Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Geopolitik » Presiden RI Akan Berpihak ke Mana di Tengah Ancaman Perang Dunia Ketiga?

Presiden RI Akan Berpihak ke Mana di Tengah Ancaman Perang Dunia Ketiga?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 308
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

 

Oleh:
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH
Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Dewan Etik MIO Indonesia 

Dunia saat ini berada pada fase paling genting sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua. Ketegangan geopolitik global tidak lagi sekadar wacana diplomatik, melainkan telah menjelma menjadi kesiapsiagaan militer nyata antara dua kekuatan besar dunia beserta blok sekutunya. Pertanyaan besar pun muncul: di mana posisi Indonesia jika perang dunia ketiga benar-benar pecah?

SEBAGAI negara berdaulat yang berada di kawasan strategis Indo-Pasifik, Indonesia tidak boleh menutup mata. Ancaman perang global bukan isu jauh di luar negeri, melainkan potensi bahaya yang dapat menyeret bangsa ini ke pusaran konflik terbesar abad ini.

Dunia Terbelah dalam Dua Blok Kekuatan

SAAT ini, dunia praktis terbagi ke dalam dua blok besar. Di satu sisi, Amerika Serikat bersama sekutunya, termasuk NATO dan Israel. Di sisi lain, Rusia yang didukung oleh China, Korea Utara, dan Iran. Ketegangan antara kedua kubu ini terus meningkat, mulai dari perang terbuka di Ukraina, konflik berkepanjangan di Timur Tengah, hingga rivalitas ekonomi dan teknologi antara Amerika dan China.

Perang Ukraina bukan semata konflik regional. Ia adalah medan uji kekuatan, penguras logistik, sekaligus strategi jangka panjang untuk melemahkan Rusia sebelum konfrontasi global mencapai titik puncaknya. Biaya perang yang mencapai ribuan triliun rupiah per tahun dan jatuhnya korban jiwa dalam jumlah besar menunjukkan bahwa dunia tengah dipaksa memasuki babak baru peperangan modern.

Perlombaan Senjata dan Teknologi Perang

SEJAK berakhirnya Perang Dunia Kedua, negara-negara besar tidak pernah benar-benar berhenti bersiap. Selama lebih dari 80 tahun, dunia menyaksikan perlombaan senjata paling masif dalam sejarah manusia: rudal jarak jauh, senjata nuklir, kapal selam strategis, drone tempur, kapal tanpa awak, hingga konsep “perang bintang” di angkasa luar.

Industri persenjataan dibangun secara rahasia di Amerika, Eropa, Rusia, dan Asia. Pangkalan militer didirikan tidak hanya di darat dan laut, tetapi juga di wilayah udara dan luar angkasa. Semua ini disiapkan dengan satu tujuan utama: bertahan hidup dan menguasai dunia.

Kepentingan Ekonomi di Balik Perang

PERANG modern tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu terkait erat dengan kepentingan ekonomi global: penguasaan sumber daya alam, energi, pasar dunia, jalur perdagangan, hingga pengendalian populasi dan teknologi. Para pemilik modal besar dunia—para miliarder global—pada dasarnya sedang berjudi atas masa depan umat manusia.

Perang dagang antara Amerika dan China sejak 2010 hingga 2025 membuktikan bahwa dominasi global kini tidak hanya ditentukan oleh senjata, tetapi juga oleh industri, teknologi chip, dan kekuatan ekonomi. China, dengan strategi jangka panjangnya, berhasil menguasai pasar global, termasuk industri elektronik dan persenjataan, yang membuat Amerika mengambil langkah-langkah proteksionis ekstrem.

Indo-Pasifik dan Ancaman Langsung bagi Indonesia

YANG paling mengkhawatirkan, Amerika Serikat secara terbuka mengalihkan fokus potensi medan Perang Dunia Ketiga ke kawasan Indo-Pasifik, bukan lagi Timur Tengah. Kawasan ini adalah jalur strategis perdagangan dan militer dunia—dan Indonesia berada tepat di jantungnya.

Samudra Indo-Pasifik bersinggungan langsung dengan Indonesia, China, Jepang, Korea, Australia, dan Asia Tenggara. Jika perang besar pecah di kawasan ini, Indonesia hampir pasti terdampak, baik sebagai sasaran strategis maupun sebagai medan perebutan pengaruh militer.

