Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Tanam Harapan, Bukan Sekadar Tanaman — Nusa Agro Ajak Petani Bangun Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

Penulis: R. Ahdiyat

“Pertanian yang sehat dimulai dari tanah yang hidup. Tanah yang hidup akan menumbuhkan generasi petani yang kuat”

HITVBERITA.COM | Banyumas – Seminar Pertanian Indonesia yang digelar di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, menjadi wadah pencerahan bagi para petani yang ingin beralih menuju sistem pertanian sehat dan berkelanjutan.

Acara seminar tersebut mengangkat tema “Peran Pupuk Organik dan Hayati Menuju Pertanian Sehat dan Berkelanjutan” bersama PT. Alamo Greenlife Internasional melalui produk unggulannya Nusa Agro – yakni Pupuk Organik Cair Super Aktif dengan Bio Activator.

Seminar dibuka oleh I. Lestari, Founder PT. Alamo Greenlife Internasional, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum berharga karena menghadirkan Prof. Topik Haedi, S.Sos, MM, seorang Konsultan Bisnis Development Nusa Agro sekaligus tenaga ahli formulator produk pertanian, untuk memberikan pandangan dan pencerahan ilmiah seputar pupuk organik dan hayati.

Dalam sambutannya, Lestari menyampaikan pentingnya membangun kesadaran baru di kalangan petani agar tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang bersifat instan.

“Kami ingin para petani memahami bahwa tanah adalah makhluk hidup yang perlu dirawat, bukan dipaksa. Dengan sistem hayati, kita tidak hanya menanam tanaman, tapi juga menumbuhkan kehidupan di dalam tanah,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Sumpiuh, Kecamatan Kemranjen, serta beberapa petani dari Adipala Kabupaten Cilacap, termasuk para petani non kelompok yang telah bergabung sebagai mitra PT. Alamo Greenlife Internasional.

Dalam paparannya, Prof. Topik Haedi, menegaskan bahwa kunci keberhasilan pertanian dimulai dari pengolahan tanah di tahap awal.

“Jika proses olah lahan salah, maka seluruh tahapan tanam akan menemui kendala. Sayangnya, banyak petani yang masih terjebak pada cara-cara instan dengan pupuk kimia, padahal itu justru merusak struktur dan unsur hara tanah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan hasil risetnya yang menunjukkan bahwa metode pertanian organik dan hayati mampu memberikan hasil yang tak kalah hebat dari sistem kimia. Produk-produk PT. Alamo Greenlife Internasional, menurutnya, telah teruji mampu mengurai residu berbahaya dalam tanah melalui mikroba aktif yang bekerja secara alami memperbaiki unsur hara dan menormalkan tingkat pH tanah menjadi pH 7, kondisi ideal bagi pertumbuhan berbagai jenis tanaman.

Pada sesi tanya jawab, para petani aktif mengajukan pertanyaan seputar permasalahan nyata di lapangan.

‎Seorang petani dari Petarangan menanyakan tentang cara penanganan virus fusarium (busuk akar), sementara Sukimin, petani lain, menanyakan rekayasa agar durian bisa berbuah setiap tahun.

Semua pertanyaan dijawab dengan penjelasan teknis dan contoh praktik lapangan oleh Prof. Topik secara lugas dan aplikatif.

Acara berlangsung dengan penuh antusias dan tertib, ditutup dengan foto bersama dan pesan motivasi dari Prof. Topik Haedi kepada seluruh peserta. (dok/foto/adyt)

“Petani sejati bukan hanya menanam tanaman, tapi juga menanam harapan. Selama kita percaya pada proses alam dan mau belajar, pertanian Indonesia akan tetap tumbuh dan menjadi kekuatan bangsa,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah peserta.

Prof. Topik juga memaparkan pentingnya pemenuhan unsur hara bagi tanah dan tanaman, yang terdiri dari:

1. Unsur Hara Makro Utama: Nitrogen (N), Posfor (P), dan Kalium (K)
<span;>‎Sumber: Udara, tanah, pupuk NPK, Urea, KCL

2. Unsur Hara Makro Sekunder: Sulfur (S), Magnesium (Mg), dan Kalsium (Ca)

3. Unsur Hara Mikro: Boron, Seng, Mangan, Tembaga, Besi, Natrium, Aluminium, dan Molibdenum (Mo)

‎Menurutnya, kombinasi unsur hara tersebut hanya dapat diserap optimal jika tanah hidup dengan mikroba aktif, yang menjadi inti dari teknologi pupuk hayati Nusa Agro.

