Polres Lingga Rangkul Insan Pers, Forum Dialog Bahas Kontribusi PT CPM dan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah
- account_circle Ruslan
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak

Kasat Intelkam Polres Lingga IPTU Dony Giatman, SH mewakili Kapolres Lingga hadir dalam forum silaturahmi yang digelar di Kedai Kopi Merdeka, Dabo Singkep. (Dok/Foto/Ruslan)
“Upaya memperkuat komunikasi lintas sektor terus dilakukan Polres Lingga.
LINGGA, HITV – Melalui forum silaturahmi dan diskusi bersama yang digelar di Kedai Kopi Merdeka (KKM), Dabo Singkep, pada medio pertengahan Juli 2026 tersebut, Polres Lingga mempertemukan insan pers, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan dalam satu ‘meja dialog’ guna membangun kesamaan persepsi terhadap berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu dipimpin Kasat Intelkam Polres Lingga IPTU Dony Giatman, SH, mewakili Kapolres Lingga.
Hadir dalam forum tersebut para jurnalis di Kabupaten Lingga, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta manajemen PTCiptaPersadaMulia(CPM).
Suasana berlangsung hangat dan terbuka. Forum tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, hingga mengklarifikasi berbagai informasi yang menjadi perhatian publik.
Dalam sambutannya, IPTU Dony Giatman menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, insan pers, hingga masyarakat.
“Komunikasi yang baik menjadi fondasi utama dalam menjaga situasi Kabupaten Lingga tetap aman dan kondusif. Karena itu kami berharap kolaborasi seluruh pihak terus diperkuat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mengedepankan koordinasi dalam menyikapi setiap persoalan yang muncul di ruang publik.
Sesi diskusi kemudian berkembang pada sejumlah isu strategis, salah satunya mengenai kontribusi PT CPM terhadap daerah. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta dijawab langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, Ardiantia, SE.
Menurut Ardiantia, terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), disebutkannya bahwa PT CPM melakukan pembayaran kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sementara manfaat bagi daerah diterima melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara yang tercatat dalam portal Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Kementerian Keuangan.
Ia menjelaskan, rincian pembayaran perusahaan tidak ditampilkan secara terbuka pada portal tersebut sehingga informasi detail hanya dapat diperoleh melalui Kementerian ESDM sebagai instansi yang berwenang.
Selain aspek penerimaan negara, Ardiantia memaparkan bahwa PT CPM juga telah melaksanakan berbagai Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Lingga Nomor 1 Tahun 2022.
Sejak mulai beroperasi pada 2021, perusahaan disebut telah menjalankan sejumlah program sosial, antara lain penyaluran bantuan kawat bubu sebanyak dua gulung kepada 153 kepala keluarga, bantuan sapi kurban, hingga pembagian paket sembako secara berkala kepada masyarakat.
Mengenai harapan masyarakat terhadap pembangunan pelabuhan di Desa Pekajang, Ardiantia menyampaikan bahwa hingga kini pembangunan fasilitas tersebut masih diharapkan dapat direalisasikan melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dalam forum itu, Ardiantia juga menyampaikan penilaian Pemerintah Kabupaten Lingga mengenai kontribusi PT CPM terhadap daerah. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, kontribusi perusahaan dinilai jauh melampaui kewajiban yang diatur dalam regulasi.
“Kami menilai kontribusi yang telah diberikan PT CPM kepada Kabupaten Lingga sangat signifikan dan jauh melebihi kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ardiantia.
Ia bahkan menyebut nilai kontribusi yang telah diberikan perusahaan diperkirakan mencapai sekitar 600 kali lipat dari kewajiban yang seharusnya dipenuhi, baik melalui program pemberdayaan masyarakat, tanggung jawab sosial perusahaan, maupun berbagai bentuk dukungan lainnya bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Forum yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lingga.
Kesepahaman antara kepolisian, pemerintah, dunia usaha, dan insan pers diharapkan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang sehat, menyampaikan informasi secara objektif, serta mengawal pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Lingga
- Penulis: Ruslan





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.