Indonesia Tidak Bisa Netral dalam Kehancuran Global

DALAM kondisi seperti ini, saya menilai Indonesia tidak boleh terjebak dalam ilusi bahwa posisi nonblok akan sepenuhnya melindungi kita. Sejarah membuktikan, negara dengan posisi geografis strategis justru menjadi sasaran pertama perebutan pengaruh kekuatan besar.

Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, harus menyiapkan seluruh instrumen negara—dari pertahanan, diplomasi, hingga ketahanan pangan dan energi—untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Indonesia harus siap mempertahankan kedaulatan, bahkan jika itu berarti terlibat langsung dalam dinamika konflik global demi menjaga eksistensi bangsa.

Penutup

MEMASUKI tahun 2026, pertanyaan tentang kapan Perang Dunia Ketiga terjadi mungkin tinggal soal waktu. Yang lebih penting adalah menjawab satu pertanyaan mendasar: apakah Indonesia siap, dan ke mana arah keberpihakan nasional akan ditentukan?

Sejarah tidak menunggu negara yang lengah.


Narasumber/Penulis:
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH
>Pakar Hukum Internasional
>Presiden Partai Oposisi Merdeka
>Pendiri/Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Terima Pengaduan Nelayan Terkait Kelangkaan Solar

    Wabup Terima Pengaduan Nelayan Terkait Kelangkaan Solar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M. Si bersama Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Barru, Abubakar, S.Sos.M.Si , menerima langsung pengaduan sekitar 60 nelayan dari berbagai wilayah pesisir Barru, di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Jumat malam (29/8/2025). HITVBERITA.COM | Barru – Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut digelar untuk menampung […]

  • APIKI–MIO Indonesia Turun ke Daerah, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Organik

    APIKI–MIO Indonesia Turun ke Daerah, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Organik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle R. Ahdiyat
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergi APIKI dan MIO Indonesia diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di Kebumen, Cilacap, dan Banyumas dengan fokus pertanian organik, pemanfaatan limbah, serta penguatan ekonomi petani berbasis keberlanjutan. KEBUMEN | HITV — Ketua Umum Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) Dr.Anto Suroto, SE, MSc, MM bersama Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie melakukan rangkaian […]

  • And therefore states has legal grass? Find in which cannabis could have been legalized

    And therefore states has legal grass? Find in which cannabis could have been legalized

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Another matter on the line questions cigarette shop one make use of an appropriate loophole and sell hemp-derived Delta-8 THC things, which are unregulated inside the Pennsylvania. These products “undermine the medical cannabis marketplace and you may was an issue swinging give depending on the adult-have fun with industry,” he said. There is certainly particular […]

  • Sultan Kutaringin XV Wafat, Kotawaringin Barat Berduka

    Sultan Kutaringin XV Wafat, Kotawaringin Barat Berduka

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sultan Kutaringin ke-15, semasa hidup dikenal sebagai sosok pemimpin adat yang arif, bersahaja, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. (Dok/Foto/Kisto) Penulis: Kistolani Mangun Jaya Kesultanan Kutaringin dan masyarakat Kotawaringin Barat berduka. Sultan Kutaringin ke-15, Pangeran Ratu Alidin Sukma Alamsyah bin Pangeran Ratu Alamsyah, wafat pada Jumat (4/7/2025) pukul 00.04 WIB di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Surakarta, […]

  • Pengecekan EWS BPBD; Jarak 200 M Bunyi Suara Sirine Terdengar Jelas dan Kuat!

    Pengecekan EWS BPBD; Jarak 200 M Bunyi Suara Sirine Terdengar Jelas dan Kuat!

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    HiTVBerita. Com|| Padang – BPBD, Badan Penanggulangan   Bencana   Daerah    Kota  Padang    kembali   laksanakan  Pengecekan Aktivasi Sirine Tsunami, pada Jum’at, 26 Juli 2024, di Padang. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Padang  melakukan  uji  coba  sirine yang sudah lama dioperasikan dan harus di cek setiap bulan. Yakni, setiap tanggal 26, pagi, operator BPBD Kota Padang pun […]

  • PUTRA DAERAH, PENGABDI BANGSA

    PUTRA DAERAH, PENGABDI BANGSA

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

      Dibaca: 8

expand_less