiliki sertifikat tanah yang sah, dan informasi mengenai hak-hak kepemilikan tanah terus dilakukan di berbagai wilayah di Jawa Barat. Polda Jabar saat ini tengah menangani beberapa kasus pertanahan yang melibatkan mafia tanah dan telah menjadi perhatian publik.

“Sepanjang tahun ini, 6 TO diwilayah hukum Polda Jabar, lima TO diantaranya sudah tahap P21,” tegasnya.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Karimun Dukung PERPADI Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

    Bupati Karimun Dukung PERPADI Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

    • 0Komentar

    Upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah terus didorong Pemerintah Kabupaten Karimun melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. KARIMUN, HITV — Salah satunya dalam rangka penguatan ketahanan pangan daerah itu, ditunjukkan dalam audiensi antara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Karimun dengan Bupati Karimun di kediaman dinas bupati, Jumat […]

  • AKBP Lilik Ardhiansya Pastikan, Polres Purwakarta Siap Amankan Pilkada 2024

    AKBP Lilik Ardhiansya Pastikan, Polres Purwakarta Siap Amankan Pilkada 2024

    • 0Komentar

    HiTvBerita.Com – Purwakarta | Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansya memastikan pihak kepolisian siap mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, pada 27 November 2024 mendatang. Hal tersebut ditegaskan oleh AKBP Lilik Ardhiansya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Tiga Pilar Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta […]

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Kobar Luncurkan Program Bhayangkara Teman Petani

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Kobar Luncurkan Program Bhayangkara Teman Petani

    • 0Komentar

    Pewarta: Kistolani Mangun Jaya HITVberita.COM | PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat meluncurkan program “Bhayangkara Teman Petani” sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Yusfandi Usman Taanggal tersebut, dihadiri oleh jajaran DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, para pimpinan instansi terkait, kalangan perbankan, TNI, […]

  • KPP Bogor Raya Pertanyakan Alokasi Hibah untuk Lembaga yang Sudah Dibiayai APBN 

    KPP Bogor Raya Pertanyakan Alokasi Hibah untuk Lembaga yang Sudah Dibiayai APBN 

    • 0Komentar

    Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya menyoroti rencana dan praktik pemberian dana hibah Pemerintah Kota Bogor kepada sejumlah instansi vertikal di daerah, seperti kepolisian dan kejaksaan. BOGOR, HITV — Kebijakan tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat pencegahan korupsi yang belakangan kembali diingatkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sorotan itu muncul setelah Ketua KPK Setyo Budiyanto […]

  • Jaga Ginjal Indonesia Edukasi Siswa SDN 03 Cikoko tentang Kesehatan Ginjal Sejak Dini

    Jaga Ginjal Indonesia Edukasi Siswa SDN 03 Cikoko tentang Kesehatan Ginjal Sejak Dini

    • 0Komentar

      Penulis: S Erfan Nurali Komunitas Jaga Ginjal Indonesia menggencarkan edukasi kesehatan ginjal bagi anak sejak usia sekolah dasar. Kegiatan yang dikemas interaktif ini berlangsung di SDN 03 Cikoko, Pancoran, pada Jumat, 28 November 2025, hasil kolaborasi dengan RS Siloam Asri dan Fresenius Medical Care. HITVBERITA.COM | Jakarta –Puluhan siswa tampak antusias menyimak pemaparan dr. […]

  • Semarak Hari Konservasi Alam Nasional di Pangkalan Bun

    Semarak Hari Konservasi Alam Nasional di Pangkalan Bun

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Ratusan warga memadati kawasan Pangkalan Bun Park, Kalimantan Tengah, Minggu (10/8/2025), untuk mengikuti puncak peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). Mengusung tema “Youth for Conservation Beyond Expectation”, kegiatan ini menjadi ajang mengajak generasi muda lebih peduli pada kelestarian alam. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun —Acara yang digelar berkolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup […]

expand_less