Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Ratama Saragih: Dugaan Mega Korupsi SKK Migas Harus Diusut Kejagung

Ratama Saragih: Dugaan Mega Korupsi SKK Migas Harus Diusut Kejagung

  • account_circle Jhon P Tobing
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 305
  • print Cetak

MEDAN | HITV – Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung RI segera mengusut dugaan mega korupsi di tubuh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S). Dugaan tersebut didasarkan pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang mengindikasikan potensi kerugian negara hingga puluhan triliun rupiah.

Ratama menyampaikan desakan itu kepada HiTvBerita.com, Senin, 5 Januari 2026. Ia merujuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 63/LHP/XX/12/2024 tertanggal 16 Desember 2024, yang mengungkap berbagai penyimpangan dalam pengelolaan keuangan SKK Migas tahun anggaran 2023. Ratama juga tercatat sebagai responden dalam pemeriksaan BPK tersebut.

Dalam LHP itu, BPK Auditorat Utama Keuangan Negara VII menemukan sejumlah masalah pada belanja operasional SKK Migas, pengelolaan aset K3S, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) migas. Pada belanja operasional, antara lain ditemukan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 atas penghasilan pimpinan, pekerja, dan tenaga ahli daya yang tidak sesuai ketentuan, serta mekanisme penagihan layanan kesehatan aktif yang tidak diatur dalam kontrak.

Pada pengelolaan aset K3S, BPK mencatat Barang Milik Negara (BMN) hulu migas eks K3S terminal yang tidak ditemukan dengan nilai minimal USD 1,77 juta dan Rp326,9 miliar, serta penggunaan aset tanpa Berita Acara Serah Terima (BAST) senilai Rp113,8 miliar. Selain itu, terdapat kelemahan pencatatan dan pengamanan BMN hulu migas dengan nilai mencapai Rp28,1 triliun dan USD 81 ribu.

Sementara pada pengelolaan PNBP migas, BPK menemukan 13 K3S belum menyelesaikan kewajiban pencadangan dana Abandonment and Site Restoration (ASR), pembukaan rekening equipment dan service pada 16 K3S senilai USD 1,9 miliar yang berlarut-larut, serta kurang bayar PPh migas oleh sejumlah K3S dengan nilai puluhan juta dolar AS.

“Jika dikonversikan ke rupiah, total temuan BPK ini nilainya bisa mencapai puluhan triliun rupiah,” kata Ratama.

Ia menilai temuan tersebut merupakan indikasi kuat terjadinya mega korupsi dan menjadi tantangan bagi Kejaksaan Agung untuk bertindak cepat tanpa menunggu laporan resmi. Menurut Ratama, penyelamatan uang negara harus menjadi prioritas utama.

Ratama juga menyinggung rekam jejak Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin, yang pernah menerima Nawacita Award 2023 dalam kategori penegakan hukum.

“Kejagung sudah membuktikan mampu mengungkap kasus-kasus besar. Karena itu, jangan menunggu laporan, segera usut dan tindak pihak yang terbukti melawan hukum,” ujarnya. (tr)

  • Penulis: Jhon P Tobing

Rekomendasi Untuk Anda

  • SBK Tersangka Pelaku Asusila di Masjid Kedung Rejo Bojonegoro Berhasil ditangkap Polisi

    SBK Tersangka Pelaku Asusila di Masjid Kedung Rejo Bojonegoro Berhasil ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Dengan sigap dan hanya dibutuhkan waktu kurang dari 24 Jam saja, Petugas dari Unit Reskrim Polres Bojonegoro pun berhasil menangkap Tersangka Pelaku Asusila berinisial SBK (32), pada hari Rabu (21/8), di wilayah Kabupaten Lamongan. (dok/foto/AR) HiTvBerita.COM | Bojonegoro – Tersangka Pelaku Asusila berinisial SBK (32) warga Kedungpring Kabupaten Lamongan Jawa Timur, diringkus Polisi pada hari […]

  • IPJI Gelar Munas: Mencari Jejak Peran Jurnalis dalam Pembangunan Bangsa

    IPJI Gelar Munas: Mencari Jejak Peran Jurnalis dalam Pembangunan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Menteri Dalam Negeri, Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D dijadwalkan hadir di acara Munas IPJI yang akan dihelat tahun 2025 ini. (Dok/Foto/IPJI) Oleh: AYS Prayogie Di tengah arus informasi yang kian deras, peran jurnalis dan penulis tidak hanya sebagai penyampai berita. Mereka juga penafsir zaman, perekam sejarah, dan penjaga nalar publik. Dalam semangat itulah, Ikatan […]

  • Polda Babel Jaring Puluhan Jukir di Pangkalpinang, Diberikan Pembinaan dan Edukasi

    Polda Babel Jaring Puluhan Jukir di Pangkalpinang, Diberikan Pembinaan dan Edukasi

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Tim Satgas Operasi Pekat II Menumbing 2025 Polda Bangka Belitung melakukan penertiban terhadap para Juru Parkir (jukir) yang ada di Kota Pangkalpinang, Selasa (20/5/25). Total ada puluhan jukir dibeberapa titik dibawa langsung ke Mapolda Babel untuk selanjutnya dikumpulkan di Aula Gedung Sat PJR Ditlantas Polda Babel. Puluhan jukir ini kemudian diberikan […]

  • Pos dan Telekommunikasi untuk Rakyat, dari Paket ke Desa hingga Internet untuk Semua

    Pos dan Telekommunikasi untuk Rakyat, dari Paket ke Desa hingga Internet untuk Semua

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Pos dan telekomunikasi bukan sekedar urusan teknis. Tapi juga kiriman paket ke pelosok hingga sinyal internet di desa, sektor yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia. HITVBERITA.COM | Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengingatkan hal itu saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-80 di Kantor […]

  • Hilirisasi Komoditas Perkebunan Mampu Meningkatkan Penerimaan Devisa Negara

    Hilirisasi Komoditas Perkebunan Mampu Meningkatkan Penerimaan Devisa Negara

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin  Penguatan Hilirisasi komoditas perkebunan nilai jualnya tinggi yang mampu meningkatkan penerimaan devisa negara. Sejumlah komoditas unggulan seperti kopi, cengkeh, kelapa, mete, kakao, pala, sawit, lada, dan komoditas ekspor lainnya menjadi fokus hilirisasi. HITVBERITA.COM | Jakarta – Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang […]

expand_less