Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Pesan Serius di Balik Karnaval: Apjati Bima-Dompu Tegaskan Perlawanan terhadap Sindikat Tenaga Kerja Ilegal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • print Cetak

Pesan Serius di Balik Karnaval: Apjati Bima-Dompu Tegaskan Perlawanan terhadap Sindikat Tenaga Kerja Ilegal. (Foto/Sahbudin/HITV)

Penulis: Sahbudin, S.Pd.i

Kemeriahan karnaval kendaraan berhias dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia di Kota Bima, Senin (25/8/2025), menjadi ruang publik untuk pesta rakyat. Namun, di balik sorak-sorai ribuan warga, terselip pesan serius yang digaungkan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Bima-Dompu: melawan sindikat pemberangkatan tenaga kerja ilegal.

HITVBERITA.COM | Bima – Apjati tampil dengan kendaraan bak rumah berjalan, dihiasi bendera merah putih dan spanduk besar bertuliskan ajakan bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi. Slogan lain, “Apjati Bima-Dompu Sikat Sindikat Non-Prosedural”, terpampang tegas sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik yang selama ini menjerat warga di daerah ini.

“Bima dan Dompu adalah daerah kantong pekerja migran. Kami ingin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dan tidak tergoda bujuk rayu sindikat ilegal. Jalur resmi itu ada, lebih aman, dan jelas perlindungannya,” kata Ketua Apjati Bima-Dompu saat ditemui usai parade.

CATATAN Hitvberita.com menunjukkan, sejumlah kasus pekerja migran ilegal asal Bima dan Dompu masih berulang. Pada 2023, belasan warga asal Kecamatan Wera dan Kempo dipulangkan dalam kondisi memprihatinkan setelah berangkat melalui jalur non-prosedural. Sebagian tidak digaji, bahkan ada yang menjadi korban kekerasan.

Menurut Apjati, maraknya sindikat ini tak lepas dari minimnya informasi dan himpitan ekonomi yang membuat warga mudah tergiur iming-iming kerja cepat dengan biaya murah. “Padahal, jalur itu sama sekali tidak memberi perlindungan. Begitu terjadi masalah, mereka ditinggalkan begitu saja,” ujar perwakilan Apjati.

PERLINDUNGAN pekerja migran sesungguhnya sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Regulasi ini menegaskan bahwa pemerintah, baik pusat maupun daerah, berkewajiban memberikan jaminan perlindungan sejak pra-penempatan, masa bekerja di luar negeri, hingga purna penempatan.

UU tersebut juga melarang keras praktik penempatan tenaga kerja non-prosedural. Setiap perusahaan penempatan pekerja migran wajib memiliki izin resmi dan menjalankan standar perekrutan yang transparan. Pemerintah daerah, termasuk kabupaten dan kota, diberi mandat untuk melakukan sosialisasi, pembinaan, serta penindakan terhadap sindikat ilegal.

“Kalau aturan ini benar-benar dijalankan, masyarakat tidak akan mudah jatuh ke perangkap sindikat. Karena itu, kami ingin menegaskan kembali pentingnya jalur resmi,” kata Ketua Apjati menambahkan.

DALAM karnaval tersebut, perwakilan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) dan sejumlah sponsor resmi ikut hadir di atas kendaraan berhias. Apjati menyebut keberadaan mereka sebagai simbol nyata bahwa negara hadir untuk melindungi pekerja migran.

Apjati tampil dengan kendaraan bak rumah berjalan, dihiasi bendera merah putih dan spanduk besar bertuliskan ajakan bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi. (Foto/Sah/HITV)

Di sepanjang jalur parade, perhatian warga juga tersita oleh penampilan tiga pengurus Apjati—Fifi, Hajna, dan Sulastri—yang menari mengiringi arak-arakan. Namun, di balik hiburan itu, pesan sosial yang disuarakan organisasi ini tetap menjadi sorotan utama.

Di Carnaval HUT RI ke-80 itu, perhatian warga pun tersita oleh penampilan tiga pengurus Apjati—Fifi, Hajna, dan Sulastri—yang menari heboh  mengiringi arak-arakan. (Foto/Sahbudin/HITV)

Apjati Bima-Dompu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bima, khususnya Dinas Tenaga Kerja, yang telah memberi kesempatan berpartisipasi.

“Semoga karnaval tahun depan bukan hanya lebih meriah, tetapi juga terus menjadi ruang edukasi bagi masyarakat,” ujar perwakilan Apjati. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS Kesehatan Kebumen Hadir di Purworejo Expo 2026, Buka Stand Pelayanan JKN

    BPJS Kesehatan Kebumen Hadir di Purworejo Expo 2026, Buka Stand Pelayanan JKN

    • 0Komentar

    Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengurus administrasi kepesertaan, memperoleh informasi, hingga menyampaikan pengaduan secara langsung di lokasi kegiatan. PURWOREJO | HITV – BPJS Kesehatan Cabang Kebumen membuka stand pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam ajang Purworejo Expo 2026 yang berlangsung pada 11–15 Februari 2026, pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Kehadiran stand ini memberikan kemudahan […]

  • DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan

    DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan

    • 0Komentar

    DPW IPJI Kepri Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siapkan Aksi Sosial Ramadan   Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepulauan Riau menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mematangkan agenda sosial Ramadan, Kamis (26/2/2026) malam.   BATAM, HITV— Rapat yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dibuka Sekretaris DPW IPJI Kepri, Akhiruddin Syah […]

  • Ketua Umum Pimpinan Pusat Media Independen Online Indonesia, AYS Prayogie. (Dok/Foto/Adyt/Hitv)

    Lima Tahun MIO Indonesia, Meneguhkan Integritas, Menuntun Pena Kebenaran!

    • 0Komentar

    Penulis: R Ahdiyat Pagi itu, di ruang yang sederhana namun sarat semangat, sejumlah jurnalis yang bekerja pada perusahaan media berbeda tampak berdiskusi hangat. Tidak hanya tentang berita yang mereka tulis, tetapi tentang makna di balik setiap kata. Di sanalah terasa denyut idealisme yang tak lekang oleh waktu — yakni sebuah sikap keyakinan diri bahwa pena […]

  • Polres Lingga Panen 2,5 Ton Jagung, Dorong Ketahanan Pangan

    Polres Lingga Panen 2,5 Ton Jagung, Dorong Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA  Hamparan jagung siap panen di lahan seluas satu hektar di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Sabtu (9/8/2025) siang, menjadi bukti nyata kemitraan polisi dan warga. Bhabinkamtibmas Kelurahan Raya Desa Bukit Belah, Bripda Rizki Adrian, bersama pemilik kebun berhasil memanen jagung pipil sebanyak 2,5 ton. HITVBERITA.COM | Lingga — Kapolres Lingga AKBP […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

expand_less