Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Festival Budaya Nusantara Meriahkan Hari Jadi Purwakarta Ke-194

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • print Cetak

Oleh: AYS Prayogie

Semarak budaya dari berbagai penjuru Nusantara menyatu di jantung Kota Purwakarta, Minggu (20/7/2025) malam. Ribuan warga tumpah ruah memenuhi Jalan Jenderal Sudirman, merayakan puncak peringatan Hari Jadi ke-194 Kota dan ke-57 Kabupaten Purwakarta melalui gelaran Festival Budaya Nusantara.

FESTIVAL ini bukan sekadar perayaan ulang tahun daerah. Ia menjelma menjadi panggung inklusif yang merayakan kekayaan budaya Indonesia dalam bingkai keberagaman, serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk menegaskan identitas lokal di tengah arus modernisasi.

Sejak petang, suasana jalan utama kota telah disulap menjadi arena pesta rakyat. Lampu warna-warni menggantung di sepanjang jalan, menyinari wajah-wajah antusias warga yang berdiri berjejer sejak sore. Aroma khas kuliner daerah menyelinap di antara riuh tepuk tangan dan suara gamelan yang mengalun dari kejauhan.

Pawai budaya dimulai dari depan Kampus UPI (Parapatan Enggrang), berarak menuju Pertigaan BTN.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein —akrab disapa Om Zein —memimpin rombongan dengan menaiki kereta kencana.

Ia didampingi Wakil Bupati dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menunggang kuda, menyuguhkan suasana khas kerajaan masa silam.

“Festival ini adalah milik semua. Setiap kecamatan di Purwakarta diberi ruang untuk menampilkan ekspresi budayanya. Ini bukan hanya tentang seni luar daerah, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga akar budaya lokal, ujar Om Zein, saat ditemui di sela-sela acara.

Tak hanya suguhan visual dari arak-arakan, kemeriahan juga ditopang oleh kehadiran seni tradisi dari berbagai wilayah di Indonesia. Ogoh-ogoh dari Bali menjadi salah satu daya tarik utama. Patung raksasa yang biasa muncul saat Nyepi ini menyita perhatian, terutama anak-anak yang berebut mengabadikan momen dengan kamera ponsel.

Dari timur Pulau Jawa, hadir pula Reog Ponorogo, lengkap dengan topeng dadak merak dan alunan musik pengiring yang menggema. Penampilan itu disambut riuh tepuk tangan warga, sebagian bahkan ikut menari mengikuti irama.

Adapun dari Tanah Pasundan, beragam kesenian khas Jawa Barat ditampilkan secara bergiliran. Di antaranya Badud dari Pangandaran, Rengkong dari Sukabumi, Bebegig dari Ciamis, hingga Surak Ibra dari Garut.

Ada pula Wayang Gegeus dari Kota Banjar, Benjang dari Bandung, serta seni Kokoprak Genye dan tarian Nyi Pohaci dari Purwakarta sendiri.

Tak ketinggalan, Sisingaan dari Subang turut menghidupkan suasana. Anak-anak yang naik di atas miniatur singa diarak dengan iringan kendang pencak, menjadi penanda kuat bahwa budaya lokal masih lekat dalam kehidupan masyarakat.

Deretan stan kuliner juga menjadi daya pikat tersendiri. Bau sate, bakso, dan aneka jajanan tradisional menggoda pengunjung yang beristirahat sejenak setelah menyaksikan pawai. Sambil menikmati sajian, mereka berbagi cerita dan mengabadikan momen bersama keluarga.

Lebih dari sekadar hiburan, festival ini dimaknai sebagai ruang edukasi lintas generasi. Orang tua mengajak anaknya mengenal kekayaan budaya Indonesia secara langsung, tanpa sekat, tanpa batas layar.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta menegaskan komitmennya untuk menjadikan Festival Budaya Nusantara sebagai agenda tahunan. Selain mengangkat potensi seni dan budaya, acara ini juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi kreatif lokal dan magnet baru pariwisata daerah.

“Kami ingin menjadikan ini sebagai agenda unggulan. Tak hanya memperingati hari jadi, tetapi juga membangkitkan rasa cinta tanah air dan memperpanjang masa tinggal wisatawan di Purwakarta,” ujar Kepala Dinas Pariwisata setempat.

