Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Korban Pencurian Motor Keluhkan Lambatnya Proses Penanganan Oleh Aparat Penyidik Polsek Tanjung Priok?

Korban Pencurian Motor Keluhkan Lambatnya Proses Penanganan Oleh Aparat Penyidik Polsek Tanjung Priok?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
  • visibility 42
  • print Cetak

Kolase Foto: Bikriyatus Darus Soleha Towlos Samani (Saksi Pelapor), meminta keseriusan aparat penyidik di Polsek Tanjung Priok yang tangani laporannya. (dok/foto/Sng)

 

HiTvBerita.Com | Jakarta Utara – Bikriyatus Darus Soleha Towlos Samani yang merupakan korban pencurian motor, mengeluhkan lambatnya proses penanganan yang dilakukan aparat penyidik Polsek Tanjung Priok yang menangani laporannya.

Bikriyatus menjelaskan bahwa kasus kehilangan motor miliknya tersebut telah dilaporkannya ke pihak aparat kepolisian di Polsek Tanjung Priok. Yakni sesuai LP Nomor RP/B 637/V1/2024/SPKT/STPK/Polres Metro Jakarta Utara, tertanggal 24 Juni 2024.

Namun dia mengeluhkan lambannya proses penanganan yang dilakukan oleh aparat penyidik yang menangani kasus pelaporan kehilangan motor miliknya tersebut, kendatipun surat LP itu sudah berjalan kurang lebih tiga bulan.

Dan, yang menjadi tanda-tanya besar bagi Bikriyatus adalah, kenapa hingga saat ini belum juga ada progres signifikan terkait tindak lanjut dari Laporan Polisi yang telah dilakukan pihaknya di Polsek Tanjung Priok itu?

Menurut Bikriyatus, padahal hingga saat ini telah ada 3 orang Saksi yang telah dipanggil untuk dimintai keterangan oleh petugas penyidik Polsek Tanjung Priok. Yakni, masing-masing bernama Yudi, Subhan dan Surya.

Baca juga : Ratusan Mahasiswa di Purwakarta Gelar Aksi Demonstrasi Kawal Putusan MK

“Dan, juga termasuk saya selaku Saksi sekaligus sebagai Korban Pelapor telah dimintai keterangan,” beber pemilik nama yang lumayan panjang ini, saat ditemui awak media HiTvBerita.COM, (21/8), di Jakarta Utara.

Bikriyatus Darus Soleha Towlos Samani. (dok/fsng)

Bikriyatus juga menegaskan terkait alasan Penyidik yang menyatakan bahwa dalam kasus perkara yang dilaporkannya itu, masih ada satu saksi lagi yang kurang. Yakni, saksi bernama Imam.

Sementara itu Rois selaku paman korban, meminta kepastian hukum yang ditujukan kepada aparat penyidik di Polsek Tanjung Priok terkait progres Laporan Polisi yang telah dibuat oleh Bikriyatus Darus Soleha Towlos Saman.

“Kami sebagai pihak keluarga korban tentunya butuh kepastian hukum. Apa lagi dalam hal ini sudah ada pengakuan dari saudara Yudi telah akui kesalahannya dan bahkan dia pun meminta diselesaikan secara kekeluargaan, serta meminta Bikriyatus untuk mencabut laporan,” ujar Rois menjelaskan.

Baca juga : Kepala BSKDN Kemendagri Soroti Peran Strategis Analis Kebijakan Wujudkan Layanan Publik yang Inovatif dan Responsif

“Menyikapi apa yang disampaikan oleh saudara Yudi, Ini artinya patut diduga bahwa yang bersangkutan adalah sebagai pelakunya,” ujar Rois lagi dengan tegas.

Keterangan dari penyidik yang menyebut masih adanya satu orang saksi lagi bernama Imam yang akan dimintakan keterangan, terungkap ketika korban yang saat itu di dampingi pamannya beberapa waktu lalu, hendak meminta konfirmasi ke pihak penyidik di Polsek Tanjung Priok.

“Akan tetapi sampai dengan saat ini ternyata belum ada surat pemanggilan untuk Imam, sehingga hal ini menjadi tanda tanya besar bagi kami. Ada apa ini sebenarnya dengan penyidik di Polsek Tanjung Priok?,” tandas Rois

Diterangkan oleh Rois bahwa keterkaitan Imam dalam kasus hilangnya Motor Scoopy B 3280 UWE milik Bikriyatus tersebut, adalah karena pada saat itu imam tengah tidur di dalam warung tempat dimana motor tersebut hilang.

