Rapat Perdana Pansus D: Menyusun Aturan Main Dunia Olahraga Purwakarta
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
- visibility 29
- print Cetak

Ketua Pansus D DPRD Purwakarta, Didin Hendrawan (baju biru) saat memimpin rapat. (Foto/Raffa/HITV)
Penulis: Raffa Christ Manalu
Pagi itu, ruang Komisi II DPRD Purwakarta terasa berbeda. Di balik meja panjang berlapis kain putih, sejumlah wajah serius duduk berhadapan. Map-map tebal, tumpukan dokumen, dan secangkir kopi hangat menjadi pemandangan yang mengawali rapat perdana Panitia Khusus D (Pansus D) DPRD Purwakarta, Jumat (8/8/2025).
HITVBERITA.COM | Purwakarta — Topik yang dibicarakan bukan hal sepele: menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Keolahragaan. Aturan yang kelak menjadi pedoman sekaligus landasan hukum bagi setiap langkah dunia olahraga di Purwakarta.
Ketua Pansus D, Didin Hendrawan, membuka rapat dengan nada optimistis. Di sampingnya, Wakil Ketua Agus Mahardika dan anggota Diana Lisu Arrang Bato Limbong menyimak. Dari kursi tamu, Kepala Disporaparbud H. Suhandi hadir bersama jajaran, termasuk pejabat Bidang Olahraga A. Dadan H, serta perwakilan Bagian Hukum Setda.
“Pertemuan ini yang pertama kita lakukan bersama. Semoga menghasilkan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat, sesuai tujuan memberikan kepastian hukum di bidang keolahragaan,” ujar Didin.
Raperda ini, jelas Didin, diharapkan bukan hanya mengatur tata kelola, tetapi juga menghidupkan budaya olahraga di masyarakat. Dari membangun kesadaran berolahraga, melahirkan bibit atlet, hingga mempersiapkan Purwakarta untuk bersaing di level regional, nasional, bahkan internasional.
Suhandi, yang memimpin Disporaparbud, menyambut inisiatif dewan ini dengan rasa terima kasih.
“Dengan dibahasnya Raperda ini, tugas kami akan semakin terbantu. Semoga dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat di bidang keolahragaan,” katanya.

Kadisporaparbud H. Suhandi (pakai Rompi hitam) menghadiri rapat Pansus D di gedung DPRD Purwakarta, Jumat 8 Agustus 2025. (Foto/Raffa/HITV)
Ia pun mengingatkan bahwa Purwakarta bukan pendatang baru dalam dunia prestasi olahraga. Tahun lalu, kabupaten ini berhasil menjadi juara umum pada ajang olahraga tradisional tingkat Provinsi Jawa Barat di Subang—bukti bahwa semangat olahraga di Purwakarta telah mengakar.
Rapat hari itu bukan sekadar diskusi pasal demi pasal. Di baliknya, ada harapan agar olahraga tak hanya hidup di lapangan, tetapi juga kokoh di atas pijakan hukum yang jelas.
Seperti yang diungkapkan seorang anggota pansus, “Olahraga itu membentuk karakter. Kalau aturan mainnya kuat, prestasi akan mengikuti,” ungkapnya. (/*/*/)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar