Setahun Menjabat, Wakil Bupati Purwakarta Ungkap Tak Pernah Dilibatkan dalam Pengambilan Keputusan
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
- visibility 81
- print Cetak

Dalam kolom komentar sebuah unggahan, ia mempertanyakan minimnya kebersamaan dirinya dengan Bupati yang akrab disapa Om Zein di ruang publik, khususnya di media sosial, selama hampir setahun masa kepemimpinan mereka. (dok/foto/Raffa)
Dinamika hubungan pimpinan di Kabupaten Purwakarta mencuat ke ruang publik. Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, menyampaikan keluhannya melalui media sosial terkait perannya dalam pemerintahan yang dipimpinnya bersama Bupati Saepul Bahri Binzein.
PURWAKARTA, HITV— Ungkapan bernada curhat tersebut muncul melalui akun Instagram @abangijo.hapidin yang diduga milik Abang Ijo.
Dalam kolom komentar sebuah unggahan, ia mempertanyakan minimnya kebersamaan dirinya dengan Bupati yang akrab disapa Om Zein di ruang publik, khususnya di media sosial, selama hampir setahun masa kepemimpinan mereka.
“Mulai dilantik hingga detik ini, yang namanya wakil bupati tidak pernah dilibatkan. Coba bisa dicek di medsosnya bupati, apakah ada video bareng Abang Ijo? Apalagi membahas? Pak wakil barangkali ada saran masukan bagaimana caranya Purwakarta ke depan agar lebih baik, masyarakat sejahtera. Kalau tidak percaya tanya @omzein_bupatiaing,” tulisnya.
Tak hanya itu, Abang Ijo juga secara terbuka mengajak Bupati Om Zein untuk bergabung dalam diskusi di platform tersebut.
“Pak bupati kalau bisa ikut gabung di sini pak @omzein_bupatiaing,” tulisnya lagi.
Pernyataan tersebut segera memantik reaksi warganet. Sejumlah komentar mempertanyakan soliditas pasangan kepala daerah itu, sementara lainnya berharap persoalan komunikasi internal dapat diselesaikan secara bijak demi kepentingan masyarakat.
Isu ketidakharmonisan ini menjadi sorotan karena keduanya baru sekitar setahun memimpin Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dalam sistem pemerintahan daerah, relasi kerja antara bupati dan wakil bupati memiliki peran strategis dalam memastikan efektivitas kebijakan dan stabilitas birokrasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bupati Saepul Bahri Binzein terkait pernyataan wakilnya tersebut. Upaya konfirmasi masih dilakukan.
Situasi ini pun memunculkan perhatian publik terhadap dinamika internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Sejumlah kalangan menilai, komunikasi dan koordinasi yang solid di antara pimpinan daerah menjadi prasyarat penting bagi keberlanjutan program pembangunan dan pelayanan publik. (\•/)
Editor: AYS Sumber HITV Jabar
- Penulis: Raffa Christ Manalu
