Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

MIO Indonesia Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan di Tapanuli Tengah

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

“Menyerang Wartawan adalah Serangan terhadap Publik

JAKARTA | HITV— Media Independen Online (MIO) Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat wartawan yang bersangkutan bersama seorang narasumber mendatangi sebuah rumah yang disebut-sebut sebagai tempat tinggal sekaligus rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah. Kedatangan wartawan tersebut bertujuan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi informasi agar pemberitaan yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan sesuai dengan prinsip jurnalistik.

Namun, alih-alih memperoleh klarifikasi, wartawan dan narasumber justru diduga mengalami tindakan penganiayaan oleh oknum yang berada di lokasi tersebut. Tindakan ini merupakan bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dan mencederai kemerdekaan pers.

Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie menegaskan bahwa kekerasan terhadap wartawan merupakan ancaman serius bagi hak publik dan demokrasi.

> “Menyerang wartawan adalah serangan terhadap publik. Wartawan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi. Setiap bentuk intimidasi, penghalangan, apalagi kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik merupakan pembungkaman hak publik atas informasi,” tegas Prayogie yang juga pemilik portal berita HITVberita.com, Sabtu (31/1/2026), di Jakarta.

Menurutnya, verifikasi dan klarifikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Oleh karena itu, setiap upaya wartawan dalam mencari kebenaran informasi seharusnya dilindungi, bukan dihadapi dengan tindakan represif.

“Jika wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik justru menjadi korban kekerasan, maka yang terancam bukan hanya kebebasan pers, tetapi juga sendi-sendi demokrasi dan keterbukaan di daerah,” tambahnya.

Terkait itu MIO Indonesia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut secara objektif, transparan, dan berkeadilan, serta memastikan adanya perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan tugas profesionalnya.

MIO Indonesia juga mengingatkan seluruh pejabat publik dan aparat di daerah agar menghormati kerja jurnalistik sebagai bagian dari kontrol sosial dan pilar demokrasi. Keterbukaan terhadap pers merupakan kewajiban moral dan konstitusional dalam negara hukum.

Kasus di Tapanuli Tengah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak agar tidak menjadi preseden buruk bagi iklim kebebasan pers di Indonesia. Menjaga keselamatan wartawan berarti menjaga hak publik atas informasi serta memastikan demokrasi tetap berjalan secara sehat dan bertanggung jawab. (\•/)

Sumber:
Divisi Humas MIO Indonesia

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat Kalapas Yohanis Varianto Benahi Lapas Kelas IIA Samarinda Jadi Lebih Humanis

    Gerak Cepat Kalapas Yohanis Varianto Benahi Lapas Kelas IIA Samarinda Jadi Lebih Humanis

    • 0Komentar

    Penulis: Budiman Sihombing ‎Baru tiga minggu memimpin, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, mulai menorehkan perubahan nyata. Sejak dilantik pada 2 Oktober 2025, ia langsung bergerak cepat melakukan pembenahan di berbagai lini — dari perbaikan fasilitas hingga pembenahan pola kerja dan layanan publik di lingkungan lapas. ‎HITVBERITA.COM | Samarinda— Langkah awal Yohanis tampak […]

  • Dukung Program Makanan Bergizi, Polda Babel Groundbreaking Pembangunan SPPG

    Dukung Program Makanan Bergizi, Polda Babel Groundbreaking Pembangunan SPPG

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Polda Bangka Belitung melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (16/5/25) pagi. Peletakan batu pertama ini langsung dilakukan oleh Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo bersama dengan Irwasda dan Pejabat Utama. Kapolda menyampaikan apresiasi kepada jajarannya yang telah berupaya mewujudkan pembangunan SPPG Polda Bangka Belitung […]

  • Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024

    Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 |𝐉𝐀𝐊𝐀𝐑𝐓𝐀 Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan hari ini 1 Oktober 2024, yang dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Bertindak Sebagai Inspektur Upacara, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Pemimpin Upacara Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa. Hadir dalam acara tersebut Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI […]

  • Dandim Jakarta Utara Hadiri Pencanangan Kampung Harapan Bersinar dan Pemusnahan Narkotika

    Dandim Jakarta Utara Hadiri Pencanangan Kampung Harapan Bersinar dan Pemusnahan Narkotika

    • 0Komentar

    Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf H. Dony Gredinand menghadiri kegiatan Pencanangan Pemulihan Kampung Harapan Bersinar yang dirangkai dengan pemusnahan barang bukti narkotika oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. JAKARTA UTARA | HITV — Kegiatan Pencanangan Pemulihan Kampung Harapan Bersinar yang dirangkai dengan pemusnahan barang bukti narkotika tersebut, berlangsung di Buffer Area IPC Cabang Tanjung […]

  • SMP Trisastra Jakarta Timur, Sekolah Ramah Anak

    SMP Trisastra Jakarta Timur, Sekolah Ramah Anak

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM, Jakarta Dunia Pendidikan memang perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah, sebab melalui dunia Pendidikan inilah, akan tercipta Generasi Bangsa yang Berakhlak, Ber Etika, memiliki Ketrampilan, Jujur serta memiliki rasa Kebangsaan. Untuk menunjang dunia Pendidikan ini, perlu adanya dukungan dan Program Pemerintah yang jelas dan berpihak kepada dunia pendidikan itu sendiri, satu diantaranya, perlu adanya […]

  • Jembatan Teupin Reudeup Aceh Jadi yang Tersulit Dikerjakan, Ini Alasannya

    Jembatan Teupin Reudeup Aceh Jadi yang Tersulit Dikerjakan, Ini Alasannya

    • 0Komentar

    Danyon Zipur 16 Letkol CZI Rudy Haryanto menyebut pembangunan jembatan darurat Teupin Reudeup di kawasan Awe Geutah menjadi pekerjaan paling menantang karena medan sulit dan ruang kerja terbatas, padahal jembatan tersebut berperan vital sebagai penghubung jalur alternatif Bireuen–Lhokseumawe serta akses logistik warga. ACEH | HITV –  Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyon Zipur) 16, Letkol CZI […]

expand_less