MIO Indonesia Sambut Positif Komitmen Pemerintah Bangun 5.000 Rumah Subsidi bagi Wartawan
- account_circle ALam Alam
- calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
- visibility 103
- print Cetak

Prayogie berharap program rumah subsidi bagi wartawan yang digagas oleh Kementerian PKP agar terus digulirkan secara berkelanjutan, agar pemenuhan kebutuhan sarana papan bagi para jurnalis dapat terpenuhi. (Dok/Foto/Humas/Mio)
Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atas inisiatif penyediaan 5.000 unit rumah subsidi yang diperuntukkan bagi wartawan di seluruh Indonesia.
JAKARTA | HITV– Program ini dinilai Prayogie sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap insan pers yang selama ini berada di garis depan penyampai informasi kepada publik.
Langkah strategis tersebut sejalan dengan kesepakatan antara Kementerian PKP dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang sebelumnya menggelar audiensi di Kantor PKP, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait—akrab disapa Ara—menegaskan bahwa penyediaan hunian layak bagi wartawan merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses rumah yang terjangkau bagi semua kelompok masyarakat.
“Saya sangat menghormati profesi wartawan. Karena itu kami ingin wartawan memperoleh hak dan informasi yang jelas. Program rumah subsidi ini merupakan wujud kehadiran negara, sejalan dengan program Presiden Prabowo,” tegas Menteri Ara dalam pertemuan tersebut.
Ara juga menantang PWI untuk segera menyiapkan data dan melakukan sosialisasi masif kepada wartawan agar program ini tepat sasaran. Ia berharap seluruh kuota 5.000 unit dapat terserap penuh pada tahun 2026.
AYS Prayogie: Program yang Relevan dan Dibutuhkan Wartawan Era Digital
Menanggapi langkah tersebut, Ketum MIO Indonesia AYS Prayogie menilai kebijakan penyediaan rumah subsidi bagi wartawan merupakan terobosan penting, sekaligus pengakuan atas peran besar wartawan di ekosistem media nasional.
Menurutnya, jumlah perusahaan media online di Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 47.000 perusahaan. Jika masing-masing perusahaan mempekerjakan setidaknya lima wartawan, maka estimasi jumlah wartawan media online kini mencapai sedikitnya 235.000 orang.
“Dengan jumlah wartawan sebanyak itu, kebutuhan akan hunian yang layak dan terjangkau jelas sangat besar. Karena itu kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri PKP Maruarar Sirait atas komitmen beliau menghadirkan program ini, agar terus bergulir betkelanjutan,” ujar Prayogie, Sabtu, (6/12/2025), di Kantor Pusat MIO Indonesia, di Graha SCANO Exotic, kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

AYS Prayogie saat pimpin rapat bersama jajaran pengurus inti PP MIO Indonesia, Sabtu (6/12/2025), di Markas Besar PP MIO Indonesia, di Graha SCANO Exotic, Kawan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. (Dok/Foto/Humas/Mio)
Selain itu Prayogie menilai bahwa program rumah subsidi ini bukan hanya bermanfaat secara sosial, tetapi juga memberi dorongan moral bagi para pekerja media yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu untuk memastikan publik mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Prayogie juga berharap agar proses pendataan dan mekanisme penyaluran yang akan dilakukan Kementerian PKP bersama PWI dapat berjalan transparan, inklusif, dan memberi ruang bagi seluruh wartawan tanpa diskriminasi, termasuk wartawan media berbasis online yang jumlahnya kini mendominasi industri pers nasional. (/*/*/)
Editor: Ahdiyat
Sumber: Humas MIO Indonesia
- Penulis: ALam Alam
