400.000 Warga, Purwakarta Raih Rekor MURI untuk Kerja Bakti Terbanyak!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
- visibility 31
- print Cetak

Senior Manager MURI, Triyono, Bupati Purwakarta Om Zein, Sekda Norman Nugraha dan Wabup Abang Ijo Hapidin, saat acara pemberian penghargaan rekor MURI kegiatan Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa. (Foto/Raffa/HITV)
Penulis: Raffa Christ Manalu
Pemerintah Kabupaten Purwakarta mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kerja bakti serentak dengan jumlah peserta terbanyak. Sedikitnya 400.000 orang terlibat dalam kegiatan bertajuk *Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa* yang digelar pada Selasa (22/7/2025). Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-194 dan Kabupaten Purwakarta ke-57.
HITVBERITA.COM | Purwakarta – Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan, hingga pelajar dan komunitas warga. Mereka serempak melakukan kerja bakti di lima titik utama serta seluruh wilayah desa, sekolah, dan jalan-jalan utama di kabupaten tersebut.
Lima lokasi utama kegiatan pembersihan berada di sekitar Stadion Purnawarman dan kawasan wisata Situ Buleud di pusat kota, serta jalan menuju Gerbang Tol Jatiluhur, Situ Wanayasa, dan Situ Kamojing di Kecamatan Bungursari.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyampaikan bahwa kerja bakti massal ini merupakan bentuk nyata dari komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Ia menuturkan bahwa kegiatan serupa sejatinya telah rutin dilakukan setiap Selasa dan Jumat di tingkat desa, kelurahan, dan sekolah. Namun, kali ini dilakukan secara serentak dan masif di seluruh wilayah.
“Target awal kami hanya 250.000 peserta. Namun, antusiasme warga luar biasa hingga jumlah peserta tembus lebih dari 400.000 orang,” ujar Saepul, yang akrab disapa Om Zein.
Menurut dia, kerja bakti ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif akan pentingnya tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan hidup.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta, kata dia, juga memanfaatkan strategi digital untuk menyosialisasikan nilai-nilai tersebut secara lebih luas.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein didampingi Wabup Abang Ijo Hapidin saat menerima Piagam Penghargaan dari MURI. (Foto/Raffa/HITV)
Apresiasi atas pencapaian ini juga datang dari MURI. Senior Manager MURI, Triyono, menyatakan bahwa kegiatan bersih-bersih yang dilakukan secara serentak dengan jumlah peserta sebanyak itu merupakan sesuatu yang langka, bahkan di tingkat nasional.
“Kami mencatat ini sebagai rekor kerja bakti dengan peserta terbanyak. Ini merupakan rekor dengan kategori superlatif karena melampaui target awal dan belum pernah terjadi sebelumnya. Semangat gotong royong yang diusung Pemerintah Kabupaten Purwakarta patut diapresiasi,” ujar Triyono.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk membangkitkan kembali budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Selain meraih penghargaan rekor, kegiatan Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa dinilai berhasil memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan berbasis komunitas.
Kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh dari kerja bakti tersebut menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan Purwakarta sebagai kabupaten yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*/*)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar