Senin, 12 Okt 2026
dark_mode

93 Kavling Diduga Bodong di Sei Binti, Lahan Tercatat Atas Nama PT Putra Jaya Sejati Sejak 2012

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • print Cetak

Persoalan penjualan kavling yang diduga bodong kembali mencuat di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Batam.

BATAM, HITV – Sejumlah warga yang telah membeli kavling, bahkan sebagian telah mendirikan rumah secara permanen di atasnya, kini menghadapi persoalan setelah mengetahui lahan tersebut tercatat sebagai milik pihak lain.

Berdasarkan informasi dan data yang diperoleh, lokasi yang kini dihuni warga tersebut tercatat atas nama PT Putra Jaya Sejati dan disebut telah mendapatkan alokasi lahan dari BP Batam pada 2012.

Jika data tersebut benar, muncul pertanyaan mendasar: bagaimana status lahan tersebut selama lebih dari satu dekade, dan mengapa lahan yang telah dialokasikan sejak 2012 itu masih menjadi objek transaksi kavling hingga akhirnya ditempati masyarakat?

Persoalan tersebut menjadi semakin serius karena terdapat sedikitnya 93 kavling yang diduga telah diperjualbelikan kepada masyarakat di lokasi tersebut.

Dalam konteks pengelolaan lahan di Batam, alokasi lahan tidak semata-mata berhenti pada penerbitan izin. Ada kewajiban pemanfaatan sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, ketika lahan yang telah dialokasikan tidak kunjung dimanfaatkan dalam rentang waktu yang panjang, statusnya semestinya menjadi bagian yang perlu dievaluasi oleh BP Batam.

“Di sinilah letak persoalan yang membutuhkan penjelasan terbuka.

Jika benar lahan tersebut telah dialokasikan kepada PT Putra Jaya Sejati sejak 2012, tetapi hingga bertahun-tahun kemudian tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, publik tentu berhak mengetahui apakah pernah dilakukan evaluasi, teguran, atau bahkan pembatalan alokasi.

Sebab, pada sejumlah kasus lain, lahan yang tidak dimanfaatkan sesuai ketentuan dapat ditinjau kembali oleh BP Batam. Karena itu, status lahan PT Putra Jaya Sejati di Sei Binti menjadi penting untuk dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan kesan adanya perbedaan perlakuan dalam pengelolaan lahan.

Lebih jauh, persoalan ini bukan hanya menyangkut administrasi pertanahan atau hubungan antara BP Batam dan pemegang alokasi. Di dalamnya terdapat kepentingan warga yang telah mengeluarkan uang untuk membeli kavling dan kemudian membangun rumah di atas lahan tersebut.

Apabila warga membeli kavling yang ternyata bukan merupakan lahan yang dapat diperjualbelikan oleh pihak yang menjualnya, masyarakat berada pada posisi yang paling rentan. Mereka bukan hanya berpotensi kehilangan uang, tetapi juga menghadapi ketidakpastian terhadap rumah yang telah dibangun dan tempat tinggal yang selama ini mereka tempati.

Karena itu, persoalan 93 kavling tersebut semestinya tidak berhenti pada siapa yang menjual dan siapa yang membeli. Rantai persoalannya perlu ditelusuri secara utuh: siapa pemegang alokasi lahan, bagaimana status pemanfaatannya sejak 2012, siapa yang kemudian menguasai dan memperjualbelikan kavling, serta bagaimana transaksi tersebut dapat berlangsung hingga rumah-rumah warga berdiri secara permanen.

Media HITV telah meminta konfirmasi kepada Anggota/Deputy Pelayanan Umum BP Batam, Ariyastuti Sirait. Saat dikonfirmasi, Ariyastuti menyampaikan akan melakukan pengecekan terhadap data terkait lokasi tersebut.

Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi lebih lanjut dari BP Batam mengenai status alokasi lahan PT Putra Jaya Sejati, termasuk apakah alokasi sejak 2012 tersebut masih berlaku atau telah pernah dievaluasi.

