Polres Purwakarta Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolres Purwakarta saat mengikuti video conference bersama Wakapolri yang dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Purwakarta dan pihak Perhutani dalam rangka memperkuat sinergi mitigasi karhutla dan krisis air. (dok/foto/Raffa)
Ancaman kemarau panjang akibat fenomena iklim ekstrem El Nino “Godzilla” mendorong Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta memperkuat langkah mitigasi, khususnya terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih.
PURWAKARTA, HITV— Upaya ini ditegaskan saat jajaran Polres Purwakarta mengikuti konferensi video bersama Wakapolri dan sejumlah kementerian, yang membahas kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di berbagai daerah.
Kegiatan yang digelar di Aula Presisi Polres Purwakarta itu dihadiri Wakapolres Kompol Sosialisman M. Natsir, para pejabat utama, serta kapolsek jajaran.
Hadir pula Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purwakarta Heriadi Erlan Wibisana Djuhayat dan perwakilan KPH Perhutani sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor.
Fenomena El Nino yang diperkirakan menurunkan curah hujan secara signifikan dinilai berpotensi memicu peningkatan titik panas. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan risiko karhutla dan kabut asap, tetapi juga mengancam ketersediaan air bersih serta sektor pertanian di wilayah Purwakarta.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi mengatakan, kepolisian mengedepankan langkah pencegahan dengan memperkuat sistem deteksi dini dan optimalisasi pusat komando berbasis data.
“Pendekatan kami difokuskan pada upaya preventif, termasuk edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sebab, sebagian besar kasus karhutla berawal dari aktivitas manusia,” ujar Enjang, Kamis (16/4/2026).
Selain itu, Polres Purwakarta juga terus mempererat kolaborasi dengan BPBD dan Perhutani guna memastikan respons cepat terhadap potensi bencana, termasuk dampak kesehatan yang mungkin timbul selama musim kemarau.
Kepolisian berharap keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat menjadi kunci menekan risiko bencana, sekaligus melindungi keselamatan dan keberlangsungan hidup warga di tengah ancaman perubahan iklim. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Jabar
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.