Dari keterangan yang disampaikan oleh Imam bahwa dirinya tidak tahu menahu soal kunci motor yang disebutkan oleh Yudi telah diserahkan kepadanya diatas etalase yang ada di warung..

“Saat kejadian posisi saya tengah tidur semalaman, jadi apa yang di ucapkan oleh Yudi bahwa, saya melihat penyerahan kunci motor di atas etalase itu adalah bohong dan memutar balikkan fakta,” tegas Imam.

Terkait proses penanganan oleh aparat penyidik di Polsek Tanjung Priok yang dinilai lambat itu, Bikriyatus Darus Soleha Towlos Samani selaku korban, berharap agar secepatnya pelaku di proses secara hukum.

“Apa lagi motor tersebut adalah alat transportasi saya untuk kegiatan kuliah, semoga keadilan dapat di tegakkan dengan seadil-adil nya,” harap Bikriyatus Darus Soleha Towlos Samani, selaku korban kehilangan motor yang mengaku akan melaporkan kasus ini ke pihak Polres Metro Jakarta Utara, jika dirasa masih jalan ditempat.

(HI/Network)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Rumah Hancur Akibat Pergeseran Tanah di Perumahan Dian Anyer, Purwakarta

    Dua Rumah Hancur Akibat Pergeseran Tanah di Perumahan Dian Anyer, Purwakarta

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Pihak pemerintah daerah kini sedang memantau situasi paska pergeseran tanah yang terjadi di Perumahan Dian Anyer tersebut dengan intensif. (Dok/Foto/Raffa) Bencana pergeseran tanah yang terjadi di Perumahan Dian Anyer, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, telah menyebabkan kerusakan parah pada dua unit rumah warga. Salah satu rumah yang rusak parah adalah milik keluarga Radian, sementara rumah Fauzan […]

  • KIPP Jakarta Laporkan Hasil Temuan Ke Bawaslu DKI, Soal Stiker Coklit Tidak Ada Tanggal Pelaksanaan Pada Pilkada Jakarta!

    KIPP Jakarta Laporkan Hasil Temuan Ke Bawaslu DKI, Soal Stiker Coklit Tidak Ada Tanggal Pelaksanaan Pada Pilkada Jakarta!

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM | Jakarta – Ketua KIPP DKI Jakarta Faiz Yazid mendatangi Kantor Bawaslu DKI, guna melaporkan hasil temuan pihaknya pada Stiker Coklit yang ditempelkan Pantarlih, yang tidak mencantumkan tanggal 27 November 2024, sebagai tanggal pelaksanaan Pilkada Jakarta. Laporan KIPP tersebut diterima langsung oleh empat Anggota Bawaslu DKI Jakarta yakni, Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Burhanuddin, […]

  • PARFI Gelar “Bersih-Bersih” Kantor dengan Anjing Pelacak!

    PARFI Gelar “Bersih-Bersih” Kantor dengan Anjing Pelacak!

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) ke-69, Pengurus PB PARFI Periode 2025-2030 melakukan “bersih-bersih” kantor dengan melibatkan Polisi Satwa dan dua ekor Anjing Pelacak. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kantor PB PARFI bebas dari narkoba dan zat-zat berbahaya lainnya. Ketum PB PARFI, Ki Kusumo, mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Fauzi Mubarok Engkaulah Cintaku, Engkaulah Bidadariku

    Fauzi Mubarok Engkaulah Cintaku, Engkaulah Bidadariku

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM-Cianjur Didalam Islam, Pernikahan dapat diartikan sebagai suatu perjanjian suci yang dilakukan oleh seorang laki laki dan seorang Perempuan, yang ingin melanjutkan hubungan menjadi hubungan yang halal. Mereka akan mengikat janji suci didepan penghulu dan dihadapan saksi Nikah, untuk menyatakan bahwa mereka sudah siap untuk membangun rumah tangga. Didalam Islam, pernikahan itu bukan hanya berbicara […]

  • Video | Polres Karimun Ungkap Kasus Pencurian Motor

    Video | Polres Karimun Ungkap Kasus Pencurian Motor

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Satuan Reskrim Polres Karimun berhasil mengungkap serangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang terjadi di tujuh lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Karimun. Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sepeda motor. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polres Karimun yang dipimpin IPDA Kevin William Christoper melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku utama. Pada 28 November […]

expand_less