Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

MIO Indonesia Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan di Tapanuli Tengah

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

“Menyerang Wartawan adalah Serangan terhadap Publik

JAKARTA | HITV— Media Independen Online (MIO) Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat wartawan yang bersangkutan bersama seorang narasumber mendatangi sebuah rumah yang disebut-sebut sebagai tempat tinggal sekaligus rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah. Kedatangan wartawan tersebut bertujuan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi informasi agar pemberitaan yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan sesuai dengan prinsip jurnalistik.

Namun, alih-alih memperoleh klarifikasi, wartawan dan narasumber justru diduga mengalami tindakan penganiayaan oleh oknum yang berada di lokasi tersebut. Tindakan ini merupakan bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dan mencederai kemerdekaan pers.

Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie menegaskan bahwa kekerasan terhadap wartawan merupakan ancaman serius bagi hak publik dan demokrasi.

> “Menyerang wartawan adalah serangan terhadap publik. Wartawan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi. Setiap bentuk intimidasi, penghalangan, apalagi kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik merupakan pembungkaman hak publik atas informasi,” tegas Prayogie yang juga pemilik portal berita HITVberita.com, Sabtu (31/1/2026), di Jakarta.

Menurutnya, verifikasi dan klarifikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Oleh karena itu, setiap upaya wartawan dalam mencari kebenaran informasi seharusnya dilindungi, bukan dihadapi dengan tindakan represif.

“Jika wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik justru menjadi korban kekerasan, maka yang terancam bukan hanya kebebasan pers, tetapi juga sendi-sendi demokrasi dan keterbukaan di daerah,” tambahnya.

Terkait itu MIO Indonesia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut secara objektif, transparan, dan berkeadilan, serta memastikan adanya perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan tugas profesionalnya.

MIO Indonesia juga mengingatkan seluruh pejabat publik dan aparat di daerah agar menghormati kerja jurnalistik sebagai bagian dari kontrol sosial dan pilar demokrasi. Keterbukaan terhadap pers merupakan kewajiban moral dan konstitusional dalam negara hukum.

Kasus di Tapanuli Tengah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak agar tidak menjadi preseden buruk bagi iklim kebebasan pers di Indonesia. Menjaga keselamatan wartawan berarti menjaga hak publik atas informasi serta memastikan demokrasi tetap berjalan secara sehat dan bertanggung jawab. (\•/)

Sumber:
Divisi Humas MIO Indonesia

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Rukun di Jalan Pedati Selatan Kelurahan Cijantung

    Menjaga Rukun di Jalan Pedati Selatan Kelurahan Cijantung

    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie   MINGGU pagi yang cerah menyapa Jalan Pedati Selatan, Kelurahan Cijantung, Jakarta Timur, dengan suasana yang berbeda. Di tengah hiruk pikuk ibu kota yang tak pernah benar-benar tidur, sekelompok warga tampak sibuk menyapu, mencangkul, dan memungut sampah. Namun, kerja bakti ini bukan sekadar soal bersih-bersih. Ada semangat yang lebih dalam sedang mereka […]

  • Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Bakti Religi Sambut HUT Bhayangkara Ke-79

    Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Bakti Religi Sambut HUT Bhayangkara Ke-79

    • 0Komentar

    Foto Kolase HTV: Kegiatan Bakti Relgi yang digelar Polres Tanjung Priok. (Dok/Foto/Sng) Reporter: SUNANG Menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya, melaksanakan kegiatan bakti religi dengan membersihkan tempat ibadah lintas agama serta menyerahkan bantuan sosial kepada pengurus rumah ibadah. Kegiatan berlangsung pada Jumat (20/6/2025) di lima lokasi berbeda […]

  • Terima Aduan HMI Cabang Sorong dan Puluhan OKP, Dewi Batubara: Segera Ditindaklanjuti ke Ketua Umum Ryano Panjaitan!

    Terima Aduan HMI Cabang Sorong dan Puluhan OKP, Dewi Batubara: Segera Ditindaklanjuti ke Ketua Umum Ryano Panjaitan!

    • 0Komentar

    Dewi Batubara, Wakil Ketua I Carateker DPD Provinsi Papua Barat Daya dan juga salah satu Ketua DPP KNPI, menanggapi serius aduan yang diterima dari HMI Cabang Sorong dan puluhan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) terkait status SK Carateker DPD KNPI Papua Barat Daya kepada Edy Karo Karo sebagai Ketua dan Isak Yable sebagai Sekretaris. (Dok/Foto/Adyt) HITVBERITA.COM […]

  • Anies Rasyid Baswedan: Tom Adalah Sosok Yang Lurus Dan Bukan Tipe Orang Yang Suka Neko-Neko

    Anies Rasyid Baswedan: Tom Adalah Sosok Yang Lurus Dan Bukan Tipe Orang Yang Suka Neko-Neko

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga Calon Presiden pada Pemilu 2024 lalu, mengaku terkejut mengetahui Tom Lembong Mantan Menteri Perdagangan di Tahun 2015-2016, jadi tersangka kasus korupsi impor gula. Dikutip dari akun X miliknya @aniesbaswedan, pada hari Rabu 30 Oktober 2024, Anis menyebut kalau Tom Lembong adalah sosok yang lurus dan […]

  • Kalteng Tekankan Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

    Kalteng Tekankan Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan kembali pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang tertib di ruang publik dan dokumen resmi. HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Penegasan ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, saat membuka kegiatan pembinaan lembaga dalam pengutamaan bahasa negara yang digelar Balai Bahasa Provinsi Kalteng di Swiss-Belhotel Danum, […]

  • Pemprov Jabar Tinjau Jam Pulang Sekolah

    Pemprov Jabar Tinjau Jam Pulang Sekolah

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengevaluasi sejumlah kebijakan pendidikan, termasuk durasi jam belajar di sekolah. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai jam pulang yang terlalu sore berisiko menimbulkan tekanan psikologis bagi siswa. HITVBERITA.COM | Bandung — Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi seusai pertemuan Dinas Pendidikan Jawa Barat […]

expand_less