Warga Ganggo Mudiak dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung
- account_circle M. Saipul
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- visibility 232
- print Cetak

Warga Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, bersama TNI kembali menggelar gotong royong untuk mengumpulkan material pembangunan jembatan gantung yang diharapkan segera memulihkan akses transportasi masyarakat.
PASAMAN | HITV – Semangat gotong royong masyarakat Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, kembali terlihat dalam kegiatan pengumpulan material pembangunan jembatan gantung, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat bersama personel TNI.
Gotong royong tersebut merupakan gelombang kedua yang digelar untuk mengumpulkan material berupa batu dan pasir yang akan digunakan sebagai penimbunan dan penopang pembangunan jembatan gantung. Jumlah warga yang hadir tercatat lebih banyak dibandingkan kegiatan sebelumnya.
“Pada gotong royong kali ini, masyarakat yang hadir lebih banyak, sekitar tujuh puluh orang lebih. Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan masyarakat bersama TNI, pembangunan jembatan gantung ini dapat segera dikerjakan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat di lokasi kegiatan.
Tokoh pemuda sekaligus tokoh masyarakat Jorong Kampung Tampang, Erianto—yang akrab disapa Sianto—menyampaikan apresiasi kepada warga dan TNI yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir. Terima kasih juga kepada bapak-bapak TNI yang sudah turun langsung menggerakkan masyarakat kami. Bravo untuk TNI,” kata Erianto.
Erianto berharap pembangunan jembatan gantung dapat segera diselesaikan mengingat pentingnya akses tersebut bagi aktivitas warga.
“Akses jalan saat ini terputus sehingga banyak kegiatan masyarakat tidak bisa dilaksanakan. Anak-anak sekolah, para guru, dan warga sangat terdampak. Apalagi jika ada warga yang sakit, proses menuju rumah sakit menjadi sangat sulit,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi warga yang rela meninggalkan pekerjaan sehari-hari demi kelancaran pembangunan jembatan.
“Ini bentuk kepedulian masyarakat demi kepentingan bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Erianto berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman dapat mempercepat realisasi pembangunan jembatan gantung tersebut.
“Kami berharap jembatan ini segera dibangun agar aktivitas masyarakat kembali normal dan perekonomian warga Jorong Kampung Tampang dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (tr)
- Penulis: M. Saipul

Saat ini belum ada komentar