Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Menlu Sebut Indonesia dan Australia akan Bentuk Forum Rutin Bahas Pertahanan

Menlu Sebut Indonesia dan Australia akan Bentuk Forum Rutin Bahas Pertahanan

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 73
  • print Cetak

Indonesia dan Australia menandatangani Treaty on Common Security, membuka jalan bagi forum konsultasi rutin di bidang keamanan antara pimpinan negara hingga tingkat menteri.

JAKARTA | HITV – Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa Treaty on Common Security antara Indonesia dan Australia akan menjadi dasar pembentukan forum konsultasi rutin di bidang keamanan yang melibatkan pimpinan negara hingga tingkat menteri.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono usai penandatanganan Treaty on Common Security di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026), yang dihadiri Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Saya kira itu merupakan konsekuensi logis berikutnya bahwa ini adalah media konsultasi antara pimpinan dan juga level menteri. Itu yang akan terjadi, ada forum-forum diskusi, forum-forum konsultasi yang sifatnya rutin,” ujar Sugiono.

Ia menambahkan, mekanisme konsultasi semacam ini sejatinya bukan hal baru bagi Indonesia. Sebagai contoh, Indonesia telah aktif dalam berbagai forum konsultasi regional maupun bilateral, termasuk pertemuan antar menteri luar negeri negara-negara ASEAN serta dialog luar negeri dan pertahanan (2+2 dialogue) dengan sejumlah negara seperti Jepang dan Tiongkok.

“Di tengah situasi seperti ini, yang namanya komunikasi, kemudian kerja sama, kolaborasi itu sangat diperlukan. Oleh karena itu, diperlukan satu pemahaman yang sama terhadap situasi global,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa traktat ini melanjutkan tradisi konsultasi bilateral yang telah berlangsung sejak 1995, namun dengan pendekatan yang lebih komprehensif serta melibatkan level kepemimpinan tertinggi kedua negara.

“Belum kita bahas pasti tapi sesuai yang disampaikan bahwa ada forum rutin untuk membahas dan berkonsultasi,” tambahnya.

Oleh karenanya, Sugiono menegaskan bahwa traktat ini bukan merupakan pakta pertahanan, pakta militer, atau aliansi yang mengikat satu negara untuk mempersepsikan ancaman terhadap negara lain sebagai ancaman bersama.

“Treaty ini adalah traktat untuk membuat satu forum konsultasi bilateral di bidang keamanan antara yang dilakukan oleh pimpinan kedua negara. Ini bukan merupakan pakta, bukan pakta pertahanan, bukan pakta militer. Tidak ada yang kemudian seperti ancaman terhadap satu negara dipersepsikan sebagai bahaya juga bagi negara yang lain. Tidak seperti itu,” tegas Sugiono. (tr)

  • Penulis: Tata Rusmanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Wartawan di Semarang Naik ke Tahap Penyidikan

    Kasus Dugaan Penganiayaan Wartawan di Semarang Naik ke Tahap Penyidikan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan media daring Jejakkasusindonesianews.com resmi memasuki tahap penyidikan. SEMARANG | HITV — Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang, terhitung hari Jum’at, 19 Desember 2025, mulai memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang sempat menjadi perhatian publik tersebut. Pemeriksaan saksi dilakukan di Ruang Pitdum Unit 2 Polrestabes Semarang. Langkah […]

  • Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan dan Capai Swasembada Pangan

    Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan dan Capai Swasembada Pangan

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Tata Rusmanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih akan menjadi kunci percepatan pengentasan kemiskinan serta penguatan ketahanan pangan nasional. (foto: Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/ Muchlis Jr.) HITVBERITA.COM | Gyeongju – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih akan menjadi kunci bagi Indonesia […]

  • 45 Orang Siswa SMA PGRI 4 Jakarta Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

    45 Orang Siswa SMA PGRI 4 Jakarta Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Sebanyak 45 orang siswa Lulusan dari SMA PGRI 4 Jakarta Timur, berhasil diterima sebagai Mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Demikian dikatakan oleh Kepala SMA PGRI 4 Jakarta Ade Syamsudin M.Pd pada hari Rabu 17 Juli 2024 kepada HITVBERITA.COM. “Alhamdulillah, anak-anak kami berhasil diterima di Berbagai Perguruan Tinggi Negeri, semoga […]

  • Petani Purwakarta Naik Kelas: Teknologi Modern Bawa Pertanian ke Era Baru, Hasil Panen Berlimpah

    Petani Purwakarta Naik Kelas: Teknologi Modern Bawa Pertanian ke Era Baru, Hasil Panen Berlimpah

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Penulis; Yosefa Putri A. Manalu Mimpi swasembada pangan di Purwakarta semakin nyata. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta terus berinovasi untuk meningkatkan hasil produksi padi dengan memanfaatkan teknologi pertanian terkini. Salah satu langkah terobosan adalah penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari hulu hingga hilir kepada para petani, membuka lembaran baru bagi sektor agraris. HITVBERITA.COM | […]

  • GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Ketua Umum Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia, Ahmad Yusup. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menetapkan jumlah siswa hingga 50 orang dalam satu rombongan belajar menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu suara penolakan datang dari Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia (GPPI), yang menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kualitas pendidikan. HITVBERITA.COM […]

  • Diduga Langgar Tata Ruang, Kades Tanjung Harapan Terbitkan Surat Sporadik untuk Tambak Udang di Kawasan Wisata!

    Diduga Langgar Tata Ruang, Kades Tanjung Harapan Terbitkan Surat Sporadik untuk Tambak Udang di Kawasan Wisata!

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jika terbukti menyalahgunakan wewenang dalam penerbitan dokumen sporadik, Kepala Desa Tanjung Harapan dapat dijerat dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Dok/Foto)HITV) Penulis: Ruslan LGA Dugaan pelanggaran tata ruang kembali mencuat di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kepala Desa Tanjung Harapan diduga menerbitkan surat […]

expand_less