Transportasi Pelajar Terhenti, Pemerintah Daerah Lingga Disorot
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
- visibility 33
- print Cetak

Transportasi pelajar di Singkep Barat terhenti. yang menjadi korban tidak hanya pelajar dan orang tua murid, tetapi juga masa depan anak-anak Lingga (Foto/Ruslan/Hitv)
Penulis: Ruslan LGA
Layanan bus sekolah di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, lumpuh sejak Agustus. Anak-anak kini harus berjalan kaki berkilometer setiap pagi demi sampai di sekolah. Kondisi ini memantik sorotan tajam terhadap pemerintah daerah yang dinilai abai menjamin hak dasar siswa untuk memperoleh pendidikan dengan aman dan layak.
HITVBERITA.COM | Lingga – Kelumpuhan layanan bus tersebut terjadi karena sopir bus telah dirumahkan. Ironisnya, gaji mereka sejak Februari hingga Juni 2025 juga belum dibayarkan.
“Kami sudah dirumahkan dan belum dibayar gaji. Honor pun belum dituntaskan. Bagaimana kami bisa bekerja dengan tenang?” ujar salah seorang sopir bus kepada Hitvberita.com, Rabu, (3/9/2025).
Bagi orang tua siswa, situasi ini makin menambah beban di tengah kesulitan ekonomi. Banyak keluarga tak mampu menyediakan transportasi alternatif.
“Kalau ada uang, tentu kami belikan motor untuk anak. Tapi pekerjaan susah, untuk makan saja kadang terbatas,” ungkap seorang ibu murid.
Pantauan Hitvberita.com setiap pagi, anak-anak terpaksa berjalan di jalanan desa, berhadapan dengan panas terik maupun hujan. Kondisi itu tak hanya rawan bagi kesehatan dan keselamatan mereka, tetapi juga mengancam konsentrasi belajar di kelas.
SOROTAN kini tertuju pada pemerintah daerah. Ada tiga langkah mendesak yang dituntut warga: pembayaran gaji sopir yang tertunggak, pengoperasian kembali bus sekolah, serta dukungan bagi ekonomi masyarakat.
Tanpa langkah konkret, kelumpuhan transportasi pelajar di Singkep Barat akan terus menimbulkan korban. Dan, yang dikorbankan bukan hanya para sopir dan orang tua murid, tetapi juga masa depan anak-anak Lingga. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar