Surat Klarifikasi Media Tak Direspons, Publik Pertanyakan Sikap Kadis Perindag Batam
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- visibility 427
- print Cetak

Screenshot yang diambil dari sebuah video call berdurasi singkat yang dinilai tidak pantas dan diduga melibatkan seorang pejabat senior Pemko Batam berinisial GR. (Dok/Foto/HITV)
Hingga lebih dari sepekan sejak dilayangkan secara resmi, surat permintaan klarifikasi yang dikirimkan Redaksi Hitvberita.com kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, belum juga mendapat tanggapan. Sikap diam tersebut memantik pertanyaan publik, terutama di tengah beredarnya video tidak pantas yang diduga melibatkan pejabat bersangkutan.
BATAM | HITV — Surat bernomor 011-RED/Khus/Klfks/XII/25 tertanggal 27 Desember 2025 itu secara eksplisit meminta klarifikasi langsung dari Gustian Riau terkait video yang telah beredar luas di media sosial. Permohonan tersebut diajukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jurnalistik yang profesional dan berimbang, sekaligus memberikan ruang hak jawab kepada pihak yang disebut dalam isu tersebut .
Dalam surat itu, redaksi Hitvberita.com meminta penjelasan mengenai empat hal pokok: konfirmasi keterlibatan dalam video, konteks peristiwa, tanggapan atas dugaan pelanggaran etika sebagai pejabat publik, serta langkah yang akan diambil untuk merespons perhatian masyarakat. Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada keterangan resmi maupun pernyataan tertulis yang disampaikan oleh Gustian Riau.
Sebelumnya, jagat media sosial Batam dihebohkan oleh beredarnya sebuah video call berdurasi singkat yang dinilai tidak pantas dan diduga melibatkan seorang pejabat senior Pemko Batam berinisial GR. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram berinisial DC sejak 18 Desember 2025 dan telah ditonton ribuan kali. Isi video memicu sorotan publik karena memuat adegan serta percakapan bernada personal yang dinilai tidak mencerminkan etika pejabat publik.
Redaksi Hitvberita.com juga telah berupaya melakukan konfirmasi langsung melalui pesan singkat WhatsApp kepada yang bersangkutan, termasuk menanyakan identitas lawan bicara perempuan dalam video dan hubungan di antara keduanya. Gustian saat itu hanya menjawab singkat dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan ke Hitvberita.com bahwa dia sedang berada di Rohul dan akan mengabari jika dirinya sudah kembali ke Batam.
Namun hingga berita ini ditayangkan, pernyataan klarifikasi dari Gustian Riau belum juga dilakukan, bahkan nomor WhatsApp +62 811-692-XXX miliknya pun kini sudah dinonaktifkan alias tidak bisa dihubungi lagi.
PENGAMAT kebijakan publik menilai, sikap diam pejabat publik dalam kasus yang telah menjadi konsumsi luas masyarakat justru berpotensi memperkeruh persepsi dan memunculkan spekulasi liar.
“Klarifikasi bukan untuk menghakimi, tetapi untuk meluruskan. Ketika ruang klarifikasi disediakan namun tidak digunakan, maka yang berkembang adalah asumsi publik,” ujar seorang akademisi pemerintahan di Batam yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Batam terkait langkah internal atau mekanisme penelusuran etika atas dugaan tersebut. Padahal, kasus ini menyentuh dimensi integritas aparatur sipil negara dan kepercayaan publik terhadap birokrasi.
Hitvberita.com menegaskan tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Gustian Riau kapan pun disampaikan. Media ini berkomitmen memuat pernyataan tersebut secara proporsional dan apa adanya, sesuai prinsip jurnalisme yang adil dan berimbang.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di era digital, perilaku personal pejabat publik tidak lagi sepenuhnya berada di ruang privat. Transparansi dan tanggung jawab komunikasi menjadi kunci untuk menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat. (/*/*/)
Editor: Tim Redaksi
Sumber: HITV Kepri
- Penulis: Redaksi