Rangkaian acara Seminar Pertanian Indonesia di Banyumas ini menjadi momentum penting bagi petani untuk kembali ke prinsip dasar: mencintai tanah, menghormati alam, dan mengembalikan kehidupan ke dalam pertanian. (/*/*/)

‎Editor: Tim Redaksi
Sumber: HITV JATENG

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Lingga Pantau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

    Polres Lingga Pantau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Pemantauan pengendara lalu lintas di wilayah Simpang Empat Dabo Singkep pada Senin (15/9/2025 pukul 10:00 WIB, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara. HITVBERITA.COM | Lingga – “Kegiatan ini mengarahkan kepada pengendara agar meningkatkan kesadaran pentingnya menggunakan helm SNI saat berkendara,” kata Kanit Kamsel IPDA Muhammad kepada HiTvberita.com […]

  • Pemerintah Kabupaten Belitung Gelar Upacara Peringatan HUT Satpol PP, Linmas, dan Damkar

    Pemerintah Kabupaten Belitung Gelar Upacara Peringatan HUT Satpol PP, Linmas, dan Damkar

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar upacara bulanan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-75, HUT Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-63, dan HUT Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-106, Kamis (17/4/2025), di Halaman Gedung Nasional, Tanjungpandan. HITVBERITA.COM | Belitung– Upacara dimulai pukul 08.30 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, serta perwakilan […]

  • Hijaukan Bumi, Bangkitkan Asa: PTPN I Regional 2 Sedep Gelar Reboisasi Berkelanjutan di Bandung

    Hijaukan Bumi, Bangkitkan Asa: PTPN I Regional 2 Sedep Gelar Reboisasi Berkelanjutan di Bandung

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden HITV Di bawah langit cerah Bandung, Minggu, 13 Juli 2025 menjadi babak penting bagi PTPN I Regional 2 Sedep dalam mengukuhkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Seluruh jajaran manajemen, masyarakat, organisasi lokal, dan media massa bersatu dalam kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari program reboisasi berkelanjutan, yang selaras dengan visi hijau Pemerintah Provinsi […]

  • Sepekan Operasi Patuh Menumbing 2024, Jajaran Lalu Lintas Polda Babel Catat 2.281 Pelanggar Lalu Lintas

    Sepekan Operasi Patuh Menumbing 2024, Jajaran Lalu Lintas Polda Babel Catat 2.281 Pelanggar Lalu Lintas

    • 0Komentar

    HI TV BERITA.COM | BABEL Sepekan digelarnya Operasi Patuh Menumbing 2024, Direktorat Lalu Lintas Polda Bangka Belitung dan Sat Lantas Polres Jajaran menindak sebanyak 2.000 lebih pelanggar lalu lintas. Jumlah penindakan tersebut tercatat selama Operasi yang berlangsung dari tanggal 15 Juli sampai dengan 21 Juli 2024. “Tercatat di Posko kami ada 2.281 pelanggar yang dilakukan […]

  • Upacara HUT Pramuka ke 63, Dihadiri Wapres Ma’ruf Amin

    Upacara HUT Pramuka ke 63, Dihadiri Wapres Ma’ruf Amin

    • 0Komentar

    Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin didampingi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso. (dok/foto/rosad) HiTvBerita.COM | Jakarta – Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Ku Baktikan, itulah Slogan dari Gerakan Pramuka, yang hari ini tanggal 14 Agustus 2024 genap berusia 63 tahun. Gerakan Pramuka, yang resmi berdiri pada 14 Agustus 1961 lalu, dalam gerak langkahnya bertujuan mendidik […]

  • Timgab Polres Basel Berhasil Ringkus 3 Terduga Pelaku Penganiayaan, Salah Satunya Masih Dibawah Umur

    Timgab Polres Basel Berhasil Ringkus 3 Terduga Pelaku Penganiayaan, Salah Satunya Masih Dibawah Umur

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM|BABEL-Tim gabungan Polres Bangka Selatan dan Polsek Payung berhasil meringkus tiga orang diduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Desa Payung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan pada Senin (19/8/24) lalu. Ketiga pelaku penganiayaan diamankan disalah satu rumah warga yang berada di Desa Jelutung II Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. “Sudah ditangkap, ketiganya kini diamankan di […]

expand_less