Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Penggunaan Dana BOS di SMKN 1 Plered Disorot, Kepsek Enggan Berkomentar Langsung Saat Dikonfirmasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • print Cetak

Gedung SMKN 1 Plered Kabupaten Purwakarta. (Foto/Raffa/HITV)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi sorotan menyusul temuan sejumlah kejanggalan dalam pelaporan penggunaan anggaran tahun 2023 dan 2024.

HITVBERITA.COM | Purwakarta — Pada tahun 2023, SMKN 1 Plered menerima dana BOS sebesar Rp 2,6 miliar yang disalurkan dalam dua tahap, masing-masing sebesar Rp 1,391 miliar untuk 1.677 siswa penerima. Namun, data pelaporan sekolah memunculkan tanda tanya. Pada tahap pertama, dana yang seharusnya Rp 1,391 miliar tercatat hanya Rp 1,176 miliar. Sebaliknya, pada tahap kedua, dana yang sama justru dilaporkan meningkat menjadi Rp 1,607 miliar.

Sorotan juga tertuju pada lonjakan signifikan anggaran pada pos administrasi kegiatan sekolah dan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah. Pada tahap pertama, dua pos ini masing-masing menyerap Rp 251 juta dan Rp 332 juta. Namun, pada tahap kedua, nilainya melonjak tajam menjadi Rp 667 juta dan Rp 653 juta.

Hal serupa kembali terjadi pada tahun 2024. Dana BOS yang diterima sekolah meningkat menjadi Rp 2,8 miliar, dengan jumlah siswa penerima naik menjadi 1.753 siswa. Pada tahap pertama pencairan, pos administrasi kegiatan sekolah menyerap Rp 162 juta dan pemeliharaan sarana sekolah Rp 239 juta. Namun, pada tahap kedua, nilai anggaran untuk administrasi melonjak drastis menjadi Rp 600 juta, sementara pemeliharaan sarana dan prasarana naik menjadi Rp 347 juta.

Tak hanya itu, alokasi dana BOS untuk pembayaran honor juga menjadi perdebatan. Pada tahap pertama 2024, tercatat Rp 607 juta digunakan untuk honor, sementara pada tahap kedua Rp 177 juta. Padahal, menurut Kepala SMKN 1 Karawang, Rusli, penggunaan dana BOS untuk honor saat ini tidak lagi dibenarkan.

“Sekarang dana BOS tidak bisa digunakan untuk pembayaran honor. Jika dilakukan, itu akan menjadi temuan dalam audit. Pembayaran honor dialokasikan dari BOPD,” kata Rusli kepada Hitvberita.com, Rabu (6/8/2025).

Menanggapi berbagai pertanyaan publik, Kepala SMKN 1 Plered, Ajang Sarif Hidayat, saat dihubungi lewat sambungan telepon memilih untuk tidak memberikan penjelasan langsung. Ia hanya menyarankan agar awak media menghubungi bagian humas sekolah.

“Tidak perlu ketemu saya. Langsung saja ke sekolah, temui humas,” ujar Ajang singkat.

Sejauh ini, belum ada penjelasan secara resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait dugaan penyimpangan ini. (**)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPMSU Perkuat Ukhuwah Lewat Pengajian Bulanan

    PPMSU Perkuat Ukhuwah Lewat Pengajian Bulanan

    • 0Komentar

    Penulis: Zulkifli Ritonga HITVBERITA.COM | Kota Batam – Perkumpulan Perantau Muslim Sumatra Utara (PPMSU) kembali menggelar pengajian bulanan sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para anggotanya.  Kegiatan yang berlangsung dirumah salah satu anggota PPMSU, Hasibuan, beralamat di RT 03/RW 06, Kelurahan Tiban Lama, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (16/11/2025). Pengajian […]

  • Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan dan Capai Swasembada Pangan

    Prabowo Paparkan Manfaat AI untuk Atasi Kemiskinan dan Capai Swasembada Pangan

    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih akan menjadi kunci percepatan pengentasan kemiskinan serta penguatan ketahanan pangan nasional. (foto: Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/ Muchlis Jr.) HITVBERITA.COM | Gyeongju – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih akan menjadi kunci bagi Indonesia […]

  • Sekum PBSI Sumbar Chandra Sangat Menghormati KONI Kota Padang/ KONI kota Bukittinggi

    Sekum PBSI Sumbar Chandra Sangat Menghormati KONI Kota Padang/ KONI kota Bukittinggi

    • 0Komentar

    Reporter: Ernita Desyanti   Sekretaris Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatra Barat (Sumbar) Chandra sangat menghormati keberadaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang/Bukittinggi sebagai Organisasi Induk Cabang Olahraga (Cabor) termasuk PBSI.   HITVBERITA.COM | Padang – Hal tersebut ditegaskan oleh Sekum PBSI Sumbar dalam konferensi Pers kepada media baru-baru ini. “Jadi, Tidak benar […]

  • Kapolres Karimun Sambangi Rumah Duka Korban Laka di Tugu MTQ Coastal

    Kapolres Karimun Sambangi Rumah Duka Korban Laka di Tugu MTQ Coastal

    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan jajaran Polres Karimun dengan mendatangi rumah duka almarhumah Liana, korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Tugu MTQ Coastal, Selasa (21/4/2026). KARIMUN, HITV — Kunjungan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di Teluk Lekup, RT 01 RW 04, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. Rombongan dipimpin langsung Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani […]

  • PERHIPTANI Kalimantan Tengah Dorong Sinergi Penguatan Sektor Pertanian di Kotawaringin Barat

    PERHIPTANI Kalimantan Tengah Dorong Sinergi Penguatan Sektor Pertanian di Kotawaringin Barat

    • 0Komentar

    Penulis Kistolani Mangun Jaya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPW PERHIPTANI) Kalimantan Tengah, H. Moh. Hasanuddin Noor, SE, SH, MSc, melakukan pertemuan strategis dengan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah, untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Pertemuan yang berlangsung di Stand PERHIPTANI Kalimantan […]

  • Aliansi Seniman Pekalongan Desak Pembubaran Dewan Kesenian, Soroti Mandeknya Ruang Ekspresi

    Aliansi Seniman Pekalongan Desak Pembubaran Dewan Kesenian, Soroti Mandeknya Ruang Ekspresi

    • 0Komentar

    Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, Subandrio, yang menerima langsung perwakilan aliansi bersama Asisten I Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sugio, menyatakan pemerintah membuka diri atas kritik tersebut. Ia mengakui adanya kesenjangan antara Dewan Kesenian dan para pelaku seni. (Foto/Hadi/Hitv)

expand_less