Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sorot » Laporan Buat Pak Kapolres Jakarta Timur, Toko Obat Ilegal Samping GOR Bebas Berjualan, Polsek Ciracas Tutup Mata!

Laporan Buat Pak Kapolres Jakarta Timur, Toko Obat Ilegal Samping GOR Bebas Berjualan, Polsek Ciracas Tutup Mata!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 49
  • print Cetak

Tramadol dan Hexymer jenis obat daftar G yang laris manis diburu pembeli dari kios obat yang berada di Jalan Raya Bogor KM 28. (Dok/Foto/Bai)

 

Di balik deru bising knalpot kendaraan dan debu jalan dari kesibukan aktivitas harian di sepanjang Jalan Raya Bogor, terselip ancaman yang mengintai generasi muda. Disebuah kios kecil yang terletak di deretan kios lainnya, tidak jauh dari lokasi Gelanggang Olah Raga dan Rekreasi Ciracas, ada kios penjual obat Ilegal yang begitu leluasa menjalankan bisnisnya tanpa takut dijerat hukum.

 

HITVBERITA.COM | Jakarta— Keberadaan toko obat itu tak tampak mencolok. Hanya kios kecil dengan etalase seadanya. Namun, di baliknya, tersimpan ancaman besar: obat-obatan daftar G, seperti Tramadol dan Hexymer, dijual bebas tanpa resep dokter.

“Kami tahu resikonya, tapi susah menghentikan anak-anak kalau sudah kecanduan,” ujar Siti (bukan nama sebenarnya), seorang ibu rumah tangga, yang tinggal di lingkungan RT 05 RW 01 Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur.

Lebih jauh Siti mengungkapkan bahwa anak remajanya beberapa waktu lalu pernah terjerat penggunaan Hexymer.

“Alhamdulilah sekarang anak saya sudah tidak konsumsi obat itu lagi. Sekarang dia ikut dengan Kakeknya di Purwakarta lanjutin sekolahnya disana,” beber Siti, sangat bersyukur karena kebijakan di Pemkab Purwakarta menurutnya sangat ketat, sehingga anak anak sekolah menjadi patuh dan disiplin.

Dari hasil pantauan Tim Investigasi media ini saat lakukan pemantauan pada salah satu toko obat yang berada di Jl Raya Bogor KM 28 yang letaknya tak seberapa jauh dari lokasi Gelanggang Olah Raga (GOR) dan Rekreasi Ciracas, Rabu, 11 Juni 2025.

Dan, betul saja sekira pukul 13.00 WIB dua orang remaja sepertinya pengamen jalanan, salah satu dari pengamen itu menuju toko obat itu dan menyodorkan uang dan selanjutnya menerima obat dari sang penjaga toko obat.

Tidak berselang lama sebuah mobil angkutan umum warna biru trayek Kampung Rambutan berhenti di depan Kios obat itu, dan sang sopir mendatangi kios menyodorkan uang dan segera berlalu setelah mendapat sesuatu yang diberikan oleh si penjaga kios obat.

Lalu berikutnya dua orang pesepeda berhenti di depan Kios obat itu, juga prosesnya sama tidak berlama-lama, serahkan uang lalu pergi setelah mendapat barang dari si penjaga kios.

Luar biasa, hanya dengan menyebut nama obat dan menyodorkan sejumlah uang, pembeli pun bisa dengan mudah mendapatkan obat jenis daftar G yang di inginkan nya. Tak ada pemeriksaan identitas, apalagi resep. Dan, celakanya, justru banyak pembeli yang terpantau hari ini, Rabu 11 Juni 2025, ternyata masih usia remaja dan bahkan ada yang masih mengenakan seragam sekolah.

Perlu diketahui bahwa Hexymer dan Tramadol termasuk obat keras yang penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

Tramadol, misalnya, adalah analgesik opioid yang biasa digunakan untuk mengatasi nyeri hebat. Sementara Hexymer umumnya digunakan untuk mengobati gangguan neurologis tertentu.

Keduanya dapat menimbulkan efek psikoaktif bila disalahgunakan — mulai dari euforia semu hingga halusinasi. Dan dalam jangka panjang, penggunaan tanpa pengawasan dapat memicu kecanduan, gangguan mental, bahkan kematian.

Kehadiran Kios kecil yang diduga menjual obat-obat daftar G yang terletak di Jl. Raya Bogor KM 28 (Samping Kiri RM Padang atau samping Kanan Tukang Stempel) itu, telah menimbulkan tanda tanya besar:

Pasalnya, bagaimana toko ilegal itu bisa demikian leluasa beroperasi terbuka di ruang publik?