Penjelasan BP Batam menjadi penting. Bukan sekadar untuk menjawab status 93 kavling tersebut, melainkan juga untuk memastikan bahwa tata kelola lahan di Batam berjalan konsisten, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Sebab, ketika sebuah lahan telah dialokasikan selama bertahun-tahun tetapi kemudian muncul persoalan kepemilikan dan transaksi kavling di atasnya, pertanyaannya bukan lagi sekadar siapa pemilik lahan.

Pertanyaan yang lebih penting adalah: siapa yang seharusnya bertanggung jawab memastikan lahan tersebut tidak menjadi sumber persoalan bagi masyarakat?

Editor: AYS
Sumber: HITV Batam

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN

    Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • 0Komentar

    Dibaca: 166

  • Polres Purwakarta Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”

    Polres Purwakarta Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    Ancaman kemarau panjang akibat fenomena iklim ekstrem El Nino “Godzilla” mendorong Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta memperkuat langkah mitigasi, khususnya terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih. PURWAKARTA, HITV— Upaya ini ditegaskan saat jajaran Polres Purwakarta mengikuti konferensi video bersama Wakapolri dan sejumlah kementerian, yang membahas kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di […]

  • Hadiri Pelantikan DPW IPJI Kepri, Jajaran Redaksi HITV Nyatakan Dukungan Penuh kepada Kepemimpinan Ismail

    Hadiri Pelantikan DPW IPJI Kepri, Jajaran Redaksi HITV Nyatakan Dukungan Penuh kepada Kepemimpinan Ismail

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    Semangat kebersamaan dan soliditas mewarnai pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031 yang digelar di Golden Prawn, Bengkong, Batam, Rabu (8/7/2026). BATAM, HITV – Di antara ratusan tamu undangan yang hadir, tampak jajaran Redaksi HITVBERITA.COM dari Kabupaten Karimun dan Kabupaten Lingga datang secara khusus untuk memberikan […]

  • SMA Muhammadiyah 4 Jakarta, Tingkatkan Kualitas Islami Peserta didik

    SMA Muhammadiyah 4 Jakarta, Tingkatkan Kualitas Islami Peserta didik

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITV Berita.Com || Jakarta – Banyak berkembang sekolah yang bernuansa Islami di Indonesia, mulai dari Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar,  atau Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah, Dan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Kejuruan. Atau Madrasah Aliyaih, namun semua sekolah tersebut, pada dasarnya melakukan pendidikan Agama sesuai dengan tingkatannya masing masing. Kali ini, Abdul […]

  • Mein Platz Ist Hier – Il Mio Posto è Qui 2025 Recent Mo𝚟ie To𝚛rent

    Mein Platz Ist Hier – Il Mio Posto è Qui 2025 Recent Mo𝚟ie To𝚛rent

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • 0Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) LINK Mein plests amd – il meo postbox. Marco Leonardi, Ludovika Martino, Biasamaria de Frum, Georgea. Folgen Sie unter dem Zweiten Weltkrieg. Eine alleinerziehende Mutter im südlichen Dorf im Süden macht die örtliche schwule Hochzeitsplanung. In ihm stellt sie Homosexuelle verborgenen Menschen vor und versteht die Rechte ihrer Frauen. ** Mein weint […]

  • ‎Saiful Chaniago Desak BGN Pastikan Keamanan Program Makanan Bergizi Gratis

    ‎Saiful Chaniago Desak BGN Pastikan Keamanan Program Makanan Bergizi Gratis

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Bai Bahthy ‎Wakil Ketua Umum DPP KNPI sekaligus Ketua Umum Pasukan Pro Prabowo (PASPROBO), Saiful Chaniago, menyampaikan keprihatinan atas kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa sejumlah pelajar di beberapa provinsi. Ia mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan keamanan dan kualitas program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu ‎HITVBERITA.COM | Jakarta — Ketua Umum […]

expand_less