Dengan semangat inklusif dan partisipatif, Festival Budaya Nusantara tahun ini meneguhkan bahwa perayaan bukan hanya soal nostalgia, tapi juga tentang merajut masa depan lewat kebudayaan yang hidup dalam denyut masyarakat.

Salam Budaya Nusantara!

Cijantung, 21 Juli 2025
Penulis adalah Wartawan Senior Media Syber | CEO HI-NETWORK | Ketua Umum MIO INDONESIA

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Merapi Naik Level III Siaga, Badan Geologi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    Gunung Merapi Naik Level III Siaga, Badan Geologi Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Padang – Tingkat aktivitas Gunung Marapi di Sumatera Barat dari hasil update dan evaluasi terbaru pihak Badan Geologi Kementerian ESDM naik level dari level II waspada menjadi level III siaga. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid saat menyampaikan update dan evaluasi tingkat aktivitas gunung marapi, dan meminta masyarakat […]

  • Jumono Buronan Pelaku Penggelapan Mobil dan Uang Miliaran Rupiah, Diburu Polisi!

    Jumono Buronan Pelaku Penggelapan Mobil dan Uang Miliaran Rupiah, Diburu Polisi!

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Aparat kepolisian memburu seorang pria bernama Jumono yang diduga telah menggelapkan uang tunai dan juga sejumlah kendaraan milik warga dengan total kerugian hingga mencapai miliaran rupiah. HITVBERITA.COM | Batam –Berdasarkan laporan para korban, dalam jalankan aksi kriminalnya tersebut, pelaku Jumono berpura-pura menjadi agen rental mobil. Dengan dalih mengelola atau menyewakan kendaraan, ia […]

  • Polres Belitung Laksanakan Pengamanan Kegiatan Cheng Beng di TPU Hok Kian Tanjungpandan

    Polres Belitung Laksanakan Pengamanan Kegiatan Cheng Beng di TPU Hok Kian Tanjungpandan

    • 0Komentar

    Hitvberita.com | Tanjungpandan – Personel Polres Belitung melaksanakan pengamanan kegiatan Cheng Beng (Sembahyang/Ziarah Kubur) yang berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Hok Kian, Jalan Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, pada Minggu (13/4/2025). Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., menyampaikan bahwa pelaksanaan pengamanan ini merupakan wujud nyata dari kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk […]

  • Dugaan Politik Uang di Masa Tenang: Video dan Keramaian di Posko Paslon Nomor 2 Belitung Jadi Sorotan!

    Dugaan Politik Uang di Masa Tenang: Video dan Keramaian di Posko Paslon Nomor 2 Belitung Jadi Sorotan!

    • 0Komentar

    Sebuah video yang memperlihatkan pembagian uang di sebuah ruangan tersebar luas di media sosial dan WhatsApp pada Selasa, 26 November 2024. Video tersebut diduga terkait dengan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung Nomor Urut 02, Isyak Meirobie – Masdar (IM). Dalam video itu, sejumlah orang terlihat membagikan uang pecahan seratus ribuan kepada masyarakat. Tampak […]

  • Teori Progresif Hukum Pitra Romadoni Nasution dan Paham Radikalisme Keadilan Dalam Penegakan Hukum

    Teori Progresif Hukum Pitra Romadoni Nasution dan Paham Radikalisme Keadilan Dalam Penegakan Hukum

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. (C) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH |Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia Hukum Tidak Boleh Menjadi Kuburan Keadilan Dalam praktik penegakan hukum di Indonesia, satu persoalan klasik terus berulang: hukum sering kali diperlakukan sebagai teks mati, bukan sebagai alat hidup untuk mencapai keadilan. Aparat penegak hukum terjebak dalam formalisme prosedural, sementara […]

  • Andi Ina: Gunakan Dana Bantuan dengan Penuh Tanggung Jawab

    Andi Ina: Gunakan Dana Bantuan dengan Penuh Tanggung Jawab

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Bantuan Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa Tahun 2025 senilai Rp41,4 miliar merupakan bentuk kepercayaan dan perhatian besar dari Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Barru. HITVBERITA.COM | Barru – Hal ini disampaikam Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari,  SH., M.Si., dalam sambutannya saat penyerahan buku rekening bagi kelompok tani penerima Program Oplah, di […]

expand_less