“Enggak usah heran klo ada tercipta kondisi seperti itu, sudah bisa dipastikan pengelola toko obat itu sudah lakukan kordinasi dengan aparat setempat,” ungkap Barjo, sopir angkot Route Gandaria – Kampung Melayu yang mengaku suka beli obat jenis “TM” di Kios Obat dekat GOR Ciracas.

Berdasarkan telusuran dilapangan tim investigasi yang terdiri dari beberapa media inipun selanjutnya mencoba menghubungi nomor WhatsApp +62 821-6581-XXXX milik Kanit Reskrim Polsek Ciracas AKP Maryono, SH guna meminta klarifikasi terkait keberadaan kios obat ilegal yang berada di wilayah hukum Polsek Ciracas

Kendatipun pesan WhatsApp yang dikirimkan, telah tertanda ceklis dua dengan warna biru, namun, tidak sepenggal katapun dari Kanit Reskrim AKP Maryono memberikan jawaban.

hingga berita ini dipublish belum ada konfirmasi yang disampaikan oleh pihak petugas Polsek Ciracas. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala Bergilir Fahira Idris Diperebutkan dalam Lomba Mancing Bang Japar pada Hari Pahlawan

    Piala Bergilir Fahira Idris Diperebutkan dalam Lomba Mancing Bang Japar pada Hari Pahlawan

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2025, Organisasi Kemasyarakatan Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) menggelar lomba mancing yang diikuti puluhan peserta dari Jakarta Timur dan sekitarnya. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (22/11/2025) di Pemancingan Lembah Asem, Cipayung, Jakarta Timur. HITVBERITA.COM | Jakarta — Sebanyak 32 pemancing memadati area pemancingan sejak pagi. Mereka bukan hanya memperebutkan hadiah […]

  • Bagian 4 — Ketika Hukum Mati di Laut Sendiri

    Bagian 4 — Ketika Hukum Mati di Laut Sendiri

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Negara yang kehilangan kendali di wilayahnya sendiri. Dan hukum yang dibiarkan mati di laut sendiri akan tenggelam bersama kepercayaan rakyat! HITVBERITA.COM | Karimun –  Perairan di barat Indonesia tampak damai, namun di bawah permukaannya, hukum tenggelam. Tanjung Balai Karimun kini menjadi kawasan abu-abu karena perdagangan ilegal migas berlangsung terbuka, tapi faktanya aparat menutup mata. Upaya […]

  • Pengalaman dan Perspektif DR. Anto Suroto, Optimis UMKM Indonesia Naik ke Kelas Internasional!

    Pengalaman dan Perspektif DR. Anto Suroto, Optimis UMKM Indonesia Naik ke Kelas Internasional!

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DR. Anto Suroto, SE, MSc dikenal oleh publik luas, adalah sebagai seorang pelaku usaha eksportir dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang produk eksotis. Kali ini dia ingin berbagi pengalaman berharga setelah kunjungannya ke Korea dan Jepang selama 10 hari. Dari hasil amatannya selama berada di negeri Ginseng dan Sakura itu, diapun meyakini lewat […]

  • Calon Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi Mencoblos di TPS 003 Sawah Kulon Purwakarta

    Calon Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi Mencoblos di TPS 003 Sawah Kulon Purwakarta

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Dedi Mulyadi bersama putra sulungnya Maula Akbar memberikan hak suaranya pada Pilkada Serentak 2024, dengan mencoblos surat suara di tempat pemungutan suara (TPS) 003, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Purwakarta, Rabu 27 November 2024. Terpantau awak media, Kang Dedi Mulyadi (KDM) nampak antri […]

  • Warga Desa Sebong Lingga Mengecam Pemerintah Desa

    Warga Desa Sebong Lingga Mengecam Pemerintah Desa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Ruslan
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Pak Sukar: “Saya Sudah Berumur, Tapi Kepedulian Tak Pernah Kami Rasakan” LINGGA | HITV – Seorang warga Desa Sebong, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Sukar (65) mengaku tak pernah merasakan bantuan sosial dari pemerintah desa. Padahal, namanya disebut telah terdaftar sebagai penerima berbagai program bantuan. Kepada HITV, Sukar mengatakan bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program […]

  • Dugaan Korupsi Kompleks Olahraga Patianom, Aparat Didesak Bertindak!

    Dugaan Korupsi Kompleks Olahraga Patianom, Aparat Didesak Bertindak!

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Penulis: Handry Tuuk Proyek pembangunan Kompleks Olahraga Patianom di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah kalangan mendesak aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mengusut dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut. HITVBERITA.COM | Tamiang Layang— Proyek […]

expand_less