Lapas Batang Prioritaskan Kesehatan Mental Warga Binaan lewat Layanan Psikologi Klinis
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
- visibility 67
- print Cetak

Kepala Lapas Batang melalui Kepala Seksi Humas menyampaikan bahwa layanan psikologi klinis ini bertujuan menjaga stabilitas kondisi kejiwaan warga binaan agar mereka lebih siap dan terbuka dalam mengikuti program pembinaan lanjutan. (Dok/Foto/HL)
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang menyeluruh dengan memberikan perhatian serius pada kesehatan mental warga binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui layanan Psikologi Klinis yang digelar di Klinik Lapas Batang, Senin (26/1/2026).
BATANG | HITV— Program ini menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menegaskan bahwa perawatan terhadap narapidana tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik, tetapi juga mencakup dukungan psikologis guna menunjang keberhasilan proses pembinaan.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Batang menggandeng tenaga profesional dari Puskesmas Warungasem, Kabupaten Batang. Sebanyak delapan warga binaan mengikuti sesi konseling secara individual dengan pendampingan petugas perawatan Lapas serta dukungan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2.
Pendekatan yang digunakan bersifat personal dan berfokus pada persoalan psikologis yang kerap dihadapi warga binaan selama menjalani masa pidana. Beberapa isu utama yang menjadi perhatian dalam sesi konseling tersebut antara lain penanganan kecemasan (anxiety), pengelolaan kecenderungan berpikir berlebihan (overthinking), serta pendampingan mental bagi warga binaan yang baru menerima putusan sidang.
Kepala Lapas Batang melalui Kepala Seksi Humas menyampaikan bahwa layanan psikologi klinis ini bertujuan menjaga stabilitas kondisi kejiwaan warga binaan agar mereka lebih siap dan terbuka dalam mengikuti program pembinaan lanjutan.
“Stabilitas mental menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan. Dengan kondisi psikologis yang lebih baik, warga binaan diharapkan mampu mengikuti seluruh program pembinaan secara optimal,” ujarnya.

Sebanyak delapan warga binaan mengikuti sesi konseling secara individual dengan pendampingan petugas perawatan Lapas serta dukungan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2. (Dok/Foto/HL)
SELURUH rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui pendampingan psikologis yang dilakukan secara berkala, Lapas Batang berupaya menegaskan perannya sebagai institusi pemasyarakatan yang humanis, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan dasar warga binaan, sejalan dengan semangat reformasi pemasyarakatan yang berorientasi pada pemulihan dan pembinaan. (\•/)
Editor: AYS
Sumber HITV Jateng
- Penulis: Hadi Lempe
